Rabu, 22 Jul 2026 20:55 WIB

Budaya Energi Bersih, Kecamatan Dongko Pionir Pengguna REC di Jawa Timur

Kecamatan Dongko di Kabupaten Trenggalek
Kecamatan Dongko di Kabupaten Trenggalek

selalu.id – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menggiatkan sosialisasi ajak pemerintah menggunakan energi bersih melalui pembelian Renewable Energy Certificate. Setelah sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek secara resmi menjadi pemerintah daerah pertama di Jawa Timur, lalu disusul Pemkab Sumenep.

Kini Pemerintah Kecamatan Dongko di Kabupaten Trenggalek menjadi Kecamatan Pertama di Jawa Timur yang menggunakan energi bersih melalui REC. Hal ini ditandai dengan penyerahan sertifikat REC sebanyak 20 unit atau setara dengan 20 Megawatt Hour (MWh), untuk penggunaan pemakaian tenaga listrik di kawasan Kantor Kecamatan & Desa se-Kecamatan Dongko.

Sertifikat REC diserahkan oleh Manager PLN Unit Pelayanan Pelanggan Ponorogo Yehezkiel kepada Camat Dongko, Ariyanti Pujiastutie dan pada rangkaian upacara adat Ngetung Batih dan pemecahan rekor MURI Tari "Turonggo Yakso" dengan 2.500 Penari, di Lapangan Kec. Dongko.

Di sisi lain, Ariyanti Pujiastutie menilai penting penggunaan REC ini dalam upaya mengurangi emisi karbon dan mendukung penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT).

Sosialisasi tersebut, juga dilakukan di Kediri dalam rangka Hari Jadi Bank Indonesia pada Jumat, (5/7) lalu. Agenda tersebut dilakukan sebagai upaya mempererat hubungan dengan pelanggan serta memperkenalkan produk REC kepada Bank Indonesia.

Terkait itu, General Manager PLN UID Jawa Timur, Agus Kuswardoyo mengatakan, sertifikat REC ini adalah bentuk komitmen PLN untuk mendukung pemerintah daerah dalam upaya mereka menggunakan energi terbarukan.

"Hingga saat ini terdapat 55 pelanggan REC yang berasal dari pelanggan industri dan pemerintah daerah dengan total REC yang dikeluarkan hingga 1.141.849 unit," ungkapnya saat dikonfirmasi selalu.id, Kamis (11/7/2024).

PLN berharap langkah ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan menggunakan energi yang lebih bersih. "Melalui sosialisasi yang kian masif, kami berharap akan semakin meningkatkan penggunaan REC untuk pemerintah daerah hingga level terendah maupun stakeholder lainnya," tandas Agus.

Baca Juga: Ketika PLN Seenaknya Sendiri saat Pemadaman Listrik di Surabaya, Dishub Aja Dicuekin

Editor : Ading
Berita Terbaru

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.

DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Desakan itu muncul setelah delapan halte yang telah dipasangi iklan mampu menyumbang PAD sebesar Rp583 juta.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.