Sabtu, 06 Jun 2026 09:32 WIB

Tertempel Stiker, Ini Ciri Bus yang Laik Jalan Selama Libur Natal dan Tahun Baru

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 20 Des 2021 15:17 WIB
Kadishub Irvan Wahyu Drajat
Kadishub Irvan Wahyu Drajat

Surabaya (selalu.id) - Menjelang libur panjang Natal dan tahun baru, Dinas Perhubungan Surabaya melakukan pengecekan armada angkutan umum yang akan beroperasi. Penegcekan dilakukan di dua terminal yakni Purabaya dan Tambak Osowilangun.

"Tentu akan kita cek. Kita pastikan setelah bus keluar dari terminal kita tidak ada kendala dan safe bagi penggunanya," kata Irvan, Minggu (19/12/2021).

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Irvan menjelaskan, pengecekan tersebut nantinya akan dilihat dari segi administratif smart card dan kartu pengawasan trayek.

"Agar lebih safety, bus juga harus memenuhi syarat teknis seperti fungsi lampu kendaraan, wiper, kaca, rem, kondisi ban dan masih banyak lainnya. Bahkan, perlengkapan darurat, seperti kotak P3K, apar, dan lain sebagainya juga tak luput dari pengawasan," tambahnya.

Namun, jika armada bus tidak memenuhi persyaratan, ia menegaskan, tidak boleh keluar dari terminal serta tidak boleh mengangkut penunpang dari terminal

"Karena bus akan kami tempeli stiker khusus laik jalan," ujar Irvan.

Irvan menambahkan, dari operasi ini, menjaring sekitar delapan armada bus setiap harinya yang dinyatakan tidak layak jalan.

"Untuk masyarakat agar lebih teliti sebelum naik bus dan melihat stiker kelaikan jalan bus pada kaca sisi depannya," terangnya.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Irvan menambahkan, Hingga saat ini tidak ada rencana penambahan armada baru karena dirasa masih cukup untuk melayani penumpang, baik dalam kota maupun keluar kota.

"Sekarang, ada sekitar 1.000 lebih armada yang beroperasi," ujar Irvan.

Meski masih dirasa belum diperlukan penambahan, namun Dishub Surabaya menyiagakan bus pariwisata jika sewaktu-waktu ada lonjakan penumpang pada libur panjang Natal dan Tahun Baru.

Sementara itu, Kepala Terminal Purabaya Imam Hidayat mengatakan, ramp check adalah kegiatan yang rutin dilakukan. Mengingat, situasi masih pandemi Covid 19.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

"Kondisi terminal jelang nataru sepi belum ada peningkatan. Situasi aman terkendali belum ada lonjakan penumpang," jelasnya,

Jika terjadi pelanggaran saat dilakukan pengecekan, Imam menegaskan, pihaknya akan memberikan tindakan tegas.

"Apabila memakai ban tipis dan ban vulkanisir, kami ambil tindakan berupa pengosongan bus dari penumpang atau surat tilang," tegasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.