Selasa, 21 Jul 2026 10:25 WIB

Puan Maharani Tekankan Pentingnya Dukungan IPTEK dalam Persoalan Krisis Air

Puan Maharani saat di acara Forum Air Dunia di Bali
Puan Maharani saat di acara Forum Air Dunia di Bali

selalu.id - Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani menilai agenda Pertemuan Parlemen dalam rangka Forum Air Dunia ke-10 Tahun 2024 (Parliamentary Meeting on the Occasion of the 10th World Water Forum 2024) ini berpotensi sebagai ruang berbagi wawasan antarparlemen dari berbagai negara untuk menekan dampak dari isu krisis air yang kini terjadi di berbagai belahan dunia.

Menggaungkan tema ‘Memobilisasi Aksi Parlemen Mengenai Air untuk Kesejahteraan Bersama’, dirinya berharap isu krisis air yang dibahas bersama dalam Forum Air Dunia ke-10 ini bisa memperkuat komitmen politik negara, termasuk di antaranya parlemen. Upaya ini krusial agar poin ke-6 dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) yang dicanangkan oleh PBB berupa ‘Air Bersih dan Sanitasi Layak’ terwujud nyata.

Baca Juga: Krisis Air Bersih, Warga Kunjorowesi Mojokerto Bergantung Sisa Air Hujan

"Pertemuan ini merupakan kesempatan berharga bagi parlemen untuk memperkuat komitmen, dan menghasilkan langkah konkrret bagi pemenuhan mendasar manusia," ucap Puan membuka agenda Pertemuan Parlemen dalam rangka Forum Air Dunia ke-10 Tahun 2024 di Nusa Dua, Bali, Senin (20/5/2024).

Tidak hanya parlemen, Perempuan Pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu menilai perlunya mempertimbangkan aspek ilmu pengetahuan terkait untuk menyelesaikan isu krisis air ini melalui diplomasi air. Ia menekankan bahwa peran ilmu pengetahuan sangat krusial demi menciptakan solusi yang sangkil dan mangkus melalui inovasi pengelolaan sumber daya air dan teknologi terpadu.

Baca Juga: Arus Balik Lebaran di Bandara Juanda Mulai Meningkat, Jakarta-Bali Jadi Rute Favorit

Tanpa mempertimbangkan aspek ilmu pengetahuan dan teknologi, isu krisis air ini hanya akan seperti ‘berjalan di tempat’. Ia pun menyakini masyarakat internasional, salah satunya parlemen, bisa berperan sebagai 'jembatan' dalam konteks alih teknologi dan transfer ilmu pengetahuan agar aksesibilitas air layak dan bersih bisa dirasakan oleh masyarakat dunia, termasuk Indonesia.

"Dinamika perkembangan di abad 21 menuntut adanya diplomasi yang lebih inklusif termasuk dengan partisipasi parlemen yang lebih aktif dalam mencari berbagai solusi persoalan global, termasuk guna mengatasi kelangkaan air," jelas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

Baca Juga: Bencana Banjir dan Longsor Bali, Polri Kerahkan Personel Bantu Evakuasi

Oleh karena itu, dirinya berharap dengan menguatnya aspek ilmu pengetahuan dan teknologi sekaligus keterlibatan parlemen secara aktif, air tidak menjadi sumber bencana akan tetapi menjadi sebuah sumber anugerah dari Tuhan yang mengantarkan dunia kepada kemakmuran dan kesejahteraan untuk seluruh umat manusia.

"Kita harus memastikan agar pasokan air bersih bisa diakses dengan biaya terjangkau oleh semua rakyat tanpa terkecuali. Parlemen pun harus jadi motor penggerak perubahan untuk menyediakan air bersih bagi rakyat yang kita wakili," tegas Puan.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.