Senin, 02 Feb 2026 05:23 WIB

Dua Pemimpin Perempuan Bersaing, Pilgub Jatim 2024 Bakal Seru

Foto: Khofifah vs Risma
Foto: Khofifah vs Risma

selalu.id - Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur periode tahun 2024-2029 yang akan diselenggarakan serentak pada 27 November 2024 mendatang, kian makin 'memanas'. Khususnya di Provinsi dan Kabupaten/Kota yang ada seluruh di Jatim. Menariknya jika ini terjadi, akan ada dua sosok pemimpin perempuan yang akan bersaing dalam Pilgub Jatim 2024 tersebut.

Pasalnya, Khofifah Indar Parawansa yang sudah kembali mencalonkan diri sebagai petahana dalam Pilgub Jatim 2024. Selain Khofifah, nama Tri Rismaharini juga mencuat kuat di Jawa Timur. Mantan Walikota Surabaya itu juga cukup potensial untuk diusung menjadi calon Gubernur Jatim.

Seperti diketahui, keberhasilan Risma dalam menata Kota Surabaya sudah terbukti nyata. Meski begitu, kedua kandidat calon gubernur Jatim tersebut sama-sama pernah menjabat sebagai Menteri Sosial. Pemandangan ini sontak membuat kalangan elit politik dan pengamat politik, serta sejumlah partai politik (parpol) berebut dukungan terhadap kedua kandidat tersebut.

Diantaranya yakni PDI Perjuangan yang tengah memberi sinyal bekerja sama dengan PKB untuk melawan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak di Pilgub Jawa Timur 2024. "Jangan-jangan kita bisa bersama, sama PKB di Jawa Timur, betul," cetus Ketua DPP PDI Perjuangan Eriko Sotarduga, Senin (10/6/2024).

Eriko sendiri mengakui, bahwa saat ini PDIP memiliki banyak kader yang bisa diusung dalam Pilkada Jatim 2024, diantaranya yaitu Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Adapun selain Pramono Anung yakni Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah juga bisa menjadi calon Gubernur Jatim.

Sementara itu, Fuad Benardi Ketua Banteng Muda Indonesia (organisasi sayap PDIP) yang notabenenya merupakan putra sulung Tri Rismaharini saat dikonfirmasi selalu.id juga mengungkapkan, jika Risma masih menunggu arahan dari Ibu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri.

"Kalau saya pribadi sih melihat sosok Bu Risma baik di Jakarta maupun Jawa Timur, sama-sama diminati masyarakat untuk maju jadi Gubernur. Namun, kembali lagi, semua itu masih menunggu arahan dari Ibu Ketum (Megawati)," ungkap Fuad Benardi, Selasa (11/6/2024).

Ketika disinggung mengenai perhelatan politik antara Ibu dan Anak secara detail, Fuad menyebut bahwa ketika dirinya bersama Risma lebih banyak membahas usaha ketimbang dunia politik. "Kalau beberapa kali diskusi sama Ibu sih lebih banyak membahas kondisi usaha gimana, karena memang yang menjalankan usaha Ibu itu saya, belum pernah membahas politik, terutama Pilkada," tuturnya.

Seperti diketahui, nama Risma sendiri muncul di dua wilayah yakni Jakarta dan Jawa Timur. Memang, secara demografis tidak jauh berbeda antara Jakarta dan Jawa Timur. Namun akhir-akhir ini nama Risma mencuat kuat di kalangan masyarakat Jawa Timur, khususnya Surabaya. "Waaahh, keren nih ibuk'e arek-arek Suroboyo balik lagi," cetus Indah (45) warga Tambaksari Surabaya.

Meskipun demikian, sampai saat ini PDIP masih belum memutuskan untuk mendukung siapa di Pilkada Jatim 2024 mendatang. Sementara, Koalisi Indonesia Maju (KIM) sudah memutuskan mendukung pasangan Khofifah Indar Parawansa - Emil Dardak.

Baca Juga: Mensos Targetkan Tambah 100 Sekolah Rakyat Permanen Setiap Tahun

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.