Senin, 02 Feb 2026 06:57 WIB

Khofifah-Emil Dinilai Kuat, Pengamat: Hanya Risma-Marzuki Tandingannya

Khofifah vs Risma
Khofifah vs Risma

selalu.id - Pasangan Khofifah dan Emil Dardak disinyalir menjadi semakin kuat di Jawa Timur. Pasalnya, Partai yang mendukung pasangan itu bertambah. Seperti diketahui, pada Kamis (18/72024) lalu, PKS resmi mendukung Khofifah dan Emil untuk maju di Pilgub 2024 mendatang. Khofifah-Emil kini telah mengantongi 7 rekomendasi partai politik dan satu dukungan partai politik non parlemen di Jawa Timur.

Pengumuman tersebut bersamaan dengan penyerahan surat keputusan partai mengenai bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur di gedung DPP PKS, Jakarta Selatan. Pengusungan nama Khofifah dan Emil oleh PKS berdasarkan kinerja mereka yang menurut PKS sudah terbukti adanya.

Sebelum PKS, PPP juga mengumumkan dukungannya kepada pasangan Khofifah dan Emil. Pernyataan tersebut dilakukan oleh Sekretaris Jenderal PPP Arwani Thomafi di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP di Menteng, Jakarta Pusat pada Jumat (12/7/2024) lalu.

"Untuk pemilihan kepala daerah atau Pilkada Jawa Timur, kami mengusung Bu Khofifah Indar Parawansa dan Mas Emil," kata Sekjen PPP Arwani Thomafi seperti dikutip, Selasa (23/7/2024).

Koalisi yang dibangun untuk mendukung pasangan Khofifah dan Emil dapat dikatakan sebagai koalisi gemuk. Hal ini dikarenakan keduanya telah mendapatkan banyak suara dari sejumlah partai politik yang ada. Beberapa partai politik yang sudah mendukung Khofifah dan Emil diantaranya adalah Partai Gerindra, Demokrat, PAN, Golkar, PSI, Perindo dan PPP.

Atas dukungan koalisi gemuknya tersebut, Khofifah berterima kasih dan menyampaikan bahwa ia siap menjalankan mandat masyarakat Jawa Timur apabila terpilih. "Mudah-mudahan semuanya diberikan kekuatan dan keberseiringan kami untuk mendapatkan mandat dari masyarakat Jawa Timur, berseiring rida dan barakah Allah SWT," kata Khofifah.

Sejauh ini hanya PDIP dan PKB yang bukan menjadi pendukung paslon cagub dan cawagub tersebut. Kedua partai tersebut adalah partai yang paling banyak mendapatkan kursi di legislatif dan kemungkinan besarnya akan mengajukan kader dari masing-masing partai. Kedua partai tersebut juga terus intens berkomunikasi terkait Pilgub Jatim 2024.

PDIP juga sempat mengusung beberapa nama untuk menjadi calon gubernur Jawa Timur seperti Menteri Sosial Tri Rismaharini maupun Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas. Di sisi lain, PKB juga mengusulkan nama lainnya sebagai calon gubernur Jawa Timur yaitu mantan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama.

Sementara, Wakil Ketua PKB Jazilul Fawaid mengatakan, pihaknya masih mencari sosok yang lebih kuat dari bakal calon gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, untuk diusung di Pilkada Jatim 2024. Namun demikian, sampai saat ini PKB masih belum mengusung siapapun di Jatim.

"Kami masih cek, ada nama kiai Marzuki. Masih pada tahap menjajaki kemungkinan pasangan. Belum ada kesimpulan akhir. Kita juga memang harus mencari figur yang lebih kuat dari yang ada (Khofifah)," tegasnya.

Adapun sebenarnya, PKB juga sempat terbuka untuk mengusung nama Marzuki Mustamar dan Tri Rismaharini (Risma) untuk maju menjadi lawan tanding pasangan Khofifah dan Emil di Pilkada Jatim 2024.

Menyikapi nama Risma dan Marzuki, Pengamat Politik asal Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim Abdussalam saat dikonfirmasi selalu.id menyebut, bahwa dalam pemilu langsung jumlah dukungan partai tidak menjadi satu satunya penentu, masih banyak variabel lain yang bisa menjadi pengaruh.

"PKB dan PDIP masih mungkin untuk bisa menghadirkan lawan tangguh untuk pasangan Khofifah-Emil dengan catatan bisa memilih pasangan yang pas. Yakni dengan menghadirkan Risma dan Marzuki sebagai lawan dari pasangan Khofifah dan Emil," terangnya.

"Menurut saya karena lawan ini incumbent yang kuat maka harus disegerakan siapa yang bakal diusung agar punya waktu utk sosialisasi kepada voters," tandas Surokim.

Baca Juga: Risma Ingatkan Kader PDIP Surabaya Jelang Konfercab: Jangan Ngisin-ngisini

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.