Kamis, 04 Jun 2026 12:41 WIB

Puan Maharani Tekankan Pentingnya Dukungan IPTEK dalam Persoalan Krisis Air

Puan Maharani saat di acara Forum Air Dunia di Bali
Puan Maharani saat di acara Forum Air Dunia di Bali

selalu.id - Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani menilai agenda Pertemuan Parlemen dalam rangka Forum Air Dunia ke-10 Tahun 2024 (Parliamentary Meeting on the Occasion of the 10th World Water Forum 2024) ini berpotensi sebagai ruang berbagi wawasan antarparlemen dari berbagai negara untuk menekan dampak dari isu krisis air yang kini terjadi di berbagai belahan dunia.

Menggaungkan tema ‘Memobilisasi Aksi Parlemen Mengenai Air untuk Kesejahteraan Bersama’, dirinya berharap isu krisis air yang dibahas bersama dalam Forum Air Dunia ke-10 ini bisa memperkuat komitmen politik negara, termasuk di antaranya parlemen. Upaya ini krusial agar poin ke-6 dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) yang dicanangkan oleh PBB berupa ‘Air Bersih dan Sanitasi Layak’ terwujud nyata.

Baca Juga: Arus Balik Lebaran di Bandara Juanda Mulai Meningkat, Jakarta-Bali Jadi Rute Favorit

"Pertemuan ini merupakan kesempatan berharga bagi parlemen untuk memperkuat komitmen, dan menghasilkan langkah konkrret bagi pemenuhan mendasar manusia," ucap Puan membuka agenda Pertemuan Parlemen dalam rangka Forum Air Dunia ke-10 Tahun 2024 di Nusa Dua, Bali, Senin (20/5/2024).

Tidak hanya parlemen, Perempuan Pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu menilai perlunya mempertimbangkan aspek ilmu pengetahuan terkait untuk menyelesaikan isu krisis air ini melalui diplomasi air. Ia menekankan bahwa peran ilmu pengetahuan sangat krusial demi menciptakan solusi yang sangkil dan mangkus melalui inovasi pengelolaan sumber daya air dan teknologi terpadu.

Baca Juga: Bencana Banjir dan Longsor Bali, Polri Kerahkan Personel Bantu Evakuasi

Tanpa mempertimbangkan aspek ilmu pengetahuan dan teknologi, isu krisis air ini hanya akan seperti ‘berjalan di tempat’. Ia pun menyakini masyarakat internasional, salah satunya parlemen, bisa berperan sebagai 'jembatan' dalam konteks alih teknologi dan transfer ilmu pengetahuan agar aksesibilitas air layak dan bersih bisa dirasakan oleh masyarakat dunia, termasuk Indonesia.

"Dinamika perkembangan di abad 21 menuntut adanya diplomasi yang lebih inklusif termasuk dengan partisipasi parlemen yang lebih aktif dalam mencari berbagai solusi persoalan global, termasuk guna mengatasi kelangkaan air," jelas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

Baca Juga: Penuhi Kebutuhan Air Warga Kawasan Bromo, SIER Bangun Pipanisasi di Desa Tosari

Oleh karena itu, dirinya berharap dengan menguatnya aspek ilmu pengetahuan dan teknologi sekaligus keterlibatan parlemen secara aktif, air tidak menjadi sumber bencana akan tetapi menjadi sebuah sumber anugerah dari Tuhan yang mengantarkan dunia kepada kemakmuran dan kesejahteraan untuk seluruh umat manusia.

"Kita harus memastikan agar pasokan air bersih bisa diakses dengan biaya terjangkau oleh semua rakyat tanpa terkecuali. Parlemen pun harus jadi motor penggerak perubahan untuk menyediakan air bersih bagi rakyat yang kita wakili," tegas Puan.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.