Sabtu, 06 Jun 2026 01:06 WIB

KK Diblokir, Warga Surabaya Ngamuk ke Kadis Dispendukcapil

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 02 Jul 2024 14:53 WIB
Indra protes langsung ke Kepala Dispendukcapil Surabaya, Eddy Christijanto.
Indra protes langsung ke Kepala Dispendukcapil Surabaya, Eddy Christijanto.

selalu.id - Salah satu warga Kebraon, Surabaya, Indra Wahyudi, mengamuk karena Kartu Keluarganya (KK) diblokir oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya.

Indra pun protes langsung ke Kepala Dispendukcapil Surabaya, Eddy Christijanto. Ia membeberkan bahwa dirinya termasuk dalam daftar blokir Kartu Keluarga (KK) yang dipublikasikan Dispendukcapil, meskipun ia lahir dan besar di Surabaya tanpa pernah pindah domisili.

"Saya sudah ngomong ke lurah, saya tidak akan mau menuliskan satu tetes pun tinta saya memohon di rumah saya sendiri," ujar Indra dengan nada tinggi di depan Komisi A DPRD Surabaya, Senin (1/7/2024).

Dia juga mempertanyakan proses verifikasi dan pencocokan data hingga dia dinyatakan tidak sesuai domisili dan masuk daftar blokir. Indra menegaskan bahwa ia tidak akan mengajukan permohonan apapun terkait hal ini.

"Sopo sing nyoklit (pencocokan data) lek setan pak sing nyoklit aku gak iso ketemu wonge. Tapi kan menungso (manusia). Apakah dia melakukan konfirmasi? Tidak," tegas Indra.

"Saya minta pertanggung jawaban dan saya tidak akan satu tetes tinta pun meletakkan permohonan," tambah dia.

Sementara itu, Kepala Dispendukcapil Surabaya, Eddy Christijanto, menjelaskan bahwa pihaknya belum melakukan pemblokiran atau penonaktifan data sama sekali.

Kewenangan pemblokiran KK hanya ada di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Eddy menjelaskan bahwa daftar blokir yang dipublikasikan Dispendukcapil Surabaya diperoleh berdasarkan data dari aplikasi cek in yang diverifikasi oleh kelurahan. Dispendukcapil tidak memiliki akses untuk membuka aplikasi tersebut.

"Data itu belum diblokir. Jadi kalau data itu saya kirim ke Kemendagri, terus datanya dinonaktifkan warga yang 97 ribu itu kan yang terdampak," jelas Eddy.

Ia menambahkan bahwa tujuan publikasi daftar tersebut adalah untuk mendapatkan klarifikasi langsung dari warga terkait data yang tidak sesuai.

Baca Juga: Cegah Praktik Nakal, Pemkot Surabaya Perketat Verifikasi Domisili Jelang SPMB

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.