Rabu, 21 Okt 2026 21:49 WIB

Rupiah Anjlok, Pengusaha Harus Tetap Waspada

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 01 Jul 2024 13:33 WIB
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid

selalu.id - Pelemahan nilai tukar rupiah yang mencapai Rp16.400 per dolar AS kian membuat kalangan pelaku usaha dan industri menjadi lebih waspada lagi. Pasalnya, Rupiah saat ini tengah anjlok.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid mengungkapkan, makro ekonomi Indonesia masih berada dalam kondisi yang baik. Kendati demikian, anjloknya mata uang garuda tetap harus diwaspadai.

"Kalau dibilang secara makro ekonomi, kita baik-baik saja. Tapi harus waspada. Waspadanya adalah apapun yang terjadi sekarang di luar, efek itu sangat cepat kepada Indonesia," kata Arsjad, Senin (1/7/2024).

Ia pun menilai, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS disebabkan oleh faktor eksternal. Ia meminta agar masyarakat turut melihat fluktuasi kurs dolar AS dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Thailand.

"Kita jangan membuat keadaan itu menjadi ricuh. Jadi kita lihat dari sisi positifnya. Maka yang paling penting saya katakan pemerintah dan Bank Indonesia menurut saya sudah lebih siap dibandingkan dahulu kala," tegasnya.

Dikatakannya lebih lanjut, pemerintah kini jauh lebih siap dalam menghadapi pelemahan nilai tukar rupiah dibandingkan saat krisis moneter 1998 lalu. Rupiah terus merosot selama beberapa waktu terakhir. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bahkan sempat mendekati Rp17.000.

"Jadi jangan disamakan apa yang terjadi pada 1998 dulu. Kesiapan itu berbeda dengan hari ini," tegasnya.

Baca Juga: DPRD Jatim Sebut UMKM Waktunya Naik Kelas di Tengah Rupiah Melemah

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).