Rabu, 04 Feb 2026 00:00 WIB

Reperda Pemakaman Diharapkan Jadi Solusi Holistik Pemakaman di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 24 Jul 2024 09:06 WIB
Pemakaman
Pemakaman

selalu.id - Pengelolaan pemakaman di Surabaya dinaungi Perda Nomor 13 Tahun 2003 yang dirasa sudah tidak lagi relevan. Untuk itu anggota Pansus Raperda Pemakaman dan Perabuan Imam Syafii mengungkapkan bahwa akan disusun revisi terbarunya melalui raperda.

Raperda ini akan menjadi solusi holistik untuk meningkatkan kualitas pelayanan pemakaman di Surabaya.

"Perda saat ini tentang pemakaman sudah cukup lama dan tidak sesuai lagi dengan kondisi kekinian," ujar Imam Syafii, Rabu (24/7/2024).

Imam menjelaskan salah satu poin penting dalam Raperda ini adalah pengaturan jam operasional pemakaman selama 24 jam.

Hal ini untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat, terutama umat Muslim yang diwajibkan untuk segera memakamkan jenazah.

"Raperda yang baru ini nanti akan mengatur 24 jam," tegas Imam Syafii.

Selain itu, Raperda ini juga akan menyoroti pengelolaan 13 TPU yang dikelola Pemkot Surabaya. Meskipun Pemkot telah mengalokasikan anggaran hampir 15 miliar rupiah per tahun, pendapatan dari krematorium hanya mencapai 3 miliar rupiah.

"Kita mendorong nanti mungkin size-nya (ukuran) krematorium itu atau bisa bikin krematorium lagi, karena itu bisa mendatangkan pendapatan," jelas Imam Syafii.

Ratusan TPU yang tidak dikelola Pemkot juga menjadi perhatian dalam Raperda ini. Kondisi TPU yang kumuh, gelap,dan becek menjadi masalah yang perlu segera diatasi.

"Kami nanti akan mencoba menambahkan supaya makam-makam yang tidak dikelola Pemkot itu juga diurusi," ujar mantan jurnalis ini.

Raperda ini juga akan mengatur standarisasi retribusi pemakaman di TPU yang tidak dikelola Pemkot. Selain itu, aturan yang mewajibkan kesesuaian KTP dan domisili untuk pemakaman juga akan dikaji ulang.

"Kalau menurut saya ya sepanjang dia tinggal di situ enggak usah dicocokan antara domisili dengan KTP lah ya diperbolehkan ya itu," tutup Imam Syafii.

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.