Kamis, 04 Jun 2026 23:48 WIB

Hujan Gerimis, Seluruh Kepala Daerah Nasional Khidmat Ikuti Upacara Otoda

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 25 Apr 2024 08:43 WIB
Foto: Suasana Hari Otonomi Daerah
Foto: Suasana Hari Otonomi Daerah

selalu.id - Seluruh Kepala Daerah Nasional hadiri puncak peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) yang digelar di Balai Kota Surabaya, meski suasana tengah diguyur hujan gerimis, Kamis (25/4/2024).

Pantuan Selalu.id, hujan telah mengguyur halaman Balai Kota Surabaya sejak pukul 07.00 WIB hingga saat ini 08.20 WIB. Meskipun begitu, kepala daerah tetap hadir.

Tampak ratusan kepala daerah sudah siap mengikuti upacara. Suasana ucara pun terlihat khidmat dengan gerimisnya hujan.

Diketahui acara Puncak Hari Otonomi yang ke-28 tidak hadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) maupun Wakil Presiden Maa’ruf Amin. Sehingga, agenda even nasional itu dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dari ratusan kepala daerah diantaranya ada 15 kepala daerah bakal mendapatkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha sekali seumur hidup atas wilayah masing-masing.

“Insyaallah presiden nanti remberikan penghargaan Lencana kepada Wali Kota, Bupati dan Gubernur yang akan diberikan sekali seumur hidup atas prestasi di wilayah masing-masing dan itu untuk tahun 2021/2022. Tahun 2023 diberikan piagam, yang berhasil di 2021 yang mendapatkan piagam akan diberikan Lencana,” kata Eri Cahyadi, saat ditemui, Selasa (23/4/2024).

Diketahui rangkaian acara upacara nanti dilanjutkan dengan Pawai Seni Budaya dan kunjungan ke Mall Pelayanan Publik (MPP) Pemerintah Kota Surabaya.

Selanjutnya, yang tidak kalah menarik adalah kegiatan Malam Apresiasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Pemda). Kegiatan ini akan dilaksanakan di Ball Room Grand City Mall Surabaya dengan diisi berbagai acara.

"Malam Apresiasi ini akan diisi dengan pentas budaya dan penyerahan piagam penghargaan oleh Mendagri kepada Pemda yang berprestasi kinerja dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah," kata plt Diskominfo Fikser.

Fikser menambahkan nantinya peserta yang diundang dalam Puncak Peringatan Hari Otoda Nasional 2024 terdiri dari gubernur dan bupati/wali kota se-Indonesia.

Berikut 15 nama kepala daerah yang bakal mendapatkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha yakni :

1. Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024, Khofifah Indar Parawansa.
2. BupatiSumedang, Dr. H Dony Ahmad Munir.
3. Bupati Kulon Progo, Drs. H. Sutedjo.
4. Bupati Wonogori, Joko Sutopo.
5. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar.
6. Bupati Bojonegoro, Dr. Hj. Anna Mu'awanah.
7. Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta.
8. Bupati Hulu Sungai Selatan, Drs. H Achmad Fikri.
9.Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa.
10. Walikota Medan, Muhammad Bobby Alif Nasution.
11. Walikota Serang, H. Syafrudin.
12. Walikota Bogor, Bima Arya.
13. Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka.
14. Walikota Surabaya, Eri Cahyadi.
15. Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara.









Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Kepala Daerah Tak Ikuti Retret, Status Tak Terpengaruh

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.