Selasa, 21 Jul 2026 20:11 WIB

Imbas Ketakpastian Ekonomi, 45 Persen Pelaku Usaha Tak Lakukan Ekspansi

Ketua Umum Apindo Shinta W. Kamdani
Ketua Umum Apindo Shinta W. Kamdani

selalu.id - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengungkap bahwa sekitar 45 persen kalangan pelaku usaha memilih untuk tidak melakukan ekspansi saat ini. Hal tersebut menjadi salah satu indikator imbas ketidakpastian ekonomi dari kebanyakan pelaku usaha.

Ketua Umum Apindo Shinta W. Kamdani mengatakan, bahwa data survei tersebut menjadi indikasi enggannya para pengusaha untuk bersikap agresif. Menurutnya, para pengusaha cenderung melihat kondisi terkini, terkait situasi ekonomi global hingga kebijakan ekonomi di masa transisi.

"Kalau kita masukkan dalam survei itu banyak juga produsen manufaktur. Nah itu ekspornya juga menurun lumayan, jadi banyak faktornya, tapi saya cuma memberikan indikasi bahwa mereka yang menyatakan tidak akan (ekspansi)," jelasnya, Kamis (27/6/2024).

"Kita tidak bisa mengatakan faktornya hanya pelemahan rupiah. Permintaan pasar juga menurun signifikan. Ekspor marketnya juga, di dalam negeri daya beli juga menurun," tambahnya.

Sementara itu, pihaknya juga mengapresiasi beberapa langkah pemerintah dimana salah satunya yaitu dengan menerbitkan undang-undang cipta kerja atau Omnibuslaw dalam menggenjot investasi maupun perekonomian secara keseluruhan.

Namun demikian, ia juga menyebut dampak Omnibuslaw baru akan terlihat dalam jangka panjang. Dengan adanya upaya dari pemerintah tersebut, pihaknya juga mendukung secara penuh.

"Kita angkat topi untuk pemerintah membuat Omnibuslaw. Makanya kita dukung dari awal, cuma implementasinya butuh waktu. Makanya kita awalnya yang terlalu tinggi harapannya, mau semuanya diberesin, akhirnya tidak bisa terjadi di lapangan," tutup Shinta yang juga merupakan pendiri Dewan Bisnis Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjutan (IBCSD).

Baca Juga: Kinerja SIER Melaju Impresif, Laba Bersih Naik 56 Persen dan Dividen Terus Meningkat

Editor : Ading
Berita Terbaru

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.