KPK Geledah Rumah Pimpinan DPRD Jatim, Ketua Dewan: Saya Gak Tahu
- Penulis : Ade Resty
- | Senin, 22 Jul 2024 17:20 WIB
selalu.id- Ketua DPRD Jatim Kusnadi menyebut dirinya tidak tahu apa-apa atas penggeledahan KPK di sejumlah rumah pimpinan DPRD Jatim, yang merupakan buntut kasus korupsi dana hibah mantan Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjutak.
“Saya gak tahu,” ujar Kusnadi usai Rapat Paripurna beragendakan Penyampaian Nota Keuangan Gubernur atas Rancangan Perda (Raperda) tentang Perubahan APBD Jatim 2024 di Gedung DPRD Jatim, Senin (22/7/2024).
Kusnadi juga menyampaikan kalau dirinya juga tidak mengetahui tentang namanya dirumorkan sebagai salah satu tersangka. "Dari dulu nama saya Kusnadi. Orangtua saya memberi nama saya Kusnadi," katanya.
"Menyikapi apa yang kau disikapi. Gak tahu saya," tegas Kusnadi.
Diketahui, usai KPK melakukan penggeledahan beberapa minggu lalu. Empat pimpinan DPRD Jawa Timur (Jatim) memimpin langsung Rapat Paripurna, hari ini, Senin.
Keempatnya yakni, Ketua DPRD Jatim Kusnadi, Wakil Ketua DPRD Achmad Iskandar, Anik Maslachah dan Istu Hari Subagio. Sementara Anwar Sadad hingga kini tidak kelihatan batang hidungnya.
Munculnya para pimpinan DPRD Jatim dalam memimpin Rapat Paripurna ini seolah terlihat menepis terkair penetapan tersangka oleh KPK.
Diketahui pula lembaga antirasuah telah menetapkan 21 tersangka kasus dana hibah APBD Jatim. Termasuk empat pimpinan DPRD Jatim.
Rinciannya, empat tersangka sebagai penerima dan 17 lainnya sebagai pemberi. Untuk empat tersangka penerima, tiga orang penyelenggara negara, satu orang ialah staf dari penyelenggara negara.
Lebih lanjut, untuk 17 tersangka pemberi rinciannya yakni 15 orang merupakan pihak swasta dan dua lainnya dari penyelenggara negara.
Kendati demikian, KPK belum merilis nama para tersangka. Lembaga antirasuah tersebut akan mengungkapnya saat rilis penahanan.
Baca Juga: Pengakuan Istri Siri Kusnadi dalam Kasus Korupsi Pokir DPRD Jatim: Dapat Rumah hingga Mobil Mewah
Editor : AdingURL : https://selalu.id/news-7669-kpk-geledah-rumah-pimpinan-dprd-jatim-ketua-dewan-saya-gak-tahu
