Jumat, 05 Jun 2026 01:11 WIB

Begini Sikap DPRD Surabaya Soroti Perjudian Online di Lingkungan ASN

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 26 Jun 2024 15:33 WIB
Foto: Anggota Komisi B DPRD Surabaya Zurotul Mar’ah
Foto: Anggota Komisi B DPRD Surabaya Zurotul Mar’ah

selalu.id- DPRD Surabaya menyoroti fenomena judi online semakin meluas dan juga telah merambah ke berbagai profesi di masyarakat.

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Zurotul Mar’ah menyebut perjudian online ini sudah menyebar di lingkungan pegawai kantoran hingga profesional mandiri, banyak yang tertarik untuk mencoba peruntungan melalui platform-platform judi daring.

Menurutnya terdapat peningkatan signifikan dalam jumlah pemain judi online dari berbagai latar belakang profesi. Penggunaan teknologi digital yang semakin mudah diakses menjadi salah satu faktor utama yang mendukung pertumbuhan ini.

Selain itu, promosi yang agresif dan berbagai jenis permainan menarik juga turut menjadi daya tarik bagi para pengguna.

"Kami melihat peningkatan minat dari berbagai kalangan, mulai dari pegawai negeri, karyawan perusahaan besar hingga pengusaha kecil," ujar Zurotul Mar'ah, Rabu (26/6/2024).

Selain itu, kata dia, fleksibilitas waktu dan kesempatan untuk mendapatkan keuntungan tambahan menjadi alasan utama mengapa orang-orang dari berbagai profesi tertarik untuk bermain.

Karena itu, sebelum menjalar yang lebih luas ke pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN), P3K, dan outsourcing, ungkap Zurotul, perlu adanya pembatasan akses ke situs judi online.

"Salah satu langkah utama yang diambil adalah penerapan sistem pembatasan akses ke situs judi online di seluruh kantor pemerintahan. Kementerian dan lembaga-lembaga terkait bekerja sama dengan penyedia layanan internet untuk memblokir akses ke platform judi online yang umumnya diakses oleh pegawai," ungkapnya.

Langkah-langkah ini dengan harapan bahwa upaya ini dapat menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan mendukung produktivitas pegawai negeri.

Lebih lanjut Zurotul, meminta ke pemerintah juga aktif melakukan sosialisasi dan edukasi tentang bahaya judi online kepada pegawai.

Misalnya, melalukan pelatihan dan workshop diadakan secara berkala untuk meningkatkan kesadaran akan risiko yang terkait dengan perjudian online dan bagaimana cara mengatasi kecanduan tersebut.

"Kami menganggap penting untuk melindungi integritas dan moralitas di kalangan pegawai negeri. Kebijakan baru ini bukan hanya tentang mematuhi hukum, tetapi juga untuk memastikan bahwa setiap pegawai dapat memberikan pelayanan publik dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme," pungkasnya.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.