Minggu, 20 Sep 2026 21:46 WIB

PDIP Gelar Konsolidasi Pemenangan di Kediri

Konsolidasi pemenangan PDIP di Kediri
Konsolidasi pemenangan PDIP di Kediri

selalu.id - Jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Kediri dan ratusan kader banteng wilayah Kecamatan Kota siap memenangkan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Kediri Vinanda Prameswati- Gus Qawim, serta pasangan cagub Tri Rismaharini dan cawagub KH. Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans.

Keseriusan untuk memenangkan kontestasi Pilkada 2024 tersebut diperlihatkan oleh DPC PDI Perjuangan Kota Kediri dengan menggelar konsolidasi pemenangan yang dilaksanakan di kediaman ketua DPC Gus Sunoto Imam Mahmudi di Kelurahan Semampir, Rabu (11/9/2024) malam.

Meski begitu, Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana juga ikut andil dengan terjun langsung memberi arahan sekaligus mengajak kader banteng Kecamatan Kota untuk mensosialisasikan, mengenalkan sosok pasangan Vinanda–Gus Qowin ke masyarakat.

"Tularkan sampaikan kepada seluruh tetangga kita, kenalan kita, saudara kita, untuk pilih pasangan Vinanda Prameswati – Gus Qowim. Maka berbanggalah karena keduanya adalah asli putera daerah Kota Kediri. Ayo sama-sama bekerja keras memenangkan mereka," ajak Renny kepada ratusan kader PDIP DPC Kediri.

Lebih lanjut Reny Pramana mengingatkan kepada para kader untuk patuh pada instruksi partai. Apabila ada yang berani tidak menjalankan instruksi perintah partai, pihaknya tidak akan segan untuk memberikan sanksi tegas.

Sebaliknya ia memuji dan menaruh respek semangat yang diperlihatkan oleh kader banteng senior Kota Kediri. Karena itu dia minta kepada kader muda untuk mencontoh spirit mereka dalam memperjuangkan kemenangan partai demi terwujudnya Kota Kediri yang lebih baik dengan memilih pasangan Vinanda Prameswati – Gus Qowim.

"Jadi semuanya harus tahu calon wali kota dan wakil kota. Dan kewajiban kita sebagai kader partai karena kita mendukung mengusung pasangan ini maka kita harus all out. Tetap semangat kita menang, menang dan menang. Kita nanti turun ke bawah dengan ledang. Agar mesin partai terus bergerak," ujar Wakil Ketua Sementara DPRD Jatim tersebut saat dikonfirmasi selalu.id, Kamis (12/9/2024).

"Kalau pingin menang harus bekerja keras, kalau dia (Vinanda) menang pasti dia akan membawa manfaat juga untuk PDI Perjuangan. PDI Perjuangan adalah satu satunya partai tanpa mahar. Saya sampaikan pada paslonnya, PDI Perjuangan Kota Kediri tidak menerima mahar maka berbanggalah kalian. Kita tidak transaksional sehingga paslonnya nanti akan respek terhadap kita," imbuhnya.

Sekadar diketahui, Renny juga menyerukan ajakan para kader untuk memenangkan pasangan calon Gubernur Jawa Timur Risma–Gus Hans.

"Karena ini harga diri partai maka kita harus fight untuk bisa menang di Pilwali Kota Kediri dan Pilgub Jawa Timur. Jadi hari ini tidak ada lagi banteng yang diam di rumah hanya duduk diam hanya menikmati sinetron. Banteng harus keluar kandang sanggup memenangkan pasangan calon dari PDI Perjuangan di Pilkada Kota Kediri dan Pilkada Jawa Timur," tandasnya.

Baca Juga: PDIP Jatim Target Rebut Kursi Gubernur di Pilgub 2029

Editor : Ading
Berita Terbaru

Promo Beras September 2026: Banyak Diskon Gila-gilaan Bunda, Segera Beli

Penawaran ini mencakup berbagai varian, mulai dari beras putih, beras merah, beras organik, hingga beras porang.

Detik-detik Tim Penyelam Basarnas Masuk Bangkai Kapal Virgo Transport 8 dan Temukan Satu Korban

Setelah ditemukan, korban kemudian dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju KN SAR Kamajaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Ketika Limbah Bawa PLN Nusantara Power Sabet 71 Penghargaan di ENSIA 2026

PLN Nusantara Power menegaskan bahwa energi tak sekadar soal listrik, melainkan tentang tumbuh bersama lingkungan dan masyarakat.

5 Kios di Jemur Andayani Surabaya Ludes Terbakar, Ini Dugaan Penyebabya

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Kasus kebakaran tersebut kini telah ditangani oleh pihak berwenang setempat.

Potret CFD di Desa Durung Bedug Sidoarjo yang Kini jadi Wadah Roda Ekonomi Warga

Membentang sepanjang 900 meter hingga satu kilometer, kawasan ini dirancang menjadi ruang publik terpadu untuk olahraga dan perputaran ekonomi warga.

Cara Dishub Cegah Jukir Liar di Surabaya, Hasilnya juga Merata

Transparansi jadi salah satu tujuan digitalisasi parkir di Surabaya. Sistem itu tidak hanya berkaitan dengan cara pembayaran, tetapi juga pengawasan transaksi.