Kamis, 04 Jun 2026 09:35 WIB

Kisah Pilu Ibu Ecih, Terdaftar tapi Tidak Menerima Bantuan PKH Selama 4 Tahun

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 21 Des 2021 13:28 WIB
Ecih saat menerima bantuan PKH
Ecih saat menerima bantuan PKH

Surabaya (selalu.id) - Suasana haru terjadi saat Ibu Ecih akhirnya menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) setelah 4 tahun terdaftar namun tak kunjung menerima. Ecih terdaftar PKH sejak 2017, namun saldonya tetap kososng hingga tahun 2021 ini.

Tangis haru bercampur bahagia tak dapat dibendung Ecih saat staf Kementerian Sosial memberikan bukti pencairan PKH nya selama 4 tahun yang tak pernah diterimanya.

Baca Juga: Orang Mati Masih Terdaftar PBI JKN: Potret Rapuhnya Validasi Data Kemensos dan Dukcapil

"Terima kasih ya bapak-bapak semuanya, maaf merepotkan dan saya sangat senang sekali akhirnya bisa mencairkan bantuan PKH," kata Ecih di Kantor Desa Cisoka, Tanggerang, Selasa (21/12/2021).

Ecih menerima lebih dari Rp 20 juta bantuan PKH selama 4 tahun tertunda. Ecih mengaku akan mempergunakan uang tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.

Pencairan bantuan Ecih tidak lepas dari monitoring yang dilakukan tim monitoring dan evaluasi terpadu dari Kementerian Sosial RI, yang terdiri dari Inspektorat Jenderal, Direktorat Jaminan Sosial dan Keluarga, Ditjen Penanganan Fakir Miskin, Bareskrim, Kejaksaan Agung, BPKP dan Kemenko PMK. Data Ecih terdeteksi saat digelar Focus Group Discussion (FGD) Monitoring dan Evaluasi (Monev) Bansos di Provinsi Banten, pada Kamis (16/12) lalu.

Terungkap di mana ada KPM PKH di Desa Cisoka, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, muncul satu nama terdaftar di data bayar dari 2017 hingga tahun 2021 atau kurang lebih 4 tahun tetapi Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang dipegang saldonya selalu 0 (nol).

Dari penelusuran, ternyata Ecih memiliki KKS dengan NIK yang berbeda (update e-KTP) dan selama 4 tahun tidak pernah diberikan ke Ecih.

Baca Juga: PMI Surabaya Gelar Bulan Dana, Perkuat Solidaritas hingga Kepedulian Sosial

Upaya penelusuran hari ini dihadiri oleh perwakilan Itjen Kemensos, Bareskrim Polri, Direktorat JSK, Dinas Sosial Tangerang, Polres Tangerang, BRI Kanwil Jakarta 3, BRI unit desa.

Dari hasil penelusuran, pihak BRI langsung memberikan KKS beserta Buku Tabungan kepada ibu Ecih dengan total saldo yang terpendam selama 4 tahun senilai Rp 20.900.000 yang langsung bisa dicairkan.

Dalam hal ini, Kemensos berkomitmen mengawal bantuan sosial (bansos) bagi KPM agar tepat jumlah, tepat waktu dan tepat sasaran sehingga bisa meringankan beban masyarakat.

Baca Juga: Bupati Mojokerto Tegaskan Bansos Harus Tepat Sasaran Sesuai DTSEN

Di berbagai kesempatan, Menteri Sosial Tri Rismaharini menekankan agar para pihak terkait dan pemangku kepentingan (stakeholder) dapat mempermudah dalam proses penyaluran berbagai bansos bagi KPM tersebut.

Mensos Risma juga melakukan pemadanan data di berbagai tempat di seluruh Indonesia agar proses penyaluran bansos bagi KPM bisa disalurkan tepat waktu. Juga, melakukan berbagai inovasi layanan bagi KPM yang jauh di pelosok tanah air dengan mendekatkan layanan bank-bank Himbara terhadap para KPM. (SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.