Senin, 02 Feb 2026 06:55 WIB

Pendaftaran Ditutup, Eri-Armuji Ngotot Daftar Pilwali ke NasDem

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 16 Mei 2024 14:58 WIB
Foto: Eri Cahyadi dan Armuji daftar Pilwali 2024 ke Nasdem
Foto: Eri Cahyadi dan Armuji daftar Pilwali 2024 ke Nasdem

selalu.id - DPD NasDem Surabaya diketahui sudah melakukan penutupan pencalonanan kepala daerah untuk Pilkada serentak sejak 7 Mei 2024 lalu. Namun menariknya, pada hari ini, Kamis (16/5/2024) Eri Cahyadi-Armuji tetap melakukan pendaftaran bakal calon kepala daerah (bacakada) ke DPW Partai NasDem.

Terkait hal itu, Partai NasDem pun tetap menerima pemberkasan calon petahana Wali Kota Surabaya dan Wakil Wali Kota Surabaya itu di Kantor DPW NasDem Jatim.

Usai melakukan pendaftaran, Eri Cahyadi mengatakan dirinya bersama Armuji sangat berkomitmen untuk membangun kota Surabaya secara bersama-sama. Tujuan dia mendaftar sekaligus ingin menggandeng kekuatan dengan tujuan sama untuk kepentingan masyarakat Surabaya.

“Karena itu tadi juga Cak Ji juga sampaikan bahwa kita akan datang kesemuanya (Parpol), meski jumlah kursinya sedikit ataupun banyak tetap ajak bersama. Kalau kita berkenankan akan kita mendaftar,” kata Eri, usai mengantarkan Formulir di Kantor DPW NasDem Jatim, di Jalan Arjuna, Surabaya.

Sebab itu Eri juga berterimakasih kepada pihak partai NasDem Jatim tetap menerima pendaftaranya dirinya bersama Armuji sebagai bacakada untuk Pilwali Surabaya.

“Hari ini maturnuwun bu Jannet (Plt Ketua DPD NasDem Kota Surabaya) dan pak Imam (Ketua Bappilu DPD Partai NasDem Surabaya, Imam Syafi'i) dan semuanya menerima kami di DPW  Jatim untuk kami menyerahkan formulir pendaftaran itu semoga kota berjuang beraama untuk kepentingan umat,” jelasnya.

Sementara Armuji menambahkan bahwa pendaftaran dirinya Eri Cahyadi sudah keempat kalinya, yakni PDIP, PKB, Demokrat, PPP dan NasDem.  Ia menyebut semua partai yang Eri-Armuji untuk mendaftar juga untuk bekerjasama untuk membangun kota dan masyarakat Surabaya sejahtera.

“Mudah mudahan kerjasama tadi yang sudah disampaikan dari Pak Eri bisa berjalan baik sampi nanti pemilihan tanggal 27 November,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Plt Ketua DPD NasDem Kota Surabaya Sri Sajekti Sudjunadi menilai kunjungan Eri-Armuji ini itu menujukkan keniatan mereka untuk membangun Kota Surabaya dalam konteks kegotoroyongan yang tak hanya sekedar slogan.

“Itu sangat kami hargai karena juga setelah mendengar paparan garis besar, kita melakukan memilih figur itu tidak sekedar mengusung, tapi juga mengetahui jalan apa yang akan ditempuh bagi kebaikan kota Surabaya dan warga,” ujarnya.

Kemudian terkait pendaftaran Eri-Armuji pecalonan Pilwali ke partainya, Jannet sapaan akrabnya menyampaikan rekomendasi ini tentu ada mekanisme yang sudah ditentukan oleh setiap partai. Tetapi pihaknya tetap akan mengantarkan semua yang daftar untuk berdiskusi siapa yang akan diusung.

“Kami akan membawa semua yang mendaftar dan mempresentasikan serta mendiskusika itu dengan sesama-sama dengan DPD, DPW, dan DPP,” pungkasnya.

Baca Juga: Gus Halim Kembali Pimpin PKB Jatim untuk Kali Keempat, Didukung Kader Muda

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.