Jumat, 23 Okt 2026 22:36 WIB

KK Diblokir, Warga Surabaya Ngamuk ke Kadis Dispendukcapil

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 02 Jul 2024 14:53 WIB
Indra protes langsung ke Kepala Dispendukcapil Surabaya, Eddy Christijanto.
Indra protes langsung ke Kepala Dispendukcapil Surabaya, Eddy Christijanto.

selalu.id - Salah satu warga Kebraon, Surabaya, Indra Wahyudi, mengamuk karena Kartu Keluarganya (KK) diblokir oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya.

Indra pun protes langsung ke Kepala Dispendukcapil Surabaya, Eddy Christijanto. Ia membeberkan bahwa dirinya termasuk dalam daftar blokir Kartu Keluarga (KK) yang dipublikasikan Dispendukcapil, meskipun ia lahir dan besar di Surabaya tanpa pernah pindah domisili.

"Saya sudah ngomong ke lurah, saya tidak akan mau menuliskan satu tetes pun tinta saya memohon di rumah saya sendiri," ujar Indra dengan nada tinggi di depan Komisi A DPRD Surabaya, Senin (1/7/2024).

Dia juga mempertanyakan proses verifikasi dan pencocokan data hingga dia dinyatakan tidak sesuai domisili dan masuk daftar blokir. Indra menegaskan bahwa ia tidak akan mengajukan permohonan apapun terkait hal ini.

"Sopo sing nyoklit (pencocokan data) lek setan pak sing nyoklit aku gak iso ketemu wonge. Tapi kan menungso (manusia). Apakah dia melakukan konfirmasi? Tidak," tegas Indra.

"Saya minta pertanggung jawaban dan saya tidak akan satu tetes tinta pun meletakkan permohonan," tambah dia.

Sementara itu, Kepala Dispendukcapil Surabaya, Eddy Christijanto, menjelaskan bahwa pihaknya belum melakukan pemblokiran atau penonaktifan data sama sekali.

Kewenangan pemblokiran KK hanya ada di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Eddy menjelaskan bahwa daftar blokir yang dipublikasikan Dispendukcapil Surabaya diperoleh berdasarkan data dari aplikasi cek in yang diverifikasi oleh kelurahan. Dispendukcapil tidak memiliki akses untuk membuka aplikasi tersebut.

"Data itu belum diblokir. Jadi kalau data itu saya kirim ke Kemendagri, terus datanya dinonaktifkan warga yang 97 ribu itu kan yang terdampak," jelas Eddy.

Ia menambahkan bahwa tujuan publikasi daftar tersebut adalah untuk mendapatkan klarifikasi langsung dari warga terkait data yang tidak sesuai.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Editor : Ading
Berita Terbaru

Menelusuri Jejak Pergerakan Dr Soetomo di Nganjuk, Ada Alat Medis hingga Buku Bahasa Asing

Hadirnya koleksi lengkap di Monumen dan Museum Dr. Soetomo ini menjadikannya salah satu destinasi wisata sejarah dan edukasi unggulan di Nganjuk.

Geger, Dua Mayat Ditemukan dalam Sehari di Mojokerto

Dua peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap warga lanjut usia yang tinggal sendiri, agar kejadian tidak terulang kembali.

Angkat Kembali Identitas Daerah, Kawasan Perbatasan Sidoarjo-Surabaya Bakal Ditata Ulang

Lokasi yang menjadi sasaran penataan berada di perbatasan Kelurahan Menanggal, Kecamatan Gayungan, Surabaya, dengan Desa Wadungasri, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

Polda Jatim Gulung 1.212 Tersangka dalam Operasi Sikat Semeru 2026

Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi kejahatan yang paling mendominasi.

Keluh Warga Bratang Gede Surabaya soal Pemotongan Unggas, Baunya Menyengat dan Bising

Warga mengaku terganggu setiap malam akibat suara truk, ayam, hingga mesin yang beroperasi hingga pagi hari. Baunya menyengat dan bikin bising.

Korban Tewas dalam Karhutla Bromo Bertambah, Kini jadi 6 Orang

Gugurnya Suraji menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).