Selasa, 21 Jul 2026 12:34 WIB

Tertempel Stiker, Ini Ciri Bus yang Laik Jalan Selama Libur Natal dan Tahun Baru

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 20 Des 2021 15:17 WIB
Kadishub Irvan Wahyu Drajat
Kadishub Irvan Wahyu Drajat

Surabaya (selalu.id) - Menjelang libur panjang Natal dan tahun baru, Dinas Perhubungan Surabaya melakukan pengecekan armada angkutan umum yang akan beroperasi. Penegcekan dilakukan di dua terminal yakni Purabaya dan Tambak Osowilangun.

"Tentu akan kita cek. Kita pastikan setelah bus keluar dari terminal kita tidak ada kendala dan safe bagi penggunanya," kata Irvan, Minggu (19/12/2021).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Irvan menjelaskan, pengecekan tersebut nantinya akan dilihat dari segi administratif smart card dan kartu pengawasan trayek.

"Agar lebih safety, bus juga harus memenuhi syarat teknis seperti fungsi lampu kendaraan, wiper, kaca, rem, kondisi ban dan masih banyak lainnya. Bahkan, perlengkapan darurat, seperti kotak P3K, apar, dan lain sebagainya juga tak luput dari pengawasan," tambahnya.

Namun, jika armada bus tidak memenuhi persyaratan, ia menegaskan, tidak boleh keluar dari terminal serta tidak boleh mengangkut penunpang dari terminal

"Karena bus akan kami tempeli stiker khusus laik jalan," ujar Irvan.

Irvan menambahkan, dari operasi ini, menjaring sekitar delapan armada bus setiap harinya yang dinyatakan tidak layak jalan.

"Untuk masyarakat agar lebih teliti sebelum naik bus dan melihat stiker kelaikan jalan bus pada kaca sisi depannya," terangnya.

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

Irvan menambahkan, Hingga saat ini tidak ada rencana penambahan armada baru karena dirasa masih cukup untuk melayani penumpang, baik dalam kota maupun keluar kota.

"Sekarang, ada sekitar 1.000 lebih armada yang beroperasi," ujar Irvan.

Meski masih dirasa belum diperlukan penambahan, namun Dishub Surabaya menyiagakan bus pariwisata jika sewaktu-waktu ada lonjakan penumpang pada libur panjang Natal dan Tahun Baru.

Sementara itu, Kepala Terminal Purabaya Imam Hidayat mengatakan, ramp check adalah kegiatan yang rutin dilakukan. Mengingat, situasi masih pandemi Covid 19.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Kondisi terminal jelang nataru sepi belum ada peningkatan. Situasi aman terkendali belum ada lonjakan penumpang," jelasnya,

Jika terjadi pelanggaran saat dilakukan pengecekan, Imam menegaskan, pihaknya akan memberikan tindakan tegas.

"Apabila memakai ban tipis dan ban vulkanisir, kami ambil tindakan berupa pengosongan bus dari penumpang atau surat tilang," tegasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.