Sabtu, 05 Sep 2026 05:18 WIB

DPRD Soroti Banyaknya Laporan Dugaan Korupsi di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 14 Jun 2024 17:01 WIB
Gedung DPRD Surabaya
Gedung DPRD Surabaya

selalu.id - DPRD menyoroti banyaknya pengaduan dugaan korupsi di Surabaya pada 2020-2024. Surabaya tercatat memiliki jumlah pengaduan soal korupsi tertinggi se-Jawa timur.

Berdasar data Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sebanyak 343 laporan dilakukan di wilayah Surabaya.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Menyoroti itu, Anggota Komisi A DPRD Surabaya bidang hukum dan pemerintahan, Imam Syafi'i menilai jumlah pengaduan tersebut wajar. Sebab, Kota Surabaya menjadi ibu kota provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Jatim.

Imam menyampaikan, kondisi tersebut juga mencerminkan bahwa masyarakat telah memiliki keberanian untuk melaporkan temuan-temuan yang berpotensi terjadinya korupsi.

"Tapi saya mau lihat dari sisi apresiasi kepada masyarakat yang sudah mengadu ke KPK. Masyarakat memang harus berani mengadukan dugaan adanya korupsi di kota Surabaya," kata Imam, Jumat (14/6/2024).

Ia pun juga mendukung pihak KPK untuk menindaklanjuti aduan masyarakat tersebut.

"Karena bisa saja ini juga sekaligus di KPK menyampaikan, laporan-laporan itu dimana saja. Di lembaga apa saja, karena di KPK ini kan bisa aja terkait dengan Pemkot Surabaya atau kinerja Provinsi Jatim yang kantornya atau instansinya banyak di Surabaya. Atau instansi dari pusat yang punya perwakilan di surabaya. Karena itu dibuka saja," ujarnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Lebih lanjut Imam menyampaikan bahwa Kota Surabaya telah menerima penghargaan dari KPK dengan penilaian menggunakan indikator monitoring center for prevention (MCP) tinggi diangka 97 persen.

"Ini terkait dengan kinerja Pemkot Surabaya. Kenapa, karena Surabaya kan bebrapa waktu lalu mendapat penghargaan sebagai pemda dengan nilai tertinggi untuk pencegahan korupsi. Yaitu, MCP tinggi nilainya 97," tutur Politisi NasDem tersebut.

Menurutnya bila ternyata yang diadukan itu justru kinerja Pemkot Surabaya kondisi itu menjadi ironis. Apalagi setelah mendapat penghargaan dari KPK.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

"Karena baru-baru ini dapat penghargaan sebagai pemda yang tingkat pencegahan korupsinya paling baik, tertinggi di Jatim, tapi sekarang kok pengaduannya paling banyak," ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa KPK harus menindaklanjuti semuanya dengan tetap menyampaikan hasil dari investigasi.

"Dan mungkin kalau sampai tahap penyidikan disampaikan ke warga Surabaya," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.