Selasa, 21 Jul 2026 20:35 WIB

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

  • Penulis : Ariyanto
  • | Selasa, 21 Jul 2026 15:30 WIB
Juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-32 tingkat Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026. (Dok. Istimewa).
Juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-32 tingkat Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Kecamatan Gedangan keluar sebagai juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-32 Tingkat Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026. 

Dominasi Gedangan ditandai dengan perolehan 166 poin, meninggalkan pesaing terdekatnya, Kecamatan Candi, yang mengumpulkan 118 poin dan Kecamatan Waru dengan 110 poin.

Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

Hasil tersebut diumumkan dalam malam penutupan MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo yang digelar di Pendopo Delta Wibawa, Senin (20/7/2026) malam.

Pada kesempatan yang sama, Kecamatan Sedati juga mendapat penghargaan sebagai peserta dengan defile terbaik.

Tingginya persaingan dalam ajang tahun ini terlihat dari jumlah peserta yang mencapai lebih dari 520 orang. 

Mereka berkompetisi pada 40 cabang musabaqah yang dipertandingkan. Dari keseluruhan peserta, sebanyak 150 orang berhasil meraih predikat juara.

Selain menetapkan para pemenang, panitia juga menyiapkan apresiasi bagi peserta berprestasi.

Seluruh juara pertama pada masing-masing cabang musabaqah berkesempatan memperoleh hadiah umrah melalui mekanisme undian. Sementara itu, uang pembinaan bagi para pemenang akan disalurkan secara nontunai.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, menilai capaian tersebut menjadi gambaran kuatnya pembinaan tilawah dan hafalan Al-Qur’an di Kabupaten Sidoarjo. 

Baca Juga: Diperas, Kehilangan Kerja dan Foto Syurnya Tersebar: Ibu di Sidoarjo Awalnya Hanya Pinjam Rp200 Ribu

Menurutnya, MTQ menjadi salah satu ruang strategis untuk melahirkan generasi Qurani yang mampu bersaing hingga tingkat yang lebih tinggi.

“Alhamdulillah, Kabupaten Sidoarjo merupakan gudangnya qari dan qariah. Melalui MTQ ini kita berharap terus lahir qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang mampu mengharumkan nama Sidoarjo di tingkat Provinsi Jawa Timur hingga tingkat nasional,” ungkapnya.

Berdasarkan rekapitulasi nilai akhir, posisi empat besar setelah Gedangan, Candi, dan Waru ditempati Kecamatan Sidoarjo dengan 96 poin. 

Kecamatan Wonoayu 90 poin, Sedati 67 poin, Jabon 61 poin, Tulangan 47 poin, Tanggulangin 40 poin, Krian 37 poin, Porong 34 poin, Taman 28 poin, Balongbendo 25 poin, Sukodono 21 poin, Krembung 20 poin, Prambon 19 poin, Tarik 16 poin, serta Buduran dengan 5 poin.

Fenny mengingatkan bahwa MTQ tidak semata-mata menjadi arena perlombaan untuk mengejar gelar juara. Ia mendorong peserta yang belum berhasil meraih prestasi agar terus meningkatkan kemampuan dan tidak berhenti berlatih.

Baca Juga: Foto Syur Tersebar di Grup WA, Ibu Muda di Sidoarjo Cari Keadilan ke Polda Jatim

“Yang belum menjadi juara jangan patah semangat. Teruslah berlatih dan belajar karena kesempatan untuk berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional masih terbuka lebar,” ujarnya.

Fenny menambahkan, keberlangsungan MTQ memiliki peran penting dalam memperkuat budaya membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an di tengah masyarakat. 

Harapan tersebut sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

“Saya juga berharap melalui ajang ini semakin memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an serta mencetak generasi Qurani yang berakhlak mulia dan berprestasi,” pungkasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter.