Rabu, 22 Jul 2026 21:16 WIB

Mangkrak 3 Tahun, Flyover Teluk Lamong Pelindo Tak Kantongi SLF?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 30 Apr 2024 16:55 WIB
Foto: Flyover Teluk Lamong
Foto: Flyover Teluk Lamong

selalu.id - Flyover Terminal Teluk Lamong sudah tuntas dikerjakan sejak 2021 lalu. Namun sayangnya belum pernah dilintasi kendaraan secara umum  karena belum mengantongi Sertifikat Layak Fungsi (SLF).

Diketahui Flyover Terminal Teluk Lamong sepanjang 2,4 KM dibangun Pelindo sebagai salah satu proyek strategis nasional berdasarkan Perpres 3/2016 dan selesei dibangun pada 2021.

Keberadaan flyover ini untuk meningkatkan konektivitas lalu lintas darat dan laut di area Terminal Teluk Lamong Surabaya.

Akses ini juga rencananya akan terhubung dengan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) yang disiapkan Pemkot Surabaya. Akses ini direncanakan bisa menjadi jalur alternatif penghubung ke Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) ketika ada pertandingan sepakbola.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi hari ini membahas rencana pengoperasian flyover Terminal Teluk Lamong bersama Pelindo, perwakilan Kementerian PUPR, Kemenhub, dan sejumlah instansi terkait. Tujuannya agar flyover tersebut bisa segera difungsikan.

"Sudah selesai flyover-nya, tapi menunggu SLF. SLF ini sudah turun dari pusat, provinsi, tinggal pemkot," kata Eri usai melakukan Forum Group Discussion (FGD) SLF di Jalan Tunjungan, Senin (29/4/2024) kemarin.

Eri mengatakan semenjak dirinya masih menjadi wali kota dia minta diselesaikan supaya flyover bisa bermanfaat dan segera dibuka. Apalagi,  bakal menjadi penghubung GBT.

“Jadi kalau ada pertandingan bola berangkat dari Pelindo bisa, keluar juga bisa. Stadion ini ke depan akan membebaskan lahan depan stadion menjadi sarana olahraga setiap waktu. Kita butuh flyover itu," jelasnya.

"Kita dukung penuh rencana ini, SLF sudah tidak ada kendala. Harapannya tahun ini bisa digunakan untuk umum agar nanti konektivitas lalu lintas kawasan sana lebih lancar. Apalagi ini kan nyambung dengan jalan menuju GBT," tambahnya.

Lebih lanjut mengatakan telah dibahas win-win solution dari sejumlah pihak termasuk Pemkot Surabaya. Eri menyebut Pelindo tidak keberatan dengan adanya pintu keluar dari areanya saat ini tinggal menunggu SLF keluar dari pemkot.

"Kalau SLF cepat, sudah ada di meja saya. Tapi bagaimana solusi-solusi antara Mitra Karya dengan Pelindo dan BPJT. Karena ada tol, ada aturan jarak-jarak," ujarnya.

Menurutnya, dengan adanya flyover di kawasan Surabaya Barat bisa menjadi salah satu akses jalur yang efektif. Selain itu juga ikut menggerakkan sejumlah tempat wisata yang sedang dikembangkan.

"Ada tempat wisata, Taman Hutan Raya Pakal, dari Pondok Benowo Indah bisa lewat tol. Bisa jadi wisata olahraga, pengembangan wisata lainnya," katanya.

Sementara Direktur Investasi Pelindo Boy Robyanto berharap agar SLF bisa segera diterbitkan oleh Pemkot Surabaya. Semua persyaratan yang dibutuhkan telah disiapkan agar fasilitas ini bisa dirasakan, tak hanya Pelindo tetapi juga masyarakat dan pemerintah.

"Kondisi flyover TTL saat ini sudah selesai pembangunannya dan siap untuk dioperasikan. Semoga setelah ini bisa segera kita manfaatkan bersama dengan dukungan Wali Kota Mas Eri. Terlebih beberapa kami sudah sempat dipergunakan pemkot untuk akses ketika ada kegiatan Stadion GBT," pungkas Boy.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Editor : Ading
Berita Terbaru

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.