Senin, 02 Feb 2026 22:55 WIB

Komisi Yudisial Panggil Tiga Hakim yang Bebaskan Ronald Tannur

Joko Sasmito, Ketua KY
Joko Sasmito, Ketua KY

selalu.id - Buntut panjang dari kasus bebasnya Ronald Tannur oleh para hakim yang bertugas di Pengadilan Negeri Surabaya, sontak menuai kritik pedas dari sejumlah kalangan masyarakat hingga elit politik pemerintahan pusat.

Menindaklanjuti kasus tersebut, Komisi Yudisial hari ini (19/8/2024), akan melakukan pemeriksaan terhadap tiga majelis hakim yang memvonis bebas Ronald Tannur. Berdasarkan pantauan selalu.id, dijadwalkan siang ini pemeriksaan tersebut dilakukan di Pengadilan Tinggi Surabaya.

Meski tiga petugas yudisial sendiri telah tiba di Pengadilan Tinggi Surabaya untuk melakukan pemeriksaan tiga hakim tersebut, namun salah satu dari ketiga hakim yang memvonis bebas Ronald Tannur yakni Erintuah Damanik sudah hadir di Pengadilan Tinggi Surabaya, sedangkan dua hakim lainnya sampai saat ini masih belum terlihat menghadiri pemeriksaan tersebut.

Seperti diketahui, tiga majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya tersebut merupakan hakim yang memvonis bebas Ronald Tannur dari dakwaan kasus penganiayaan dan pembunuhan Dini Sera Afriyanti. Sementara pemeriksaan hakim oleh komisi yudisial ini digelar di Pengadilan Tinggi Surabaya.

Tiga petugas dari Komisi Yudisial ini telah tiba di Pengadilan Tinggi Surabaya sekitar pukul 13.00 Wib (siang). Ketiga hakim yang dipanggil untuk pemeriksaan oleh komisi yudisial yaitu, Erintuah Damanik, Heru Hanindyo dan Mangapul.

Menurut Kabid Pengawasaan Hakim dan Investigasi Komisi Yudisial, Joko Sasmito mengatakan, bahwa komisi yudisial sudah mengirimkan surat pemanggilan pemeriksaan terhadap tiga hakim tersebut. Namun, belum dipastikan ketiga hakim tersebut akan hadir dalam pemeriksaan.

"Jadi, berdasarkan laporan tersebut, komisi yudisial juga sudah mengirimkan surat pemanggilan pemeriksaan kepada hakim-hakim itu, makanya kami disini akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut," terangnya saat ditemui di Surabaya, Senin (19/8/2024).

Sebelumnya, tiga hakim Pengadilan Negeri Surabaya ini dilaporkan ke komisi yudisial setelah memberikan vonis bebas pada Ronald Tannur dari dakwaan kasus penganiayaan dan pembunuhan Dini Sera Afriyanti.

Seperti diketahui, dalam putusannya tersebut, hakim berdalih bahwa kematian korban bukan disebabkan oleh penganiayaan, melainkan karena alkohol atau miras (minuman keras). Hingga berita ini diterbitkan, ketiga hakim tersebut masih belum tiba di Pengadilan Tinggi Surabaya.

Baca Juga: Rutan Surabaya Fasilitasi Penyidikan Kejaksaan Agung di Kasus Ronald Tannur

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.