Sabtu, 05 Sep 2026 23:37 WIB

Berpeluang Diusung PKB Maju Pilgub Jatim 2024, Begini Tanggapan KH Marzuki

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 17 Mei 2024 12:53 WIB
Foto: KH Marzuki Mustamar
Foto: KH Marzuki Mustamar

selalu.id - Mantan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Marzuki Mustamar menanggapi namanya yang berpeluang besar diusung oleh PKB untuk maju Pilgub Jatim 2024.

Bahkan, ia disebut sebagai kuda hitam yang akan menantang calon petahana Khofifah Indar Parawansa. PKB Jawa Timur pun berpeluang besar mengusung KH Marzuki maju Pilgub Jatim pada 27 November mendatang.

Selain itu, munculnya nama KH Marzuki juga mencuat karena hasil survei yang dilakukan Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI) pada simulasi tertutup.

Ada tiga nama yang tertinggi elektabiltasnya maju Pilgub Jatim yakni  Khofifah dengan 49,3 persen. Diikuti Kiai Marzuki dengan 20,5 persen dan Ketua Gerindra Jatim Anwar Saddad di urutan ketiga sebesar 17,7 persen. 

Menanggapi itu, KH Marzuki mengaku belum memiliki niatan untuk maju di kontestasi Pilgub Jatim 2024. Ia menyebut dirinya hanya ingin  fokus mengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad dan mengajar di kampus.

“Kalau kami ya enggak ada (niat maju di Pilgub Jatim),” kata KH Marzuki, kepada awak media, Jumat (17/5/2024).

Meski begitu, KH Marzuki menilai survei tersebut adalah bentuk aspirasi masyarakat Jatim. Ia  tidak memiliki kontrol atas apapun yang terjadi dan mempersilahkan

“Kami enggak memaksa orang (memilihnya dalam survei), kami juga enggak mau melarang orang, kami hidup mati di Jatim,” ucapnya.

Ia juga menegaskan dirinya tidak ingin berkamuflase ataupun menghalangi warga Jatim untuk memberi haknya memilih pemimpin di Pilgub Jatim. “Dari dulu karakter kami memberi kebebasan, monggo mau bersuara apa, punya cita-cita apa, mau punya aspirasi kaya apa itu haknya orang Jatim,” katanya.

Selain itu, KH Marzuk memastikan dirinya tak melakukan intervensi apapun dalam survei tersebut. Sebab bila hal itu tak sesuai dengan hati masyarakat, bakal ada konsekuensi yang akan terjadi.

“Kalau kami main paksa, main perintah, nggak cocok dengan hati, nanti pengajian juga kena portal kemana-mana, musuhe wong akeh (tidak disukai orang banyak),” tambahnya.

Lebih lanjut di sisi lain, KH Marzuki menilai survei semacam itu memang perlu dilakukan. Tujuannya untuk memetakan kondisi politik beserta memprediksi dinamikan yang bakal terjadi. 

“Setidaknya dari situ bisa mengetahui, pemimpin seperti apa yang diinginkan oleh masyarakat. Meskipun jika nantinya, orang atau tokoh yang disebut tidak maju dan turut berkompetisi dalam pemilihan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sekretaris DPW PKB Jatim Anik Maslachah selama ini Kiai Marzuki bukan sosok politikus, tidak pernah berkoar mencalonkan diri, tidak pernah kampanye, dan bahkan lebih fokus membesarkan pesantren.

“23,7 persen Itu angka yang cukup tinggi dan amat sangat cukup untuk bisa memenangi Pilgub Jatim, mengingat rentang waktu yang sangat cukup, so pasti warga NU akan bersatu, karenanya ini peluang besar bagi PKB untuk mengantar beliau, itupun kalau beliaunya berkenan,” Wakil Ketua DPRD Jatim.









Baca Juga: Gus Salam Ungkap Muktamar ke-35 NU Diwarnai Kekerasan Panitia ke Peserta

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.