Jumat, 04 Sep 2026 16:07 WIB

Kisah Alip, Difabel yang Selalu Hadir saat Bencana

Alip Budiarto saat berada di daerah bencana
Alip Budiarto saat berada di daerah bencana

selalu.id - "Dimana ada bencana, di situ ada Mas Alip", sebuah ungkapan yang pas untuk menggambarkan dedikasi dan pengabdian dari seorang Tagana bernama Alip Budiarto asal Kota Semarang. Alip Budiarto merupakan difabel tuna daksa yang bergabung menjadi Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Semarang sejak 2017.

"Awalnya saya itu nggak tau apa itu Tagana, terus Tagana itu ngapain aja. Bahkan saya takut juga awalnya. Tapi setelah diajak teman untuk ikut Tagana kemudian saya coba untuk ikut. Setelah itu saya dilatih materi manajemen posko, manajemen dapur umum, dan sebagainya. Dari situ saya baru tahu Tagana", Kata Alip.

Baca Juga: Gotong Royong Holding Kawasan Industri, SIER Himpun dan Salurkan Bantuan Rp423 Juta untuk Korban Gempa NTT

Meskipun kondisi fisiknya penuh keterbatasan, namun ia selalu terjun ke lapangan saat terjadi bencana di daerahnya. Baginya, bisa membantu orang lain yang sedang kesusahan adalah sebuah kebanggaan tersendiri.

"Selama jadi anggota Tagana, saya sudah menangani beberapa bencana di Kota Semarang, terutama banjir dan tanah longsor. Dengan kondisi fisik saya yang terbatas yang bisa saya lakukan adalah membantu di dapur umum seperti mengiris cabai, bawang putih, bawang merah, dan sebagainya", kata Alip.

Baca Juga: Raih Dua Penghargaan Nasional, Surabaya Buktikan Satu Data NIK Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Erwinda, rekan Alip sekaligus Ketua Tagana Kota Semarang mengaku bangga dengan kegesitan Alip saat menangani bencana. Menurutnya Alip sosok yang selalu hadir dan perperan nyata di setiap penanganan bencana, meskipun dengan kondisi fisiknya yang terbatas.

"Tekad, semangat dan pengabdiannya pantas menjadi contoh bagi siapapun. Sebagai Ketua Tagana Kota Semarang saya hormat dan bangga kepada Mas Alip," ujarnya berterus terang.

Baca Juga: Mensos Targetkan Tambah 100 Sekolah Rakyat Permanen Setiap Tahun

Atas dedikasinya yang luar biasa dalam penanganan bencana, pada tahun 2022 Alip mendapatkan apresiasi berupa penghargaan dari Menteri Sosial, Tri Rismaharini.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.