Minggu, 06 Sep 2026 19:17 WIB

Biaya Pendidikan Pesantren Tidak Layak, Begini Sikap Risma

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 02 Okt 2024 13:33 WIB
Tri Rismaharini
Tri Rismaharini

selalu.id- Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut tiga Tri Rismaharini, menyoroti permasalahan utama yang dihadapi oleh pondok pesantren (ponpes), yakni keterbatasan finansial atau biaya pendidikan yang tidak layak.

Risma menilai keuangan yang terbatas menjadi kendala utama dalam pengelolaan dan pengembangan pondok pesantren, mulai sarana prasarana hingga kualitas pendidikan pesantren.

"Dari sisi finansial mereka (pondok pesantren) ini banyak keterbatasan. Harus mennanggung biaya operasional sendiri, membayari guru, ustadz dan ustadzahnya," ucap Risma berkunjung di Pondok Pesantren Hidayatullah, Surabaya, Selasa (1/10/2024).

Risma mengatakan, imbas dari kondisi keuangan terbatas ini mengakibatkan biaya pondok pesantren menjadi mahal. Kata dia, ketika dirinya terpilih gubernur nanti. Dia ingin konsen di bidang pendidikan.

"Ya (fokus) saya utama untuk pendidikan, karena terus terang saya konsen di sini. Saya sampaikan kita juga harus memperhatikan mereka," jealsnya.

Risma mengungkapkan kalau kualitas pendidikan di Jatim ini masih memiliki banyak celah ataupun kekurangan. Sehingga, ia yang mengetahui hal ini merasa terpanggil memperhatikan pendidikan ke arah yang lebih baik.

"Ya karena saya tahu sehingga saya wajib untuk memperhatikan dunia pendidikan ini lebih baik," ucap dia.

"Saya percaya bahwa tegaknya suatu negara itu karena anak anak bangsanya ada di jalur koridor yang benar," imbuhnya.

Sementara, Ustaz Syamsuddin, Ketua Badan Pengurus Pesantren Hidayatullah Surabaya, menyambut baik kehadiran Risma berkunjung di Pondok Pesantren Hidayatullah.

Ia mengungkapkan bahwa Risma bukanlah sosok asing di kalangan warga Hidayatullah.

"Kami masih ingat, Bu Risma pernah ke sini, Subuh. Kehadirannya benar-benar mengejutkan kami," ujar Syamsuddin.

Dia menambahkan bahwa Risma sudah dianggap sebagai orangtua oleh warga Hidayatullah.

Sebagai pemimpin, tutur Syamsuddin, Risma tidak hanya memberikan perhatian kepada pembangunan kota, tetapi juga kepada pendidikan pesantren dan kesejahteraan kami.

"Kami sangat berterima kasih atas kepeduliannya selama ini," tukasnya.

Baca Juga: Pembentukan DJENPES Dekati Final, Menag: Bukti Keseriusan Pemerintahan Prabowo!

Editor : Ading
Berita Terbaru

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.

Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

"Penting sekali menguatkan pengurangan sampah atau pengolahan sampah itu dari TPS 3R,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah.