Kamis, 03 Sep 2026 13:54 WIB

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Ketua TP PKK Kabupaten jember Ning Ghyta (kiri) saat menghadiri TPN XIII Di aula Dinas Pendidikan Kabupaten Jember (Foto:Nurul/selalu id)
Ketua TP PKK Kabupaten jember Ning Ghyta (kiri) saat menghadiri TPN XIII Di aula Dinas Pendidikan Kabupaten Jember (Foto:Nurul/selalu id)

selalu.id - Ratusan guru, kepala sekolah, pengawas, dan pegiat pendidikan mengikuti Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII Kabupaten Jember 2026 yang digelar di Aula Graha Wiyata Mandala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Minggu (19/7/2026).

Mengangkat tema "Cita-cita Kolektif Kewargaan Dunia", kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi untuk saling berbagi praktik baik dalam pembelajaran sekaligus memperkuat kualitas pendidikan yang berorientasi pada pengembangan karakter peserta didik.

Baca Juga: Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo. Berbagai sesi diskusi, berbagi pengalaman, hingga kompetisi antarguru digelar sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi tenaga pendidik.

Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ning Ghyta, mengapresiasi semangat para guru yang terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran. Menurutnya, pendidikan harus mampu mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki setiap anak, bukan hanya berfokus pada capaian akademik.

"Setiap anak memiliki keistimewaan yang berbeda. Ada yang unggul di bidang akademik, ada yang memiliki bakat di seni, olahraga, maupun keagamaan. Semua potensi itu harus mendapatkan ruang untuk berkembang agar anak tumbuh menjadi pribadi yang utuh," ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Jember terus mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan berkualitas sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia menuju Jember yang lebih maju dan sejahtera.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, Dr. Santoso, S.Ag., M.Pd., menilai Temu Pendidik Nusantara menjadi sarana penting bagi para guru untuk saling belajar dan menyebarluaskan inovasi pembelajaran yang telah diterapkan di sekolah maupun madrasah.

Baca Juga: Pemkab Jember Fokuskan APBD 2026 untuk Kesehatan hingga Pendidikan 

Menurutnya, pendidikan yang berkualitas tidak hanya diukur dari aspek administrasi, tetapi dari dampak nyata yang dirasakan peserta didik dan lingkungan sekitarnya.

"Guru harus terus belajar, berinovasi, dan tidak ragu membagikan pengalaman terbaiknya. Ketika praktik baik itu menyebar, kualitas pendidikan juga akan meningkat secara bersama-sama," katanya.

Ketua Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Jember sekaligus Ketua Panitia TPN XIII, Renni Nur Hapsari, menjelaskan bahwa pelaksanaan TPN di Jember merupakan bagian dari rangkaian kegiatan nasional yang akan berpuncak di Jakarta pada November 2026.

Ia mengatakan, selain menghadirkan kelas-kelas inspiratif yang membahas praktik baik dalam kepemimpinan, pembelajaran, dan pengembangan pendidik, TPN XIII juga menyelenggarakan Kompetisi Cerdas Cermat Guru (CCG).

Baca Juga: Cerita Manis Riezda Indo Dairy, Berdayakan Warga Lokal Lewat Peternakan Sapi Perah

Peserta terbaik dari tingkat daerah nantinya akan mewakili Jember pada ajang nasional dan bersaing dengan guru-guru terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

"Melalui kegiatan ini kami ingin membangun budaya belajar di kalangan guru. Ketika guru terus berkembang, maka kualitas pembelajaran di kelas juga akan semakin baik dan berdampak bagi peserta didik," jelas Renni.

Kegiatan Temu Pendidik Nusantara XIII Kabupaten Jember turut mendapat dukungan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Jember melalui kehadiran jajaran kepala bidang, kepala seksi, serta berbagai pemangku kepentingan pendidikan. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antarguru dan mendorong lahirnya inovasi pembelajaran yang relevan dengan tantangan pendidikan masa depan.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.

Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol

Salah satu keberhasilan paling menonjol saat memimpin Dinas Intelkam Polda Jatim adalah penanganan konflik antar perguruan pencak silat.