Selasa, 03 Feb 2026 20:14 WIB

Menakar Kekuatan Bayu Airlangga di Pilwali Surabaya 2024

Foto: Bayu Airlangga
Foto: Bayu Airlangga

selalu.id - Nama politikus Bayu Airlangga mencuat dan diisukan menjadi kandidat kuat yang mampu bersaing melawan petahana Eri Cahyadi di kontestasi Pilwali Surabaya 2024.

Meski sampai saat ini, belum ada pergerakan nyata dari pihak Bayu yang menunjukkan manuvernya di bursa Pilwali, tetapi isu kehadiran Bayu cukup diwaspadai.

Bayu Airlangga secara personal merupakan putra dari mantan Kepala BPN Jawa Timur Gede Ariyuda. Bayu menikah dengan putri bungsu mantan Gubernur Jawa Timur Soekarwo atau Pakde Karwo yang bernama Kartika Prawitasari.

Setelah menikah dengan anak Soekarwo, Bayu Airlangga langsung terjun ke dunia politik untuk mengikut jejak mertuanya. Ia gabung dengan Partai Demokrat dan duduk sebagai Ketua Muda Mudi Demokrat Jatim. Partai Demokrat membuat dirinya maju pada Pemilu 2019 lalu sebagai calon legislatif untuk DPRD Jawa Timur.

Bayu berjuang di Daerah Pemilihan XI yakni di wilayah kelahiran Soekarwo (Kabupaten Nganjuk, Kota/Kabupaten Madiun). Ia berhasil terpilih sebagai anggota legislatif dengan perolehan 37.501 suara. Bayu Airlangga lalu menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur.

Sejak dirinya mulai terkenal, ia masuk dalam radar partai untuk maju pada Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya. Namun ia lebih memilih berfokus untuk membesarkan Partai Demokrat dan mengabaikan tawaran itu.

Tak lama setelah itu, Bayu ditunjuk sebagai (Plt) Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim yang menggantikan Renville Antonio yang menjadi Bendahara Umum Partai Demokrat. Ia lantas berduet dengan Emil Dardak yang menjadi Plt Ketua DPD Partai Demokrat Jatim yang menggantikan Soekarwo.

Di akhir perjalanan, keduanya bersaing dalam Musda Partai Demokrat Jatim. Akan tetapi, DPP Partai Demokrat menunjuk Emil Dardak sebagai Ketua DPD Partai Demokrat berdasarkan fit and proper test. Hal inilah yang membuat Bayu Airlangga memutuskan mundur dari Partai Demokrat.

Seperti diketahui, Bayu Airlangga yang kini menempati posisi strategis sebagai wakil ketua DPD Golkar Jawa Timur berpeluang jadi pilihan masyarakat Surabaya pada Pemilihan Walikota – Wakil Walikota Surabaya periode tahun 2024-2029.

Selain arek Suroboyo asli, Bayu dianggap bisa memahami kultur dan budaya warga Surabaya. Dia juga pengalaman memenej Pemerintahan ketika dia duduk sebagai anggota Legislatif, DPRD Jawa Timur.

Aan Ainur Rofik, yang merupakan Kader Golkar Jawa Timur menegaskan, koalisi Indonesia maju di tingkat pusat bisa diimplementasikan di kota Surabaya, sehingga ada kesamaan pandangan dalam mengelola Negara.

Surabaya sebagai kota metropolitan memiliki peran penting dalam pintu gerbang kemajuan Indonesia pasca berpindahnya IKN tahun ini. Untuk itu masyarakat Surabaya membutuhkan pemimpin yang memiliki semangat juang dan akselerasi pembangunan dalam mendorong kemajuan kota Surabaya.

"Bayu Airlangga adalah salah satu figur yang tepat untuk memimpin Surabaya. Disamping muda, jejaring pemerintahannya bagus untuk menjadikan Surabaya sebagai pusat jasa dan perdagangan pasca perpindahan IKN," Ungkap Aan.

Dikatakannya, Bayu Airlangga memiliki rekam jejak pemerintahan yang mumpuni selama di parlemen. Apalagi melihat figur dibelakangnya yakni Pak Dhe Karwo, diyakini Bayu akan membawa Surabaya menjadi kota yang lebih maju dimasa mendatang.

Munculnya nama Bayu Airlangga di Pilwali Surabaya, menjadikan masyarakat akan semkin banyak alternatif pilihan calon pemimpin baru. Tinggal masyarakat yang memilih apakah menginginkan Bayu Airlangga, Eri Cahyadi dan Armuji.

"Saya kira Mas Bayu bisa diposisikan dimana saja. Hubungan koalisi Indonesia Maju kota Surabaya relatif solid dalam mengantarkan kemenangan Prabowo – Gibran di Pilpres kemarin," tukas aktivis PMII Surabaya ini.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Tepi Sungai Tak Digunakan untuk Bangunan dan Lahan Parkir

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.