Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

Pengamat Sebut Tokoh Ini yang Mumpuni Dampingi Bayu Airlangga di Pilwali Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 04 Mei 2024 09:15 WIB
Foto: Bayu Airlangga
Foto: Bayu Airlangga

selalu.id - Selain Eri Cahyadi-Armuji, ada muncul nama baru yang bakal turut maju dalam kontestasi Pilwali 2024, yakni Ketua Pro Jokowi (Proji) Jatim Bayu Airlangga yang diusung DPD Golkar Jatim sebagai Bakal Calon Wali Kota (Bacawalkot).

Menanggapi itu, sejumlah pengamat politik menyebut beberapa nama yang dirasa mumpuni untuk mendampingi Bayu yang notabene adalah menantu Mantan Gubernur Jatim periode 2009-2019 Soekarwo atau Pakde Karwo.

Nama-nama tersebut dinilai bisa mendongkrak elektabiltas dan menjadi penguat ketika melawan calon petahana Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Salah satu pengamat Politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim Abdusallam mengatakan bahwa secara survei elektabiltas Bayu sangat jauh dengan Eri Cahyadi dalam Pilwali 2024.

Seperti hasil survei ARCI untuk calon wali kota (cawali) secara keseluruhan, elektabilitas Eri Cahyadi di angka 46,2 persen, sedangkan Bayu Airlangga berada dibelakang Armuji dan Reni Astuti, dan hanya mencapai 8,7 persen.

“Memang dibandingkan Eri saat ini ya bisa jadi agak jauh angka elektabilitasnya. Tapi kan pilkada perpasangan. Kita belum tahu pasangan siapa masing-masing,” kata Surokim saat dihubungi selalu.id, Jumat (3/5/2024).

Namun menurutnya, nama Bayu Airlangga bakal kuat jika Eri-Armuji pecah kongsi. Yakni Armuji bisa dipasangkan dengan Bayu Airlangga. Ia menilai keduanya mempunyai kompetetif untuk menyaingi Eri Cahyadi.

“Opsi Armuji-Bayu kuat, menurut saya kalau seandainya yang direkom PDIP itu Armuji-Bayu. Tapi sepertinya arus bawah masih dikehendaki Eri kembali perpasangan dengan Armuji,” ungkapnya.

Selain Armuji, Surokim menyampaikan tokoh yang juga bisa kuat mendampingi Bayu Airlangga yakni di lingkungan Nahdliyin atau Nadhlatul Ulama (NU) yakni Ketua DPC PKB Surabaya Musyafak Rouf.

“Atau dari kalangan Nahdliyin sejauh ini menguat pak Musyafak. Tapi kan Musyafak posisinya perolehan suaranya kan hampir sama dengan Golkar di Surabaya,” jelasnya.

Disedangkan Pengamat Politik dari  Pemuda Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jatim Dian Hijrah Saputra menyebut Bayu Airlangga merupakan politisi muda yang punya pengalaman cukup matang. Menurutnya, menantu Pakde Karwo itu punya kompetesi lengkap dan berasal dari partai yang pengalaman mengusung Capres terpilih.

“Dari sisi jaringan mas Bayu sudah jangan diragukan lagi,” kata Dian.

Meski begitu, Dian menilai dalam pengusungan di Pilwali di Surabaya, Bayu  harus butuh keseriusan dalam melawan petahana Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, sebab suara PDIP cukup kuat di Kota Surabaya.

“Sosok yang dibutuhkan untuk maju Pilwali ya tentunya yang mampu mendongkrak elektabilitas mas Bayu,” tegasnya.

Ia menyebut tokoh yang kuat untuk mendampingi Bayu Airlangga yakni dari insan akademis religus atau tokoh koalisi partai Islam di Surabaya.

“Iya yang jelas siapa pun itu tokoh (partai islam) tersebut bisa membawa pengaruh kongkrit terhadap elektoral pemilih,” sebutnya.

Hal yang berbeda disampaikan pengamat politik Universitas Airlangga (UNAIR) Ali Sahab. Ia mengatakan bahwa Bayu belum cukup terkenal oleh masyarakat. Meskipun dari keluarga politisi atau menantu dari Pakde Karwo.

“Saya kira tidak hanya butuh dukungan moral saja dan coattail effect (efek ekor jas, red) Pakde Karwo tapi harus punya amunisi (uang) yang cukup,” katanya.

“Pilwali kali ini butuh sosok yang muda, inovatif, kreatif supaya Surabaya ada perubahan yang signifikan,” tambahnya.

Ia pun menyebut tokoh yang bisa mendampingi Bayu yakni dari warga Nahdiliyin yakni Musyafak Rouf. Kemudian dari luar partai yakni Azrul Ananda.

“PDIP jelas masih mengusung Eri-Armudji. Kalau NU sosok Musyafak Rouf masih cukup kuat. Sosok potensial lain di luar partai yaitu Azrul Ananda,” pungkasnya.

Baca Juga: Kick Off Mini Soccer Golkar Jatim Digelar Besok, 176 Tim Berebut Piala Bahlil Lahadalia

Editor : Ading
Berita Terbaru

Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Tak cuma soal izin, limbah darah hingga kotoran yang dibuang sembarangan ke saluran air dinilai membahayakan kesehatan warga.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.