Selasa, 03 Feb 2026 23:23 WIB

JW Marriot Hadirkan Uppercut Steakhouse, Modern Fine Dining Chef Blake Thornley

Chef Blake
Chef Blake

selalu.id  - JW Marriott Hotel Surabaya kembali menghadirkan program chef takeover kali ini  Chef Blake Thornley dari Mozaic Restaurant Gastronomic, Bali. Akan mengambil alih dapur Uppercut Steakhouse Mulai tanggal 26 hingga 28 September 2024, para pecinta kulinr akan dibawa dalam perjalanan gastronomi, ketika Chef Blake, menghadirkan 7 hidangan yang menampilkan gabungan dari fine dining dan esensi dari tradisi kuliner Indonesia.

Gaya kuliner Chef Blake diharapkan dapat membawa warna dan cita rasa yang baru di Uppercut Steakhouse yang dikenal dengan suasana makan yang elegan dan pilihan daging sapi premium.

JW Marriott Surabaya sangat antusias menyambut kolaborasi dengan Mozaic Bali, terutama dengan hadirnya Chef Blake Thornley yang berbakat, yang akan membawa pengalaman fine dining yang berbeda ke Uppercut Steakhouse.

"Perpaduan cita rasa yang unik ini sekaligus merayakan perpaduan kekayaan warisan kuliner Nusantara dan cita rasa internasional," ungkap Yudi Hendarsyah, Director of Operations di JW Marriott Hotel Surabaya.

"Kami berharap dapat menjalin kolaborasi yang lebih kaya melalui seri Flavors Beyond Borders di masa depan.
Mozaic Restaurant di Ubud dikenal dengan pendekatan kontemporer yang memadukan teknik-teknik memasak modern dengan bahan-bahan organik, mengusung kekayaan rempah Indonesia," katanya.

Melalui Chef Blake, restoran ini dikenal dengan gaya gastronomi molekuler, dan modern fine dining, yang dipadukan dengan rempah-rempah Nusantara.
Yudi juga menjelaskan, dengan fokus pada keberlanjutan dan penghormatan terhadap warisan kuliner Nusantara, para tamu akan dibawa dalam perjalanan sensoris yang dipandu langsung oleh Chef Blake, menampilkan 7-hidangan yang dia rancang khusus untuk acara ini.

Dimulai dari Yellowfin Tuna Tart, diperkaya dengan aroma rempah Bali dalam Base Gede. Selanjutnya, Mother of Pearl Tartare, hidangan menyegarkan yang menggabungkan sentuhan dari buah pomelo dan garden gel yang lembut, menciptakan kesegaran tropis di setiap gigitan. Salah satu hidangan inventif yakni Foie Gras Snow, mendekonstruksi foie gras dengan teknik gastronomi molekuler, membuat belut asap, bit merah, sitrus dan aroma rempah dari Kluwek, menjadi hidangan yang unik, seperti layaknya salju.

Untuk hidangan utama, Wagyu Beef yang disertai dengan kentang panggang, acar lobak yang segar, dan biji lada hijau. Rangkaian Petit Fours hadir sebagai sajian manis yang menjadi akhir sempurna untuk petualangan kuliner ini.

"Selain pengalaman bersantap, Billy Wirawan, Bar Manager Mozaic Bali, juga akan menawarkan pengalaman  memadukan cita rasa tradisional dengan teknik koktail modern," tutup Yudi Hendarsyah

Baca Juga: JW Marriott Surabaya Ajak Tamu Rayakan Lebaran 2024 dengan Program Seru!

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.