Minggu, 06 Sep 2026 19:03 WIB

Rupiah Anjlok, Pengusaha Harus Tetap Waspada

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 01 Jul 2024 13:33 WIB
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid

selalu.id - Pelemahan nilai tukar rupiah yang mencapai Rp16.400 per dolar AS kian membuat kalangan pelaku usaha dan industri menjadi lebih waspada lagi. Pasalnya, Rupiah saat ini tengah anjlok.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid mengungkapkan, makro ekonomi Indonesia masih berada dalam kondisi yang baik. Kendati demikian, anjloknya mata uang garuda tetap harus diwaspadai.

"Kalau dibilang secara makro ekonomi, kita baik-baik saja. Tapi harus waspada. Waspadanya adalah apapun yang terjadi sekarang di luar, efek itu sangat cepat kepada Indonesia," kata Arsjad, Senin (1/7/2024).

Ia pun menilai, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS disebabkan oleh faktor eksternal. Ia meminta agar masyarakat turut melihat fluktuasi kurs dolar AS dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Thailand.

"Kita jangan membuat keadaan itu menjadi ricuh. Jadi kita lihat dari sisi positifnya. Maka yang paling penting saya katakan pemerintah dan Bank Indonesia menurut saya sudah lebih siap dibandingkan dahulu kala," tegasnya.

Dikatakannya lebih lanjut, pemerintah kini jauh lebih siap dalam menghadapi pelemahan nilai tukar rupiah dibandingkan saat krisis moneter 1998 lalu. Rupiah terus merosot selama beberapa waktu terakhir. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bahkan sempat mendekati Rp17.000.

"Jadi jangan disamakan apa yang terjadi pada 1998 dulu. Kesiapan itu berbeda dengan hari ini," tegasnya.

Baca Juga: KADIN Jatim Dorong 4 Langkah Reformasi Pajak untuk UMKM dan Industri

Editor : Ading
Berita Terbaru

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.

Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

"Penting sekali menguatkan pengurangan sampah atau pengolahan sampah itu dari TPS 3R,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah.

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.