Senin, 02 Feb 2026 22:19 WIB

Begini Kisah Bu Rusih, Pedagang Lotek yang Dapat Bantuan PENA Kemensos

  • Penulis : Redaksi
  • | Sabtu, 20 Apr 2024 11:46 WIB
Foto: Kedai Lotek Bu Rusih
Foto: Kedai Lotek Bu Rusih

selalu.id - Ibu Rusih (58) warga Palasah Majalengka  sejak 30 tahun lalu telah berjualan lotek kucur untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya.

Pada tahun 2022, Ibu Rusih yang juga merupakan penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), mendapatkan bantuan Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) dari Kementerian Sosial. Program ini bertujuan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan para penerima manfaat. Bantuan PENA yang diterima Ibu Rusih berupa etalase, panci kuali, kompor dan peralatan berjualan lainnya.

Sebelum menggunakan etalase, Ibu Rusih hanya berjualan menggunakan meja sederhana di depan rumahnya, sehingga dagangannya terlihat kurang menarik dan berantakan bahkan ketika ada angin kencang jualannya sering terbawa angin. Namun, dengan adanya etalase dari bantuan PENA, dagangannya kini lebih rapi dan menarik perhatian pembeli sehingga semakin berkembang dan ramai

“Kemarin-kemarin nggak pakai ini (etalase), pakai meja kebawa angin terus. Sekarang rapi pakai etalase,“ ujar Ibu Rusih dengan bahagia.

Setiap harinya Ibu Rusih berjualan dari pukul 10.00 hingga 14.00 WIB di depan rumahnya. Setelah itu, Ibu Rusih lanjut untuk berjualan keliling di sekitar rumahnya dengan berjalan kaki kurang lebih 3 hingga 4 kilometer.

Dari hasil jualannya tersebut, Ibu Rusih dapat mengantongi pendapatan Rp.100.000 s.d Rp.150.000 perhari. Berkat bantuan yang didapatkan dan penghasilan yang bertambah, kini Ibu Rusih dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti membeli beras dan membayar kebutuhan sekolah anaknya. Ibu Rusih merasa bersyukur atas bantuan yang diterimanya dan merasa lebih bahagia karena dapat mengelola usahanya dengan lebih baik.

Baca Juga: Kunjungi Sekolah Rakyat di Mojokerto, Mensos Gus Ipul Tegur Pendamping

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.