Sabtu, 06 Jun 2026 02:19 WIB

Kawal Bansos di Surabaya, Mensos Risma: Warga Tidak Tahu Ada Dua Bantuan Tunai

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 27 Des 2021 16:51 WIB
Mensos Risma saat di Surabaya
Mensos Risma saat di Surabaya

selalu.id - Mentri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, berkunjung ke kantor Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Senin (27/12/2021). Kunjungan tersebut bertujuan untuk membantu warga yang belum menerima bantuan sosial. Sebab masih ada yang belum menerima Kartu Keluarga Sejahterah (KKS).

"Pertama banyak yg belum terima kartu. Dia kesulitan terutama ngambil yang untuk kartu sembako atau BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai)," kata Risma di Kantor Kelurahan Tambaksari, Senin (27/12/2021) siang.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Risma juga mengatakan, warga seringkali tidak mengetahui sebetulnya kartu sembako atau BPNT itu dalam rangka PPKM, Pemerintah memberikan dua kali ekstra.

Risma memastikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak bank agar pembagian kartu KKS bisa secepatnya didapatkan warga.

"Saya sudah komunikasi dengan direktur BNI pusat akan disiapkan kartu instan," jelasnya.

"Mereka (penerima) harus ke bank ambil kartu asli punya dia. Sementara ini kita keluarkan uang itu tapi dengan (menggunakan) kartu dari bank," imbuhnya.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Di samping itu, sebenarnya warga bisa mendapatkan dua jenis bantuan, yakni BPNT dan PKH (Program Keluarga Harapan).

"Nah kadang itu tidak terambil, sehingga tadi saya cek itu ternyata bisa ambil. Nah kemudian, boleh dobel antara BPNT dan PKH. Kalau PKH dengan BST gaboleh, karna BST itu untuk saat pandemi," jelas Risma.

Jadi, lanjut Risma, artinya kalau warga yang menerima PKH juga boleh menerima BPNT. Seringkali masyarakat mengambil hanya PKH saja, namun BPNT tidak.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

"Padahal ada dua dua ekstra, dua bulan, 2×200 ribu bisa diambil," ungkapnya.

Sementara itu, Risma mengaku, seringkali birokrasi membuat bingung warga yang tidak terlalu familiar dengan hal tersebut. Mengatasi hal ini, Risma telah berkoordinasi dengan bank untuk membantu menyiapkan.

"Saya juga sudah kontak langsung dengan direktur BLT pusat, dan saya nanti bicara dengan kepala kantor cabang, insyallah permintaan saya dipenuhi dan mereka janji untuk diselesaikan," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.