Senin, 02 Feb 2026 03:59 WIB

Via Vallen Bagi Pengalaman Lahir Ceasar Anak Pertama di National Hospital

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 09 Jul 2024 15:17 WIB
Via Vallen
Via Vallen

selalu.id - Pasangan selebriti Via Vallen dan Chevra Yolandi ungkap pengalaman kelahiran anak pertama secara Cesar yang lahir di Rumah Sakit National Hospital Surabaya.

Bayi laki-laki dari pasangan Via Vallen dan Chevra Yolandi tersebut lahir dengan berat 3.000 gram dan panjang badan 50 cm.

Uniknya, bayi diberi nama Muhammad Raidan Aghan Radia Al arifin lahir ditanggal unik yakni pada 7 Juli 2024 pukul 07.17 WIB. Via mengaku sengaja melahirkan bayinya ditanggal unik tersebut.

“Jadi namanya sesar itu kan bisa ditentukan iya. Karena kondisinya saya sudah kontraksi terus, akhirnya kalau memang sesar ya sekalian aja tanggalnya bagus ya tanggl 7 Juli. Cuman untuk itu gak disetting tiba tiba pukul 07.17 WIB,” ungkap Via Vallen, saat konferensi pers di National Hospital, Surabaya, Selasa (9/7/2024).

Via Vallen mengungkapan bahwa kehadiran anak pertamanya itu menjadi anugerah yang luar biasa bagi dirinya dan suami serta keluarga besar. Bahkan, ia mengaku langsung jatuh cinta saat pertama kali menggendong malaikat kecilnya itu.

“Pertama gendong bayi yang pasti kaya jatuh cinta pada pandangan pertama. Kan dekat lihat matanya saling melihat jadi gak pingin jauh jauh. Jadinya ingin dibawa ke kamar, pokok sama emaknya lah. Jadi jatuh cinta pada pandangan pertama,” ujarnya.

Sementara suami Via Vallen, Chevra Yolandi juga mengungkapkan rasa bahagianya kelahiran anak pertama mereka. Ia pun menceritakan proses kehamilan penyanyi dangdut itu dia selalu menenami kemana istrinya pergi.

“Sebenarnya via vallen tak bisa sendiri orangnya. Dukungan dan support kita selalu setiap hari. Jadi sebelum anak kita lakukan itu sebenanrnya. Kerena harus bareng, bahkan kalau masak saya juga bantu,” jelasnya.

Usai melahirkan, Chevra ingin istrinya itu sementara tidak langsung aktif ke dunia entertain dulu. Ia meminta untuk fokus ke anaknya terlebih dahulu.

“Untuk itu sih ( gebrakan entertain) kita tunggu baby Adamnya udah bisa ditinggal.  Baby adam habis 3 bulanan, boleh aktivitas untuk entertain boleh dikit dikit lah. Gak usah cor-coran,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Utama National Hospital dr Hendera Hendri Sp.OG mengungkapkan, menyampaikan bahwa alasan operasi caesar harus dilakukan karena kondisi yang tak memungkinkan melahirkan secara normal.

“Proses persalinan dari pasien berjalan lancar tidak ada hambatan atau halangan sama sekali bayinya juga langsung nangis,” ungkapnya.
 
Dokter Spesialis Anak Konselar ASI & Menyusui Health Speaker,  Dr dr Dian Pratamastuti mengungkapkan, malaikat kecil dari Via Vallen dan Chevra kondisinya sangat baik. Lahir dengan normal dan bayinya menggemaskan sekali.

“Lahir langsung menangis. Lahir sehat, organ2 lengkap. Bayi langsung melakukan IMD (Inisiasi Menyusu Dini) dengan baik begitu lahir, dapat meraih puting ibu dan menunjukkan reflex hisap yg baik. Bayi pintar menetek. Kolostrum ibu langsung keluar, bayi mendapatkannya,” jelasnya.

Baca Juga: National Hospital Hadirkan Teknologi ABUS untuk Deteksi Dini Kanker Payudara

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.