Selasa, 21 Jul 2026 17:01 WIB

Kawasan Industri dan Pemerintah Bersinergi Dorong Kemudahan Investasi di Jatim

  • Penulis : Redaksi
  • | Selasa, 30 Apr 2024 18:48 WIB
Foto: Para pengelola kawasan industri HKI
Foto: Para pengelola kawasan industri HKI

selalu.id - Para pengelola kawasan industri yang tergabung dalam Himpunan Kawasan Industri (HKI) Korwil Jawa Timur, berkumpul bersama dalam rangka menjaga iklim investasi yang sehat dan kondusif di Bumi Majapahit. Berbalut acara halal bihalal, acara ini tidak hanya dihadiri para pengelola kawasan industri, tapi juga perwakilan Pemerintah Provinsi Jatim.

Pengelola kawasan industri yang hadir diantaranya; Direktur Ngoro Industrial Park, Wihardi; GM HR and External Relation JIIPE, Roro Ayu Yayuk Dwi Hasturi; Direktur Safe n Lock, Richard Malessy Lumenta; GM Marketing Estate, Infrastrucuture and Planners Safe n Lock, Marcos Iwan.

Kemudian; Dirut Kawasan Industri Gresik (KIG), Setyo Nugroho Haribowo; Manajer Pemasaran dan Pengembangan KIG, Hery Setiawan; Manajer SDM dan Hukum KIG, Mochammad Kharis; Direktur Kawasan Industri Maspion, Njuswarno Yusilo; perwakilan SiRIE, Slamet dan Dirut PT SIER, Didik Prasetiyono beserta para direksi.

Acara yang digelar di Wisma SIER, Senin (29/4/2024), Wakil Ketua Umum HKI Wilayah Jatim, Didik Prasetiyono menegaskan, salah satu aspek krusial dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif adalah sinergi antara pengelola kawasan industri dan pemerintah harus berjalan baik. Untuk itu, diperlukan komitmen bersama untuk membangun iklim investasi yang sehat ini.

“Sinergi tersebut didefinisikan sebagai kesepakatan untuk menciptakan kemitraan harmonis, guna menyelesaikan berbagai tantangan dan memberikan solusi terbaik bagi pengelola kawasan industri dan calon investor,” katanya.

Direktur Utama (Dirut) PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) ini mengatakan, dengan sinergi yang kuat antara pengelola kawasan industri dan pemerintah, serta komitmen untuk menjaga iklim investasi yang sehat dan mendukung program energi hijau, Jatim siap menjadi destinasi investasi yang menarik bagi para investor yang peduli terhadap pembangunan berkelanjutan.

Dalam pertemuan itu, para pengelola kawasan industri juga menyuarakan potensi kawasan industri dalam mendukung program pemerintah untuk energi hijau. Salah satunya adalah melalui penggunaan energi baru terbarukan seperti tenaga surya, yang telah diterapkan dibeberapa kawasan industri seperti SIER.

Dirut Kawasan Industri Gresik, Setyo Nugroho, menyampaikan harapannya agar pemerintah dapat memberikan dukungan dan kemudahan bagi investasi dalam pengembangan energi hijau.

“Penerapan energi hijau ini sudah menjadi kebutuhan dimasa mendatang, tidak lagi sekadar hanya menjadi pilihan kedua. Untuk itu, agar energi hijau ini bisa diterapkan di kawasan industri secara masif, dibutuhkan dukungan dari pemerintah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM dan PTSP) Provinsi Jatim, Dyah Wahyu Ermawati, yang turut hadir dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasinya atas dedikasi para pengelola kawasan industry, dalam menjaga iklim investasi yang baik di Jatim.

“Pertumbuhan ekonomi Jatim yang terus mengalami peningkatan ini tidak mungkin bisa lepas dari kerja sama yang baik, antara pemerintah dengan sektor swasta utamanya kawasan industri. Oleh karena itu, kerja sama ini harus terus dijalin dengan baik untuk mencapai tujuan bersama dalam mengembangkan ekonomi Jatim,” ungkapnya.

Seiring dengan momen Lebaran 2024, Dyah juga memberikan apresiasi kepada para tenant dan investor yang ada di kawasan industri, karena telah memenuhi tanggungjawabnya dengan memberikan tunjangan hari raya (THR) kepada para pekerja tepat waktu. Hal ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kesejahteraan para pekerja industri.

Menanggapi penerapan energi terbarukan di kawasan industri, Dyah menyatakan komitmen pemerintah untuk mendukung dan menyediakan bantuan dan dukungan kepada para calon investor, dalam menghadapi bebagai kendala khususnya regulasi. Diantara langkah yang akan segera diimplementasikan adalah pembuatan helpdesk, serta forum team-to-team untuk menangani permasalahan investasi dengan lebih efisien.

Sementara itu, puncak acara halal bihalal ini ditandai dengan kunjungan ke Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang berlokasi di Wisma SIER. Kunjungan ini bertujuan untuk mengenalkan potensi kawasan industri dalam mendukung program pemerintah untuk energi hijau.

SPKLU di Wisma SIER ini menggunakan energi baru terbarukan dari panel surya. Hal ini mencerminkan komitmen para pengelola kawasan industri dalam menjaga lingkungan dan mendukung program energi hijau.









Baca Juga: Kinerja SIER Melaju Impresif, Laba Bersih Naik 56 Persen dan Dividen Terus Meningkat

Editor : Ading
Berita Terbaru

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.