Selasa, 03 Feb 2026 10:19 WIB

PKB dan PDIP Berkoalisi Kalahkan Khofifah, Begini Tanggapan Pengamat

Foto: Khofifah
Foto: Khofifah

selalu.id - Diketahui, untuk bisa maju, pasangan calon di Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2024 harus memperoleh dukungan dari 20 persen suara DPRD atau minimal 24 kursi dari total 120 kursi DPRD Jatim sesuai hasil Pileg 2024.

Satu-satunya partai yang bisa mengusung pasangannya sendiri yaitu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dimana PKB saat ini memperoleh 27 kursi atau 22,25 persen suara DPRD. Dengan begitu, tidak ada partai lain yang bisa mengusung pasangannya sendiri.

Berdasarkan hasil survei, elektabilitas KH. Marzuki Mustamar cukup tinggi dan dianggap mampu bersaing dengan petahana, Khofifah Indar Parawansa. PKB sendiri juga mempertimbangkan Ida Fauziyah sebagai calon alternatif.

Sementara itu, dukungan untuk Ida Fauziyah datang dari kelompok Fatayat NU, yang merupakan kelompok muda perempuan. Sekretaris DPW PKB Jatim, Anik Maslacha, menyatakan beberapa partai telah siap berkoalisi dengan PKB, termasuk PKS, Nasdem, dan Partai Ummat.

"Jika dilihat dari hasil survei, elektabilitas kiai Marzuki Mustamar cukup bagus dan mampu bersaing dengan Ibu Khofifah. PKB juga memiliki alternatif calon lain, yakni Ida Fauziah. Namun semua masih dalam tahap pendalaman," terangnya.

Anik Maslacha juga menyebut bahwa PDIP juga menunjukkan potensi dan memberikan 'sinyal' positif untuk berkoalisi, meskipun sampai saat ini pihak PDIP sendiri masih belum ada kepastian.

Sementara itu, menurut Pengamat Politik Tanah Air, Surokim mengungkapkan sepertinya, jika PKB bakal bangun poros sendiri, ini tentunya akan sulit, begitu pula dengan PDIP.

"Kalau mau menandingi khofifah, mau gak mau ya harus berkoalisi antara PKB dengan PDIP (Koalisi Merah Hijau)," cetusnya saat dikonfirmasi selalu.id, Selasa (11/6/2024) petang.

"Saya kira, pilihan yang lebih realistis harus berkoalisi (PKB dengan PDIP), karena yang dilawan ini petahana yang kuat dalam dunia politik Jatim," terangnya.

Semisal koalisi ini pun terbentuk, lanjut Surokim mengatakan, artinya PKB harus merelakan ketika posisi Calon Gubernur harus diberikan kepada Risma dan Calon Wakil Gubernur harus ditempati oleh KH. Marzuki Mustamar.

"Dengan begitu, ini tentunya menjadi kompetitif yang imbang antara Khofifah-Emil dan Risma-Marzuki," tandasnya.

Namun demikian, Surokim menyebut ketika koalisi Merah Hijau jadi dibentuk, tentu ini akan menjadi persaingan yang sangat sengit di putaran Pilgub Jatim 2024 ini. "Jika ini terjadi, maka pilgub di Jatim ini akan lebih menarik," tutupnya.

Hingga saat ini, PKB masih belum menentukan siapa yang akan diusung di Pilgub Jatim 2024. Sebelumnya, Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar juga sempat mengungkap, dirinya sengaja tak mengumumkan terlebih dahulu siapa pasangan cagub dan cawagub yang bakal diusung oleh partainya tersebut.

Baca Juga: Gus Halim Kembali Pimpin PKB Jatim untuk Kali Keempat, Didukung Kader Muda

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.