Rabu, 22 Mei 2024 02:16 WIB

Positif Narkoba, Petugas Jaring 7 Pengunjung Ibiza Club Surabaya

Foto: Ibiza Club

Foto: Ibiza Club

selalu.id - Petugas Reskoba Polrestabes Surabaya melakukan razia Ibiza Club yang terletak di Simpang Dukuh 38-40 Surabaya. Dari informasi yang dihimpun media ini dari hasil razia petugas mengamankan tujuh orang yang terdiri dari empat laki-laki dan tiga orang perempuan tersebut diduga positif pil Ekstasi, Jumat (04/05/ 2024) lalu.

Adanya informasi tersebut, Kasat Reskoba Polrestabes Surabaya, AKBP Surya Mifta, melalui Humas Polrestabes Surabaya, AKB Haryoko menjelaskan bahwa, dari hasil pemeriksan 7 orang didapati "positif" terindikasi mengkonsumsi narkoba. Ketujuh orang tersebut terdiri dari 4 laki-laki dan 3 orang perempuan.

Kompol Haryoko mengatakan bahwa, jenis narkotika yang dikonsumsi oleh ketujuh orang tersebut masih dalam pemeriksaan lab oleh Satreskoba Polrestabes Surabaya.

"Masih dalam pemeriksaan," kata AKP Haryoko Minggu (05/05/2024).

Terpisah, Kabagobs Polrestabes Surabaya, Wibowo S.I.K, M.H mengungkapkan, bahwa pihaknya dari Polrestabes Surabaya memang secara rutin bakal menggelar razia secara continue.

Dikatakannya, pihaknya juga melaksanakan pengecekan di dua tempat hiburan malam berbeda tersebut, bertujuan untuk menjaga kota Surabaya agar semakin aman dan kondusif.

"Hasilnya beberapa hari lalu itu, kami mengecek minuman yang dijual disana, dan melaksanakan tea urine dan alkohol ditempat," tandasnya saat dijumpai selalu.id di Polerstabes Surabaya, Selasa (7/5/2024).

Meskipun demikian, sampai saat ini, Owner Ibiza Club Surabaya hingga kini masih belum bisa dihubungi selalu.id untuk memberikan statement terkait ke tujuh orang yang terciduk saat razia Jumat (4/5/2024) lalu.

Seperti diketahui, berdasarkan catatan Ibiza Club dalam setahun terakhir ini sudah beberapa kali dilakulan razia, mulai dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya maupun Provinsi Jawa Timur. Salpol PP dan razia gabungan.

Dalam Razia di Ibiza Club sudah banyak korbannya baik pengunjung maupun pengawainya yang terpapar Narkotika mulai dari obat keras, Sabu dan Pil Ekstasi. Harusnya ada langkah kongkrit dari Pemerintah khusunya Pemerintah (Pemkot) Surabaya. Dengan memberikan sangsi berupa admintasi ataupun penyegelan.

Baca Juga: Pernah Dipakai Kampanye, Ambulans Berlogo Demokrat yang Menabrak Motor Disebutkan Milik Relawan

Editor : Ading