Sabtu, 05 Sep 2026 18:34 WIB

Khofifah-Emil Dinilai Kuat, Pengamat: Hanya Risma-Marzuki Tandingannya

Khofifah vs Risma
Khofifah vs Risma

selalu.id - Pasangan Khofifah dan Emil Dardak disinyalir menjadi semakin kuat di Jawa Timur. Pasalnya, Partai yang mendukung pasangan itu bertambah. Seperti diketahui, pada Kamis (18/72024) lalu, PKS resmi mendukung Khofifah dan Emil untuk maju di Pilgub 2024 mendatang. Khofifah-Emil kini telah mengantongi 7 rekomendasi partai politik dan satu dukungan partai politik non parlemen di Jawa Timur.

Pengumuman tersebut bersamaan dengan penyerahan surat keputusan partai mengenai bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur di gedung DPP PKS, Jakarta Selatan. Pengusungan nama Khofifah dan Emil oleh PKS berdasarkan kinerja mereka yang menurut PKS sudah terbukti adanya.

Sebelum PKS, PPP juga mengumumkan dukungannya kepada pasangan Khofifah dan Emil. Pernyataan tersebut dilakukan oleh Sekretaris Jenderal PPP Arwani Thomafi di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP di Menteng, Jakarta Pusat pada Jumat (12/7/2024) lalu.

"Untuk pemilihan kepala daerah atau Pilkada Jawa Timur, kami mengusung Bu Khofifah Indar Parawansa dan Mas Emil," kata Sekjen PPP Arwani Thomafi seperti dikutip, Selasa (23/7/2024).

Koalisi yang dibangun untuk mendukung pasangan Khofifah dan Emil dapat dikatakan sebagai koalisi gemuk. Hal ini dikarenakan keduanya telah mendapatkan banyak suara dari sejumlah partai politik yang ada. Beberapa partai politik yang sudah mendukung Khofifah dan Emil diantaranya adalah Partai Gerindra, Demokrat, PAN, Golkar, PSI, Perindo dan PPP.

Atas dukungan koalisi gemuknya tersebut, Khofifah berterima kasih dan menyampaikan bahwa ia siap menjalankan mandat masyarakat Jawa Timur apabila terpilih. "Mudah-mudahan semuanya diberikan kekuatan dan keberseiringan kami untuk mendapatkan mandat dari masyarakat Jawa Timur, berseiring rida dan barakah Allah SWT," kata Khofifah.

Sejauh ini hanya PDIP dan PKB yang bukan menjadi pendukung paslon cagub dan cawagub tersebut. Kedua partai tersebut adalah partai yang paling banyak mendapatkan kursi di legislatif dan kemungkinan besarnya akan mengajukan kader dari masing-masing partai. Kedua partai tersebut juga terus intens berkomunikasi terkait Pilgub Jatim 2024.

PDIP juga sempat mengusung beberapa nama untuk menjadi calon gubernur Jawa Timur seperti Menteri Sosial Tri Rismaharini maupun Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas. Di sisi lain, PKB juga mengusulkan nama lainnya sebagai calon gubernur Jawa Timur yaitu mantan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama.

Sementara, Wakil Ketua PKB Jazilul Fawaid mengatakan, pihaknya masih mencari sosok yang lebih kuat dari bakal calon gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, untuk diusung di Pilkada Jatim 2024. Namun demikian, sampai saat ini PKB masih belum mengusung siapapun di Jatim.

"Kami masih cek, ada nama kiai Marzuki. Masih pada tahap menjajaki kemungkinan pasangan. Belum ada kesimpulan akhir. Kita juga memang harus mencari figur yang lebih kuat dari yang ada (Khofifah)," tegasnya.

Adapun sebenarnya, PKB juga sempat terbuka untuk mengusung nama Marzuki Mustamar dan Tri Rismaharini (Risma) untuk maju menjadi lawan tanding pasangan Khofifah dan Emil di Pilkada Jatim 2024.

Menyikapi nama Risma dan Marzuki, Pengamat Politik asal Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim Abdussalam saat dikonfirmasi selalu.id menyebut, bahwa dalam pemilu langsung jumlah dukungan partai tidak menjadi satu satunya penentu, masih banyak variabel lain yang bisa menjadi pengaruh.

"PKB dan PDIP masih mungkin untuk bisa menghadirkan lawan tangguh untuk pasangan Khofifah-Emil dengan catatan bisa memilih pasangan yang pas. Yakni dengan menghadirkan Risma dan Marzuki sebagai lawan dari pasangan Khofifah dan Emil," terangnya.

"Menurut saya karena lawan ini incumbent yang kuat maka harus disegerakan siapa yang bakal diusung agar punya waktu utk sosialisasi kepada voters," tandas Surokim.

Baca Juga: Pemprov Jatim Terapkan Pengawasan Berlapis untuk Penyaluran Hibah

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.