Selasa, 20 Okt 2026 11:57 WIB

Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

  • Penulis : Ariyanto
  • | Selasa, 21 Jul 2026 16:00 WIB
Jajaran Pemerintah Kabupaten Sidoarjo saat melakukan sidak di lokasi SDN Kupang 3 dan SDN Kupang 4. (Dok. Pemkab Sidoarjo).
Jajaran Pemerintah Kabupaten Sidoarjo saat melakukan sidak di lokasi SDN Kupang 3 dan SDN Kupang 4. (Dok. Pemkab Sidoarjo).

selalu.id - Ketimpangan layanan pendidikan di wilayah pesisir Kecamatan Jabon kembali menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. 

Kondisi bangunan yang mengalami kerusakan di SD Negeri Kupang 3 dan SD Negeri Kupang 4 mendorong percepatan perbaikan sarana pendidikan sekaligus penyelesaian distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa di kawasan terpencil tersebut.

Baca Juga: Bupati Subandi: Pokir DPRD Sidoarjo Harus Selaras Regulasi dan Kebutuhan Rakyat

Persoalan tersebut mengemuka saat Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana melakukan peninjauan langsung ke dua sekolah bersama Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Netty Lastiningsih, Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, Dhamroni Chudlori, beserta jajaran.

Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan sejumlah ruang kelas membutuhkan rehabilitasi karena kondisinya dinilai sudah tidak layak dan kurang mendukung proses belajar mengajar secara optimal.

Meski berada jauh dari pusat kota dan memiliki jumlah siswa yang relatif sedikit, kedua sekolah tersebut tetap menjadi bagian dari prioritas pembangunan daerah. 

Pemkab Sidoarjo menilai seluruh anak berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman tanpa membedakan lokasi tempat tinggal mereka.

Di SDN Kupang 4, empat ruang kelas ditetapkan sebagai prioritas rehabilitasi. Bangunan sekolah yang berdiri sejak 1987 itu mengalami penurunan kondisi fisik sehingga memerlukan perbaikan menyeluruh. 

Rencana rehabilitasi akan mempertimbangkan karakter lingkungan pesisir dengan penggunaan material yang lebih tahan terhadap korosi akibat kadar garam yang tinggi.

“Walaupun siswanya hanya dua belas orang, mereka tetap memiliki hak mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak. Sekolah di daerah terpencil seperti ini harus menjadi perhatian bersama,” kata Mimik, Selasa (21/7/2026).

Sementara itu, kerusakan di SDN Kupang 3 terlihat pada sejumlah bagian bangunan. Mulai dari atap yang bocor, dinding retak hingga sekat antar ruang kelas yang berlubang. 

Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan dan keselamatan siswa selama mengikuti kegiatan belajar.

“Kondisi seperti ini tidak bisa dibiarkan. Kalau memang harus direhabilitasi total, segera direncanakan agar anak-anak bisa belajar dengan aman dan nyaman,” tegasnya.

Selain perbaikan bangunan, perhatian pemerintah juga tertuju pada pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik. 

Hingga saat ini, siswa SDN Kupang 3, SDN Kupang 4 dan taman kanak-kanak di wilayah Kupang belum menerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis. K

Baca Juga: Kapolresta Sidoarjo Berganti, Ini Pesan Khusus Bupati Subandi

Kendala tersebut terjadi karena pembangunan dapur pelayanan masih berlangsung, sementara lokasi distribusi dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berada cukup jauh.

Di balik keterbatasan fasilitas yang ada, proses pendidikan tetap berlangsung berkat dedikasi para guru yang setiap hari mengajar di wilayah pesisir. 

Komitmen para tenaga pendidik tersebut mendapat apresiasi karena dinilai menjadi ujung tombak keberlangsungan pendidikan di daerah terpencil.

“Terima kasih atas pengabdian bapak dan ibu guru. Meskipun muridnya sedikit, tetap semangat mendidik mereka karena setiap anak berhak memperoleh pendidikan yang terbaik,” turur Mimik.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Netty Lastiningsih, menyatakan hasil peninjauan akan segera ditindaklanjuti melalui kajian teknis. 

Menurutnya, desain rehabilitasi akan disesuaikan dengan kondisi kawasan pesisir agar bangunan memiliki daya tahan lebih lama dan penggunaan anggaran menjadi lebih efektif.

Selain itu, pihaknya memastikan Tunjangan Bantuan Pendidikan (TB) tahap I dan tahap II bagi siswa yang memenuhi syarat dapat direalisasikan pada tahun ini.

Baca Juga: Senangnya Petani Tambakrejo Sambut KDKMP Sidoarjo, Tebus Pupuk Kini Makin Mudah

"Khusus untuk SDN 4 Kupang, pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Sidoarjo telah menyiapkan anggaran rehabilitasi sekitar Rp247 juta sebagai bentuk komitmen kami dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan," jelas Mimik.

Dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan di wilayah terpencil juga disampaikan Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori. 

Ia mendorong agar perbaikan sekolah-sekolah terpencil dilakukan secara menyeluruh serta diikuti dengan perhatian terhadap kesejahteraan guru yang bertugas di daerah dengan akses terbatas.

“Saya mendukung langkah Pemkab untuk melakukan perbaikan total sekolah terpencil sehingga bisa menjadi sarana belajar mengajar yang nyaman dan aman," kata Dhamroni.

"Saya juga meminta agar Pemkab memberikan tunjangan khusus kepada guru di sekolah terpencil, karena mereka mengajar dengan perjuangan yang lebih demi mencerdaskan muridnya sebagai generasi bangsa kedepan,” tambahnya.

Dhamroni pun mengusulkan pemberian insentif dan tunjangan transportasi bagi guru di sekolah terpencil untuk dibahas dalam APBD 2027.

"Dukungan tersebut penting sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian para tenaga pendidik yang bertugas di wilayah pesisir," jelasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Ritual Malam Anggoro Kasih di Sendang Agung, Warga Sidoarjo Jaga Nilai Luhur Budaya Jawa

Hari dan pasaran itu diyakini memiliki makna spiritual khusus.

150 Produk Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM RI: Bisa Kanker

"Bisa juga menyebabkan atrofi kulit dan gangguan sistem pelepasan hormon yang tahapan berikutnya bisa berdampak berupa penyakit kanker," ungkap Kepala BPOM RI.

Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Senin (19/10/2026) hingga Selasa (20/10/2026) pagi. Pembaca tertarik pada pemberitaan

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.