Kamis, 04 Jun 2026 19:25 WIB

Kawal Bansos di Surabaya, Mensos Risma: Warga Tidak Tahu Ada Dua Bantuan Tunai

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 27 Des 2021 16:51 WIB
Mensos Risma saat di Surabaya
Mensos Risma saat di Surabaya

selalu.id - Mentri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, berkunjung ke kantor Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Senin (27/12/2021). Kunjungan tersebut bertujuan untuk membantu warga yang belum menerima bantuan sosial. Sebab masih ada yang belum menerima Kartu Keluarga Sejahterah (KKS).

"Pertama banyak yg belum terima kartu. Dia kesulitan terutama ngambil yang untuk kartu sembako atau BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai)," kata Risma di Kantor Kelurahan Tambaksari, Senin (27/12/2021) siang.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Risma juga mengatakan, warga seringkali tidak mengetahui sebetulnya kartu sembako atau BPNT itu dalam rangka PPKM, Pemerintah memberikan dua kali ekstra.

Risma memastikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak bank agar pembagian kartu KKS bisa secepatnya didapatkan warga.

"Saya sudah komunikasi dengan direktur BNI pusat akan disiapkan kartu instan," jelasnya.

"Mereka (penerima) harus ke bank ambil kartu asli punya dia. Sementara ini kita keluarkan uang itu tapi dengan (menggunakan) kartu dari bank," imbuhnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Di samping itu, sebenarnya warga bisa mendapatkan dua jenis bantuan, yakni BPNT dan PKH (Program Keluarga Harapan).

"Nah kadang itu tidak terambil, sehingga tadi saya cek itu ternyata bisa ambil. Nah kemudian, boleh dobel antara BPNT dan PKH. Kalau PKH dengan BST gaboleh, karna BST itu untuk saat pandemi," jelas Risma.

Jadi, lanjut Risma, artinya kalau warga yang menerima PKH juga boleh menerima BPNT. Seringkali masyarakat mengambil hanya PKH saja, namun BPNT tidak.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

"Padahal ada dua dua ekstra, dua bulan, 2×200 ribu bisa diambil," ungkapnya.

Sementara itu, Risma mengaku, seringkali birokrasi membuat bingung warga yang tidak terlalu familiar dengan hal tersebut. Mengatasi hal ini, Risma telah berkoordinasi dengan bank untuk membantu menyiapkan.

"Saya juga sudah kontak langsung dengan direktur BLT pusat, dan saya nanti bicara dengan kepala kantor cabang, insyallah permintaan saya dipenuhi dan mereka janji untuk diselesaikan," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Maling yang Sering Curi Lampu Lalulintas di Semampir Surabaya Dibekuk, Ini Identitasnya

Saat ini pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Semampir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Wabup Mimik ajak Pelajar Sidoarjo Bijak Gunakan Teknologi

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menegaskan bahwa nilai utama yang harus dimiliki setiap manusia adalah kebermanfaatan bagi sesama.

Perawat RS Waluyo Jati Probolinggo yang Ngaku Dibegal Itu Ternyata Hoaks, Alasannya Bikin Emosi

Diketahui sebelumnya, Nugroho, warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, itu mengaku dibegal pada Senin (1/6/2026) malam.

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.