Sabtu, 06 Jun 2026 02:55 WIB

Komisi Yudisial Panggil Tiga Hakim yang Bebaskan Ronald Tannur

Joko Sasmito, Ketua KY
Joko Sasmito, Ketua KY

selalu.id - Buntut panjang dari kasus bebasnya Ronald Tannur oleh para hakim yang bertugas di Pengadilan Negeri Surabaya, sontak menuai kritik pedas dari sejumlah kalangan masyarakat hingga elit politik pemerintahan pusat.

Menindaklanjuti kasus tersebut, Komisi Yudisial hari ini (19/8/2024), akan melakukan pemeriksaan terhadap tiga majelis hakim yang memvonis bebas Ronald Tannur. Berdasarkan pantauan selalu.id, dijadwalkan siang ini pemeriksaan tersebut dilakukan di Pengadilan Tinggi Surabaya.

Meski tiga petugas yudisial sendiri telah tiba di Pengadilan Tinggi Surabaya untuk melakukan pemeriksaan tiga hakim tersebut, namun salah satu dari ketiga hakim yang memvonis bebas Ronald Tannur yakni Erintuah Damanik sudah hadir di Pengadilan Tinggi Surabaya, sedangkan dua hakim lainnya sampai saat ini masih belum terlihat menghadiri pemeriksaan tersebut.

Seperti diketahui, tiga majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya tersebut merupakan hakim yang memvonis bebas Ronald Tannur dari dakwaan kasus penganiayaan dan pembunuhan Dini Sera Afriyanti. Sementara pemeriksaan hakim oleh komisi yudisial ini digelar di Pengadilan Tinggi Surabaya.

Tiga petugas dari Komisi Yudisial ini telah tiba di Pengadilan Tinggi Surabaya sekitar pukul 13.00 Wib (siang). Ketiga hakim yang dipanggil untuk pemeriksaan oleh komisi yudisial yaitu, Erintuah Damanik, Heru Hanindyo dan Mangapul.

Menurut Kabid Pengawasaan Hakim dan Investigasi Komisi Yudisial, Joko Sasmito mengatakan, bahwa komisi yudisial sudah mengirimkan surat pemanggilan pemeriksaan terhadap tiga hakim tersebut. Namun, belum dipastikan ketiga hakim tersebut akan hadir dalam pemeriksaan.

"Jadi, berdasarkan laporan tersebut, komisi yudisial juga sudah mengirimkan surat pemanggilan pemeriksaan kepada hakim-hakim itu, makanya kami disini akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut," terangnya saat ditemui di Surabaya, Senin (19/8/2024).

Sebelumnya, tiga hakim Pengadilan Negeri Surabaya ini dilaporkan ke komisi yudisial setelah memberikan vonis bebas pada Ronald Tannur dari dakwaan kasus penganiayaan dan pembunuhan Dini Sera Afriyanti.

Seperti diketahui, dalam putusannya tersebut, hakim berdalih bahwa kematian korban bukan disebabkan oleh penganiayaan, melainkan karena alkohol atau miras (minuman keras). Hingga berita ini diterbitkan, ketiga hakim tersebut masih belum tiba di Pengadilan Tinggi Surabaya.

Baca Juga: Rutan Surabaya Fasilitasi Penyidikan Kejaksaan Agung di Kasus Ronald Tannur

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.