Jumat, 05 Jun 2026 23:52 WIB

Penuhi Kebutuhan Air Warga Kawasan Bromo, SIER Bangun Pipanisasi di Desa Tosari

Proses serah terima pipanisasi di di Desa Tosari, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.
Proses serah terima pipanisasi di di Desa Tosari, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.

selalu.id - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan menyalurkan bantuan pipanisasi sepanjang 1,7 kilometer di Desa Tosari, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT SIER, Jefri Ikhwan Maarif menuturkan, bantuan ini diberikan merupakan respons terhadap kebutuhan mendesak warga Tosari akan akses air bersih, baik untuk keperluan sehari-hari maupun pertanian.

Baca Juga: Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

“Pipanisasi ini menyasar Dusun Wonomerto, sebuah dataran tinggi di kawasan Gunung Bromo yang dikenal dengan hasil pertanian hortikultura seperti kentang, wortel, kubis, daun bawang, dan berbagai tanaman lainnya,” kata Jefri, saat dikonfirmasi, Selasa (22/7/2025).

Menurut dia, Desa Tosari memiliki lahan yang sangat subur dan mengandalkan sistem tanam terasering mengikuti kontur perbukitan. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat mengalami kendala serius akibat rusaknya jaringan pipa air dari sumber utama.

"Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kontribusi kami dalam mendukung ketahanan air bersih bagi masyarakat. Tidak hanya untuk kebutuhan domestik, tetapi juga untuk menjamin keberlanjutan hasil pertanian warga," katanya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Kepala Departemen TJSL dan Keberlanjutan PT SIER, Puspita Ernawati menambahkan, proyek pipanisasi ini dikoordinasikan oleh komunitas lokal penggiat lingkungan, Baladaun, yang diketuai oleh Kariadi. Komunitas ini aktif mendorong inisiatif pemulihan ekosistem dan pemberdayaan masyarakat desa. Sebelumnya, lokasi ini juga menjadi titik kegiatan Relawan Bakti BUMN Batch VI yang melibatkan PT SIER sebagai PIC bersama Co-PIC PT Danareksa.

“Pipanisasi ini menggunakan pipa HDPE berbagai ukuran serta material penunjang lainnya. Proses pengerjaan dilakukan oleh warga secara gotong royong selama hampir satu bulan, memperkuat semangat kolaborasi antara perusahaan, komunitas, dan masyarakat,” kata Puspita.

Baca Juga: Peringatan Hari Lahir Pancasila di Pasuruan, Persatuan Bangsa Jadi Pesan Utama

Puspita menambahkan bahwa kehadiran akses air yang stabil diharapkan dapat mengurangi kerentanan warga terhadap musim kemarau dan mendukung ketahanan pangan lokal. “Air adalah hak dasar, dan ketika kebutuhan dasar ini terpenuhi, maka potensi desa untuk berkembang akan semakin besar,” ujarnya.

Dengan selesainya pembangunan jaringan pipanisasi ini, masyarakat Dusun Wonomerto kini dapat menikmati aliran air bersih secara berkelanjutan, yang diharapkan akan mendorong kualitas hidup yang lebih baik dan pertanian yang lebih produktif.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

izin yang telah diterbitkan diduga tidak mencantumkan ketentuan jam operasional sebagaimana diatur dalam peraturan daerah.