• Loadingselalu.id
  • Loading

Sabtu, 18 Mei 2024 10:39 WIB

Tak Buka Pendaftaran, Golkar Surabaya Hanya Usulkan Dua Nama di Pilwali

Foto: Ketua DPD Golkar Surabaya Arif Fathoni ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar

Foto: Ketua DPD Golkar Surabaya Arif Fathoni ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar

selalu.id - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Surabaya, hanya mengusulkan dua nama untuk bakal calon kepala daerah (bacakada) dalam kontestasi Pilkada Surabaya 2024 mendatang.

Dua nama yang diusulkan ke DPP melalui DPD Golkar Provinsi Jawa Timur (Jatim) tersebut yakni nama Ketua DPD Golkar Surabaya Arif Fathoni ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar dan nama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

"DPD Golkar Surabaya sudah mengusulkan dua nama ke DPP melalui DPD partai Golkar Provinsi Jawa Timur yakni Eri Cahyadi dan Arif Fathoni," kata Toni, Selasa (07/05/2024).

Arif juga mengatakan bahwa dalam usulan nama tersebut tidak dalam konteks sebuah pasangan.
" Jadi yang diminta hanya dua nama kepala daerah," ucapnya.

Ketua Komisi A DPRD Surabaya itu juga menyebut nama lain yang telah diusul oleh Golkar Jatim yakni menantu mantan Gubernur Jawa Timur periode 2009-2019 Soekarwo atau Pakde Karwo adalah Bayu Airlangga. Meski begitu, pihaknya masih meminta petunjuk lebih lanjut dari DPP.

"Jadi, jika hari ini muncul nama lain diluar mas Eri dan saya, dalam hal ini mas Bayu tentu kami akan meminta petunjuk lebih lanjut dari DPP partai Golkar melalui DPD partai Golkar Provinsi Jatim langkah-langkah apa yang harus kami lakukan mengingat kursi kami di DPRD kota Surabaya hanya lima," katanya

Lebih lanjut Toni menerangkan bahwa, berdasarkan usulan dua nama tersebut saat ini telah terbit surat penugasan dari DPP melalui DPD Golkar Provinsi Jatim.

"Inilah juga kenapa kami tidak membuka penjaringan. DPP berkirim surat kepada kami melalui DPD Provinsi Jatim tentang larangan membuka penjaringan. Dan sampai hari ini kita berkomitmen pada surat itu," sambungnya.

Toni juga mengatakan bahwa terkait surat tugas yang sudah diberikan kepada dirinya dan Eri Cahyadi akan dievaluasi oleh DPP.

"DPP Akan mengevaluasi surat tugas yang diberikan kepada Mas Eri dan kepada saya sebagai bakal calon kepala daerah di kota Surabaya sudah dilaksanakan dengan sungguh-sungguh atau tidak, melalui kerja kerja kerakyatan" katanya.

Pihaknya saat ini tengah menunggu arahan lebih lanjut dari dpd partai golkar provinsi. Sehingga pihaknya saat ini lebih memilih melakukan konsolidasi dan memanaskan kembali mesin politik partai golkar.

"Agar ketika rekomendasi itu turun maka kami bisa langsung gas pol memenangkan hati masyarakat kota Surabaya untuk calon yang direkom partai Golkar," pungkasnya.

Baca Juga: Ratusan PPK Dilantik Untuk Pilkada 2024, Begini Pesan Eri Cahyadi

Editor : Ading