Rabu, 22 Mei 2024 02:38 WIB

Pasca Lebaran, Ratusan Ribu Orang Urus Surat Kependudukan

  • Reporter : Ade Resty
  • | Senin, 22 Apr 2024 11:04 WIB
Foto: Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya Eddy Christijanto

Foto: Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya Eddy Christijanto

selalu.id - Pemkot Surabaya telah menerima sebanyak 258.655 permohonan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) usai masa libur lebaran 2024.

Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya Eddy Christijanto mengatakan pelayanan sudah ditutup sejak 7-16 April 2024. Kemudian, buka kembali 16 April yang permohonan masuk luar biasa.

Total 258.655 permohonan itu, kata dia. mengalami kenaikan 10 persen jika dibandingkan dengan hari biasa atau sebanyak 232.790 permohonan dokumen kependudukan.

Jumlah paling dominan adalah aktivasi identitas kependudukan digital (IKD) paling mendominasi dengan jumlah 247.051 permohonan.

Eddy menjelaskan dominasi IKD dikarenakan pihaknya mewajibkan setiap pemohon jenis layanan lain di mal pelayanan publik, kelurahan, dan kecamatan untuk melakukan aktivasi.

"Kalau dirata-rata perharinya 700 aktivasi IKD, kami semaksimal mungkin membantu melengkapinya," katanya, Senin (22/4/2024).

Sedangkan, kata Eddy untuk persoalan pengurusan KTP fisik total ada 4.201 permohonan yang terdiri dari 3.108 pencetakan dan 1.093 lainnya adalah perekaman.

"Pembuatan KTP baru kami punya data pendudukan yang siap dicetak karena usianya sudah 17 tahun. Terus warga yang KTP-nya hilang ada, identitas diri yang di KTP-nya sudah tidak jelas, seperti fotonya, nama pudar," ucapnya.

Melihat jumlah yang begitu besar, maka pihaknya memastikan terus mengoptimalkan pelayanan tersebut. Mengingat jumlah blanko yang masih mencukupi. "Blanko KTP aman, kami ada sekitar 15 ribuan dan kebutuhan perhari 1.500 KTP," kata dia.

Sedangkan untuk jenis pelayanan lainnya adalah 3.315 pencetakan kartu identitas anak (KIA), 2.827 KK, 900 penerbitan akta lahir, 354 akta kematian, dan tujuh akta perkawinan.

Baca Juga: Libatkan 174 Pemuda, Program Andalan Wali Kota Eri Surabaya Next Leader Mulai Bergerak

Editor : Ading