Jumat, 04 Sep 2026 23:16 WIB

Imbas Ketakpastian Ekonomi, 45 Persen Pelaku Usaha Tak Lakukan Ekspansi

Ketua Umum Apindo Shinta W. Kamdani
Ketua Umum Apindo Shinta W. Kamdani

selalu.id - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengungkap bahwa sekitar 45 persen kalangan pelaku usaha memilih untuk tidak melakukan ekspansi saat ini. Hal tersebut menjadi salah satu indikator imbas ketidakpastian ekonomi dari kebanyakan pelaku usaha.

Ketua Umum Apindo Shinta W. Kamdani mengatakan, bahwa data survei tersebut menjadi indikasi enggannya para pengusaha untuk bersikap agresif. Menurutnya, para pengusaha cenderung melihat kondisi terkini, terkait situasi ekonomi global hingga kebijakan ekonomi di masa transisi.

"Kalau kita masukkan dalam survei itu banyak juga produsen manufaktur. Nah itu ekspornya juga menurun lumayan, jadi banyak faktornya, tapi saya cuma memberikan indikasi bahwa mereka yang menyatakan tidak akan (ekspansi)," jelasnya, Kamis (27/6/2024).

"Kita tidak bisa mengatakan faktornya hanya pelemahan rupiah. Permintaan pasar juga menurun signifikan. Ekspor marketnya juga, di dalam negeri daya beli juga menurun," tambahnya.

Sementara itu, pihaknya juga mengapresiasi beberapa langkah pemerintah dimana salah satunya yaitu dengan menerbitkan undang-undang cipta kerja atau Omnibuslaw dalam menggenjot investasi maupun perekonomian secara keseluruhan.

Namun demikian, ia juga menyebut dampak Omnibuslaw baru akan terlihat dalam jangka panjang. Dengan adanya upaya dari pemerintah tersebut, pihaknya juga mendukung secara penuh.

"Kita angkat topi untuk pemerintah membuat Omnibuslaw. Makanya kita dukung dari awal, cuma implementasinya butuh waktu. Makanya kita awalnya yang terlalu tinggi harapannya, mau semuanya diberesin, akhirnya tidak bisa terjadi di lapangan," tutup Shinta yang juga merupakan pendiri Dewan Bisnis Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjutan (IBCSD).

Baca Juga: Bidik Investasi Baru, SIER Promosikan Kawasan Industri kepada 100 Investor Taiwan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Tak cuma soal izin, limbah darah hingga kotoran yang dibuang sembarangan ke saluran air dinilai membahayakan kesehatan warga.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.