Sabtu, 05 Sep 2026 13:49 WIB

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Pelaku terekam CCTV saat merampas kalung emas milik nenek di Mojokerto. (Dok. Tangkapan layar).
Pelaku terekam CCTV saat merampas kalung emas milik nenek di Mojokerto. (Dok. Tangkapan layar).

selalu.id - Seorang nenek di Desa Candiharjo, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto menjadi korban perampasan.

Kalung emas seberat 7 gram yang dibawa korban pun raib. Kerugian diperkirakan mencapai Rp8 juta.

Baca Juga: Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Nenek itu diketahui bernama Paita (70). Saat kejadian korban sedang duduk berjemur sendirian di teras rumah. Tiba-tiba datang seorang pria mengendarai Honda Scoopy putih dan mengajaknya mengobrol.

Pelaku berpura-pura memberi makanan, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Perampasan yang terjadi pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 06.57 WIB, itu sempat terekam kamera CCTV dan videonya kini viral di media sosial.

Muhammad Lasianto, anak korban, menyebut pelaku sengaja bersikap ramah supaya ibunya tidak curiga. Pelaku bahkan sempat memberikan sebungkus makanan getuk kepada Paita sebelum beraksi.

"Pelakunya dari timur naik Scoopy warna putih. Tanya-tanya terus ngasih makanan ke orang tua saya," kata Lasianto kepada wartawan.

Di saat korban lengah, pelaku langsung menarik kalung emas yang melingkar di leher Paita kemudian kabur.

Baca Juga: Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

"Langsung ditarik kalungnya ibu saya, terus pelaku melarikan diri," jelas pria 36 tahun tersebut.

Saat dirampas itu, korban spontan berteriak minta tolong sambil menangis.

"Kalau beratnya sekitar 7 gram. Kerugian sekitar Rp8 jutaan," sebut Lasianto.

Sementara berdasarkan dari rekaman CCTV dan keterangan saksi, pelaku diketahui beraksi seorang diri. Ciri-cirinya memakai jaket hoodie putih dan mengendarai motor Honda Scoopy putih.

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Kucurkan Rp3,2 Miliar untuk Kelompok Tani, Ajak Milenial Tak Gengsi jadi Petani

"Ciri-ciri pelaku sendirian bawa motor Scoopy putih pakai jaket hoodie warna putih," katanya.

Setelah melancarkan aksinya, pelaku melarikan diri ke arah barat melalui jembatan menuju wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Meski videonya sudah menyebar luas, keluarga korban hingga kini belum melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

"Belum dilaporkan ke polisi, cuma diviralkan saja," tandas Lasianto.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.