Rabu, 22 Jul 2026 04:01 WIB

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Bupati Jember Muhammad Fawait saat berkunjung ke Puskesmas Pakusari.(Foto: Nurul/selalu.id).
Bupati Jember Muhammad Fawait saat berkunjung ke Puskesmas Pakusari.(Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus mematangkan persiapan menjelang peluncuran program Home Care yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 24 Juli 2026. 

Program layanan kesehatan berbasis kunjungan ke rumah tersebut mulai mendapat perhatian luas dari masyarakat, termasuk di media sosial.

Baca Juga: Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan seluruh personel dan armada Home Care akan mengikuti apel kesiapan pada Kamis (23/7/2026), sehari sebelum program resmi diluncurkan.

"Insya Allah hari Kamis apel kendaraan dan apel personel terkait Home Care. Hari Jumat launching," kata Fawait, Selasa (21/7/2026).

Menurutnya, tahap awal pelaksanaan program dipastikan membutuhkan proses penyesuaian. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Jember membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan kritik dan saran demi penyempurnaan layanan.

Fawait mengakui masih ada berbagai tantangan teknis yang kemungkinan akan muncul saat program mulai dijalankan. Namun, hal tersebut dinilai sebagai bagian dari proses membangun sistem pelayanan kesehatan yang lebih baik.

"Di awal pelaksanaan tentu masih ada kekurangan, mungkin ada kebingungan atau kegagapan. Karena itu kami berharap masyarakat memberikan masukan agar layanan ini terus bisa diperbaiki," jelasnya.

Baca Juga: Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang mengalami keterbatasan mobilitas. 

Sasaran utama program ini meliputi masyarakat kurang mampu, penyandang disabilitas, hingga pasien yang memerlukan perawatan berkelanjutan di rumah.

Fawait menjelaskan, selama ini kendala yang dihadapi masyarakat tidak hanya terkait biaya pengobatan, tetapi juga ongkos transportasi dan kesulitan menuju puskesmas maupun rumah sakit.

"Semangat kami adalah menghadirkan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan. Bukan hanya memberikan layanan kesehatan gratis, tetapi juga mengurangi beban mereka yang selama ini kesulitan datang ke fasilitas kesehatan. Petugas yang akan mendatangi rumah pasien," paparnya.

Baca Juga: Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Dalam pelaksanaannya, layanan Home Care akan didukung teknologi telemedicine. Petugas kesehatan yang melakukan kunjungan ke rumah dapat berkonsultasi secara langsung dengan dokter melalui sistem digital, sehingga pasien tetap memperoleh penanganan medis sesuai kebutuhannya tanpa harus datang ke rumah sakit.

Pemkab Jember berharap peluncuran Home Care menjadi langkah awal dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, mudah dijangkau, dan merata. 

Evaluasi akan terus dilakukan setelah program berjalan guna memastikan kualitas pelayanan semakin optimal sesuai kebutuhan masyarakat.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.