Senin, 02 Feb 2026 18:39 WIB

Biaya Pendidikan Pesantren Tidak Layak, Begini Sikap Risma

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 02 Okt 2024 13:33 WIB
Tri Rismaharini
Tri Rismaharini

selalu.id- Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut tiga Tri Rismaharini, menyoroti permasalahan utama yang dihadapi oleh pondok pesantren (ponpes), yakni keterbatasan finansial atau biaya pendidikan yang tidak layak.

Risma menilai keuangan yang terbatas menjadi kendala utama dalam pengelolaan dan pengembangan pondok pesantren, mulai sarana prasarana hingga kualitas pendidikan pesantren.

"Dari sisi finansial mereka (pondok pesantren) ini banyak keterbatasan. Harus mennanggung biaya operasional sendiri, membayari guru, ustadz dan ustadzahnya," ucap Risma berkunjung di Pondok Pesantren Hidayatullah, Surabaya, Selasa (1/10/2024).

Risma mengatakan, imbas dari kondisi keuangan terbatas ini mengakibatkan biaya pondok pesantren menjadi mahal. Kata dia, ketika dirinya terpilih gubernur nanti. Dia ingin konsen di bidang pendidikan.

"Ya (fokus) saya utama untuk pendidikan, karena terus terang saya konsen di sini. Saya sampaikan kita juga harus memperhatikan mereka," jealsnya.

Risma mengungkapkan kalau kualitas pendidikan di Jatim ini masih memiliki banyak celah ataupun kekurangan. Sehingga, ia yang mengetahui hal ini merasa terpanggil memperhatikan pendidikan ke arah yang lebih baik.

"Ya karena saya tahu sehingga saya wajib untuk memperhatikan dunia pendidikan ini lebih baik," ucap dia.

"Saya percaya bahwa tegaknya suatu negara itu karena anak anak bangsanya ada di jalur koridor yang benar," imbuhnya.

Sementara, Ustaz Syamsuddin, Ketua Badan Pengurus Pesantren Hidayatullah Surabaya, menyambut baik kehadiran Risma berkunjung di Pondok Pesantren Hidayatullah.

Ia mengungkapkan bahwa Risma bukanlah sosok asing di kalangan warga Hidayatullah.

"Kami masih ingat, Bu Risma pernah ke sini, Subuh. Kehadirannya benar-benar mengejutkan kami," ujar Syamsuddin.

Dia menambahkan bahwa Risma sudah dianggap sebagai orangtua oleh warga Hidayatullah.

Sebagai pemimpin, tutur Syamsuddin, Risma tidak hanya memberikan perhatian kepada pembangunan kota, tetapi juga kepada pendidikan pesantren dan kesejahteraan kami.

"Kami sangat berterima kasih atas kepeduliannya selama ini," tukasnya.

Baca Juga: Risma Ingatkan Kader PDIP Surabaya Jelang Konfercab: Jangan Ngisin-ngisini

Editor : Ading
Berita Terbaru

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.