Senin, 07 Sep 2026 05:33 WIB

National Hospital Kenalkan Teknologi Baru Penanganan Parkinson

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 24 Apr 2024 15:16 WIB
Foto: Dokter Achmad Fahmi dari National Hospital
Foto: Dokter Achmad Fahmi dari National Hospital

selalu.id - Penyakit Parkinson merupakan suatu penyakit system saraf pusat yang bersifat menahun dan progresif. Saat ini, penyebab dari penyakit Parkinson ini masih belum diketahui secara pasti.

“Pada 2 januari 2014, mulai saat itu perkembangan dari kualitas hidup dari pasien parkinson di indonesia berkembang pesat. Seperti mana kita tahu bahwa pasien parkinson dalam dekade sebelumnya adalah dengan obat-obatkan,” kata Dokter Achmad Fahmi dari National Hospital .
 
Menurut dokter pertama yang melakukan operasi Parkinson di Indonesia itu, secara mekanisme berhubungan jika Parkinson ini muncul akibat dari adanya kerusakan sel saraf substantia nigra yang menghasilkan zat dopamine pada otak.

“Parkinson merupakan salah satu jenis penyakit kelainan gerak (movement disorders). Gejala yang seringkali terjadi  adalah Tremor, Rigidity, Akinesia, Postural instability,” kata dokterFahmi.

Dokter Fahmi menjelaskan penanganan penyakit Parkinson yang diakui di seluruh dunia saat ini melalui pemberian atau konsumsi obat-obatan hingga tindakan operasi Deep Brain Stimulation (DBS) dan Stereotaktik Brain Lesion (SBL).

Tahun ini menjadi momen 10 tahun National Hospital melakukan tindakan operasi DBL.

“Pada 2 januari 2014, mulai saat itu perkembangan dari kualitas hidup dari pasien parkinson di indonesia berkembang pesat. Seperti mana kita tahu bahwa pasien parkinson dalam dekade sebelumnya adalah dengan obat-obatan,” tuturnya.

Ia pun menceritakan dirinya sebagai dokter saat menangani tindakan operasi pertamaaa pemasangan DBS di Indonesia kala itu dan mengajak Medtronic untuk menghadirkan alat Deep Brain Stimulation (DBS) agar tersedia dan dapat digunakan oleh pasien-pasien Parkinson.
 
Pasien pertama yang diimplan, kata dia, dengan neurostimulator non-rechargeable ACTIVA PC menunjukkan hasil yang sangat memuaskan, mencerminkan efektivitas dan keamanan teknologi yang digunakan dalam meningkatkan kualitas hidup pasien.

Direktur Medtronic Indonesia, Fitria Decyana mengatakan sejak 2023 Medtronic meluncurkan teknologi terdepan di dunia, BrainSense Technology, yang memungkinkan deteksi aktivitas otak secara real-time.

“Teknologi ini revolusi dalam pengobatan DBS karena memungkinkan para dokter untuk memberikan stimulasi yang lebih akurat dan efektif, sehingga menghasilkan outcome yang lebih baik untuk pasien,” jelasnya.

BrainSense Technology, Fitria menilai, menjanjikan era baru dalam personalisasi perawatan medis, dimana stimulasi disesuaikan secara spesifik sesuai dengan kebutuhan unik setiap individu, berdasarkan data aktivitas otak mereka.

"Inovasi ini memperkuat posisi kami sebagai pemimpin dalam terapi neurostimulasi dan menegaskan komitmen kami terhadap peningkatan kualitas hidup pasien, kami juga merasa terhormat dengan apa yang telah kami capai bersama Rumah Sakit Nasional selama satu dekade ini dan bersemangat untuk melanjutkan perjalanan ini, membawa harapan baru kepada banyak pasien di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga: National Hospital Hadirkan Teknologi ABUS untuk Deteksi Dini Kanker Payudara

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.