Senin, 02 Feb 2026 08:50 WIB

Hujan Gerimis, Seluruh Kepala Daerah Nasional Khidmat Ikuti Upacara Otoda

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 25 Apr 2024 08:43 WIB
Foto: Suasana Hari Otonomi Daerah
Foto: Suasana Hari Otonomi Daerah

selalu.id - Seluruh Kepala Daerah Nasional hadiri puncak peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) yang digelar di Balai Kota Surabaya, meski suasana tengah diguyur hujan gerimis, Kamis (25/4/2024).

Pantuan Selalu.id, hujan telah mengguyur halaman Balai Kota Surabaya sejak pukul 07.00 WIB hingga saat ini 08.20 WIB. Meskipun begitu, kepala daerah tetap hadir.

Tampak ratusan kepala daerah sudah siap mengikuti upacara. Suasana ucara pun terlihat khidmat dengan gerimisnya hujan.

Diketahui acara Puncak Hari Otonomi yang ke-28 tidak hadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) maupun Wakil Presiden Maa’ruf Amin. Sehingga, agenda even nasional itu dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dari ratusan kepala daerah diantaranya ada 15 kepala daerah bakal mendapatkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha sekali seumur hidup atas wilayah masing-masing.

“Insyaallah presiden nanti remberikan penghargaan Lencana kepada Wali Kota, Bupati dan Gubernur yang akan diberikan sekali seumur hidup atas prestasi di wilayah masing-masing dan itu untuk tahun 2021/2022. Tahun 2023 diberikan piagam, yang berhasil di 2021 yang mendapatkan piagam akan diberikan Lencana,” kata Eri Cahyadi, saat ditemui, Selasa (23/4/2024).

Diketahui rangkaian acara upacara nanti dilanjutkan dengan Pawai Seni Budaya dan kunjungan ke Mall Pelayanan Publik (MPP) Pemerintah Kota Surabaya.

Selanjutnya, yang tidak kalah menarik adalah kegiatan Malam Apresiasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Pemda). Kegiatan ini akan dilaksanakan di Ball Room Grand City Mall Surabaya dengan diisi berbagai acara.

"Malam Apresiasi ini akan diisi dengan pentas budaya dan penyerahan piagam penghargaan oleh Mendagri kepada Pemda yang berprestasi kinerja dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah," kata plt Diskominfo Fikser.

Fikser menambahkan nantinya peserta yang diundang dalam Puncak Peringatan Hari Otoda Nasional 2024 terdiri dari gubernur dan bupati/wali kota se-Indonesia.

Berikut 15 nama kepala daerah yang bakal mendapatkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha yakni :

1. Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024, Khofifah Indar Parawansa.
2. BupatiSumedang, Dr. H Dony Ahmad Munir.
3. Bupati Kulon Progo, Drs. H. Sutedjo.
4. Bupati Wonogori, Joko Sutopo.
5. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar.
6. Bupati Bojonegoro, Dr. Hj. Anna Mu'awanah.
7. Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta.
8. Bupati Hulu Sungai Selatan, Drs. H Achmad Fikri.
9.Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa.
10. Walikota Medan, Muhammad Bobby Alif Nasution.
11. Walikota Serang, H. Syafrudin.
12. Walikota Bogor, Bima Arya.
13. Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka.
14. Walikota Surabaya, Eri Cahyadi.
15. Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara.









Baca Juga: Kepala Daerah Tak Hadir Retret Magelang Disebut Tak Berdampak Sanksi

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.