Rabu, 22 Mei 2024 03:03 WIB

Menakar Kekuatan Bayu Airlangga di Pilwali Surabaya 2024

Foto: Bayu Airlangga

Foto: Bayu Airlangga

selalu.id - Nama politikus Bayu Airlangga mencuat dan diisukan menjadi kandidat kuat yang mampu bersaing melawan petahana Eri Cahyadi di kontestasi Pilwali Surabaya 2024.

Meski sampai saat ini, belum ada pergerakan nyata dari pihak Bayu yang menunjukkan manuvernya di bursa Pilwali, tetapi isu kehadiran Bayu cukup diwaspadai.

Bayu Airlangga secara personal merupakan putra dari mantan Kepala BPN Jawa Timur Gede Ariyuda. Bayu menikah dengan putri bungsu mantan Gubernur Jawa Timur Soekarwo atau Pakde Karwo yang bernama Kartika Prawitasari.

Setelah menikah dengan anak Soekarwo, Bayu Airlangga langsung terjun ke dunia politik untuk mengikut jejak mertuanya. Ia gabung dengan Partai Demokrat dan duduk sebagai Ketua Muda Mudi Demokrat Jatim. Partai Demokrat membuat dirinya maju pada Pemilu 2019 lalu sebagai calon legislatif untuk DPRD Jawa Timur.

Bayu berjuang di Daerah Pemilihan XI yakni di wilayah kelahiran Soekarwo (Kabupaten Nganjuk, Kota/Kabupaten Madiun). Ia berhasil terpilih sebagai anggota legislatif dengan perolehan 37.501 suara. Bayu Airlangga lalu menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur.

Sejak dirinya mulai terkenal, ia masuk dalam radar partai untuk maju pada Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya. Namun ia lebih memilih berfokus untuk membesarkan Partai Demokrat dan mengabaikan tawaran itu.

Tak lama setelah itu, Bayu ditunjuk sebagai (Plt) Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim yang menggantikan Renville Antonio yang menjadi Bendahara Umum Partai Demokrat. Ia lantas berduet dengan Emil Dardak yang menjadi Plt Ketua DPD Partai Demokrat Jatim yang menggantikan Soekarwo.

Di akhir perjalanan, keduanya bersaing dalam Musda Partai Demokrat Jatim. Akan tetapi, DPP Partai Demokrat menunjuk Emil Dardak sebagai Ketua DPD Partai Demokrat berdasarkan fit and proper test. Hal inilah yang membuat Bayu Airlangga memutuskan mundur dari Partai Demokrat.

Seperti diketahui, Bayu Airlangga yang kini menempati posisi strategis sebagai wakil ketua DPD Golkar Jawa Timur berpeluang jadi pilihan masyarakat Surabaya pada Pemilihan Walikota – Wakil Walikota Surabaya periode tahun 2024-2029.

Selain arek Suroboyo asli, Bayu dianggap bisa memahami kultur dan budaya warga Surabaya. Dia juga pengalaman memenej Pemerintahan ketika dia duduk sebagai anggota Legislatif, DPRD Jawa Timur.

Aan Ainur Rofik, yang merupakan Kader Golkar Jawa Timur menegaskan, koalisi Indonesia maju di tingkat pusat bisa diimplementasikan di kota Surabaya, sehingga ada kesamaan pandangan dalam mengelola Negara.

Surabaya sebagai kota metropolitan memiliki peran penting dalam pintu gerbang kemajuan Indonesia pasca berpindahnya IKN tahun ini. Untuk itu masyarakat Surabaya membutuhkan pemimpin yang memiliki semangat juang dan akselerasi pembangunan dalam mendorong kemajuan kota Surabaya.

"Bayu Airlangga adalah salah satu figur yang tepat untuk memimpin Surabaya. Disamping muda, jejaring pemerintahannya bagus untuk menjadikan Surabaya sebagai pusat jasa dan perdagangan pasca perpindahan IKN," Ungkap Aan.

Dikatakannya, Bayu Airlangga memiliki rekam jejak pemerintahan yang mumpuni selama di parlemen. Apalagi melihat figur dibelakangnya yakni Pak Dhe Karwo, diyakini Bayu akan membawa Surabaya menjadi kota yang lebih maju dimasa mendatang.

Munculnya nama Bayu Airlangga di Pilwali Surabaya, menjadikan masyarakat akan semkin banyak alternatif pilihan calon pemimpin baru. Tinggal masyarakat yang memilih apakah menginginkan Bayu Airlangga, Eri Cahyadi dan Armuji.

"Saya kira Mas Bayu bisa diposisikan dimana saja. Hubungan koalisi Indonesia Maju kota Surabaya relatif solid dalam mengantarkan kemenangan Prabowo – Gibran di Pilpres kemarin," tukas aktivis PMII Surabaya ini.

Baca Juga: PSI Buka Peluang Usung Bayu Airlangga di Pilwali Surabaya 2024

Editor : Ading