Kamis, 03 Sep 2026 15:38 WIB

Dua Pemimpin Perempuan Bersaing, Pilgub Jatim 2024 Bakal Seru

Foto: Khofifah vs Risma
Foto: Khofifah vs Risma

selalu.id - Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur periode tahun 2024-2029 yang akan diselenggarakan serentak pada 27 November 2024 mendatang, kian makin 'memanas'. Khususnya di Provinsi dan Kabupaten/Kota yang ada seluruh di Jatim. Menariknya jika ini terjadi, akan ada dua sosok pemimpin perempuan yang akan bersaing dalam Pilgub Jatim 2024 tersebut.

Pasalnya, Khofifah Indar Parawansa yang sudah kembali mencalonkan diri sebagai petahana dalam Pilgub Jatim 2024. Selain Khofifah, nama Tri Rismaharini juga mencuat kuat di Jawa Timur. Mantan Walikota Surabaya itu juga cukup potensial untuk diusung menjadi calon Gubernur Jatim.

Seperti diketahui, keberhasilan Risma dalam menata Kota Surabaya sudah terbukti nyata. Meski begitu, kedua kandidat calon gubernur Jatim tersebut sama-sama pernah menjabat sebagai Menteri Sosial. Pemandangan ini sontak membuat kalangan elit politik dan pengamat politik, serta sejumlah partai politik (parpol) berebut dukungan terhadap kedua kandidat tersebut.

Diantaranya yakni PDI Perjuangan yang tengah memberi sinyal bekerja sama dengan PKB untuk melawan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak di Pilgub Jawa Timur 2024. "Jangan-jangan kita bisa bersama, sama PKB di Jawa Timur, betul," cetus Ketua DPP PDI Perjuangan Eriko Sotarduga, Senin (10/6/2024).

Eriko sendiri mengakui, bahwa saat ini PDIP memiliki banyak kader yang bisa diusung dalam Pilkada Jatim 2024, diantaranya yaitu Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Adapun selain Pramono Anung yakni Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah juga bisa menjadi calon Gubernur Jatim.

Sementara itu, Fuad Benardi Ketua Banteng Muda Indonesia (organisasi sayap PDIP) yang notabenenya merupakan putra sulung Tri Rismaharini saat dikonfirmasi selalu.id juga mengungkapkan, jika Risma masih menunggu arahan dari Ibu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri.

"Kalau saya pribadi sih melihat sosok Bu Risma baik di Jakarta maupun Jawa Timur, sama-sama diminati masyarakat untuk maju jadi Gubernur. Namun, kembali lagi, semua itu masih menunggu arahan dari Ibu Ketum (Megawati)," ungkap Fuad Benardi, Selasa (11/6/2024).

Ketika disinggung mengenai perhelatan politik antara Ibu dan Anak secara detail, Fuad menyebut bahwa ketika dirinya bersama Risma lebih banyak membahas usaha ketimbang dunia politik. "Kalau beberapa kali diskusi sama Ibu sih lebih banyak membahas kondisi usaha gimana, karena memang yang menjalankan usaha Ibu itu saya, belum pernah membahas politik, terutama Pilkada," tuturnya.

Seperti diketahui, nama Risma sendiri muncul di dua wilayah yakni Jakarta dan Jawa Timur. Memang, secara demografis tidak jauh berbeda antara Jakarta dan Jawa Timur. Namun akhir-akhir ini nama Risma mencuat kuat di kalangan masyarakat Jawa Timur, khususnya Surabaya. "Waaahh, keren nih ibuk'e arek-arek Suroboyo balik lagi," cetus Indah (45) warga Tambaksari Surabaya.

Meskipun demikian, sampai saat ini PDIP masih belum memutuskan untuk mendukung siapa di Pilkada Jatim 2024 mendatang. Sementara, Koalisi Indonesia Maju (KIM) sudah memutuskan mendukung pasangan Khofifah Indar Parawansa - Emil Dardak.

Baca Juga: Demi Dongkrak Daya Beli, Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp32,16 Miliar di Ngawi 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.