Rabu, 22 Jul 2026 00:26 WIB

Anak Anggota DPRD Surabaya Jadi Korban Kejahatan di Mal, Begini Pernyataan Ketua APPBI Jatim

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 05 Agu 2024 18:23 WIB
Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jatim Sutandi Purnomosidi
Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jatim Sutandi Purnomosidi

selalu.id - Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jatim Sutandi Purnomosidi menjelaskan bagaimana pengelolan CCTV di setiap tempat belanjaan seperti mal, untuk pemantauan keamanan dan tindakan kejahatan.

Untuk itu, terkait kasus anak anggota DPRD Surabaya yang diduga menjadi korban kejahatan pencuriaan barang yakni handphone saat sedang kursus bahasa inggris di salah satu mal terbesar di Surabaya Timur, Sutandi menerangkan mekanisme pengelolaan CCTV.

“APPBI adalah assosiasi profesi pengelola mal bukan pemilik mal, jadi kami tidak dapat memutuskan sesuatu yang mengikat seluruh anggota, contohnya tentang koneksi CCTV ke tiap-tiap mal,” kata Sutandi, dihubungi selalu.id, Senin (4/8/2024).

Meski begitu, menurutnya kehilangan barang pengunjung adalah tanggung jawabnya masing-masing. Apalagi terjadi di ruang publik seperti di pusat perbelanjaan.

“Tindakan masing-masing pengelola mal akan sangat tergantung pada kebijakan yang mereka terapkan. Yang kami integrisikan adalah CCTV yang menghadap jalan Raya,” ujarnya.

Sutandi yang juga merupakan Direktur Marketing Pokuwon Group mengungkapkan bagaimana pengelola mal di Pakuwon Group yang selama ini pihaknya selalu berkoordinasi dengan pihak korban, maupun kepolisian jika terjadi satu kasus pencurian.

“Rekaman CCTV mal-mal Pakuwon selalu dapat diakses oleh pihak Kepolisian. Salah satu contoh nya ketika terjadi kecelakaan di depan TP 6,” ungkapnya.

Lebih lanjut Sutandi menjelaskan bahwa untuk mal-mal yang ada di Pokuwon Group mempunyai ribuan CCTV. Hal ini sangat membantu untuk mengungkapkan kasus, seperti pencurian barang.

“Kami pernah ungkap kasus pencurian ya, ada beberapa gadget tertinggal di restaurant akhir nya dapat di telusuri siapa yang mengambil, naik mobil apa, dan akhirnya koordinasi dengan pihak kepolisian, bisa di dapatkan kembali barang tersebut,” terangnya.

“Jadi sekali lagi ini memang  ,menjadi tanggung jawab dan diskresi masing masing mal management utk menanggapi kasus-kasus yang terjadi di mal nya masing-masing,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, orang tua korban yang juga Anggota DPRD Surabaya Herlina Harsono Njoto mengaku anaknya menjadi korban kejahatanya kehilangan handphone (HP) saat anaknya sedang kursus bahasa inggris di Galaxi Mal.

Herlina mengeluh lantaran dirinya meminta diperlihatkan rekaman CCTV sulit didapatkan di mal tersebut.

“Ini luar biasa, ada kasus kehilangan di pusat perbelanjaan yang menimpa seorang anak, tidak tertangani dengan baik. CCTV yang diperlihatkan tidak utuh,'' ujar Herlina.

Anggota Komisi D DPRD Surabaya ini menyesalkan sikap pengelola yang dinilainya kurang mendukung kampanye Surabaya sebagai Kota Ramah Anak. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan kasus-kasus seperti ini tidak hanya menerima anaknya, namun juga anak-anak dan pengunjung yang lain.

 ''Kebetulan tempat les kan lokasinya di Mall tadi, jadi wajar kita tanya ke pihak Mall soal kronologis dan lain sebagainya, mengingat masa belajar di tempat les masih lama, kita takut menimbulkan sikap trauma, soal kronologis nanti-lah saat hearing,'' tuturnya.

Dari pihak mall sejauh ini belum ada upaya preventif maupun perbaikan, bahkan beranggapan ini wajar di ruang publik. Untuk itu, dirinya sudah melapor ke Ketua Komisi D, Khusnul Khotimah untuk mengundang pihak Mall dan tentu pihak Pemkot agar bisa diselesaikan pola pengamanan yang baik seperti apa.

''Bukan persoalan HP nya, namun ini soal Surabaya yang katanya Ramah Anak, lah kalau seperti ini kan harus dibenahi,'' pungkasnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Ingatkan Banyaknya Aduan Hotline jadi Alarm Kinerja Kelurahan dan Kecamatan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.