• Loadingselalu.id
  • Loading

Minggu, 19 Mei 2024 00:45 WIB

495 KK Terdampak Banjir Lahar Dingin di Lumajang

Foto: Banjir lahar dingin di Lumajang

Foto: Banjir lahar dingin di Lumajang

selalu.id - Perkembangan kejadian banjir lahar dingin di Kab. Lumajang Jawa Timur pada hari Jum'at, 19 April 2023 pukul 12.00 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim menyebut kondisi genangan di semua titik sudah surut total.

Meskipun demikian, Kepala Pelaksana BPBD Jatim Gatot Soebroto juga memgungkapkan, para pengungsi sudah kembali kerumah masing-masing, dan saat ini para pengungsi tersebut melakukan pembersihan.

"Jadi dinsos (dinas sosial) juga telah mendistribusikan nasi ke warga terdampak. Lokasi dapur umum berada di kantor Dinsos Lumajang," terangnya.

Gatot juga menyebut jika BPBD Prov. Jatim juga telah memberikan bantuan logistik berupa sebagai berikut ;
* Lauk pauk (rendang ayam): 50 dus
* Lauk pauk (ikan saus cabe): 70 dus
* Siap saji : 50 dus
* Air mineral: 100 dus
* Glangsing: 1000 pcs
* Selimut: 5 koli
* Pacul: 100 pcs
* Sekop: 100 pcs
* Matras: 100 lbr
* Family kid: 50  paket
* Paket kebersihan : 50 dus
* Beras          : 500 kg
* Mie instan     : 20 dus
* Minyak goreng @2 ltr : 60 Pcs


Salah satu lokasi pengungsian yang terletak di Masjid Al Mutadin, Gatot menyebut ada sebanyak 32 Kepala Keluarga (KK) dan di rumah Ibu Sulikah terdapat 10 KK. "Pengungsi sudah kembali kerumah masing-masing," cetusnya.

Sementara itu, korban yang meninggal dunia ada 2 orang yakni Bambang (50) warga Dusun Jurang Geger RT 14 RW 07, Desa Kloposawit, Kecamatan Candipuro dan Ngatini (47) warga Dusun Jurang Geger RT 14 RW 07, Desa Kloposawit, Kecamatan Candipuro.

Sedangkan daerah terdampak diantaranya yaitu Kec. Candipuro Dsn. Sumber Kajar, Ds. Jugosari dimana masih dalam proses pendataan oleh BPBD. Sedangkan Dsn. Sumberwuluh, Ds. Penanggal masih memiliki ketinggian genangan 15 - 20 cm terbilang surut dibanding sebelumnya.

"Untuk fasilitas umum (Fasum) yang terdampak yakni Wisata Pemandian Tirtosari. Dan satu jembatan rusak di Dsn. Rojobalen, Ds. Kloposawit," ujarnya.

Untuk Kec. Pronojiwo Dsn. Sumberbulus, Ds. Oro-Oro Ombo juga didapati jembatan rusak. Kec. Sukodono Dsn. Sekarputih, Ds. Sumberejo ada 25 KK yang terdampa, serta Ds. Biting yang masih memiliki ketinggian genangan 20 cm. Sedangkan Ds. Kutorenon kondisi ketinggian genangan sudah surut dan 70 KK juga terdampak.

Namun, yang paling banyak didapati warga yang terdampak yaitu Kel. Rogotrunan dengan 400 KK terdampak, meski sekarang kondisi sudah mulai surut.

"KK terdampak sebanyak 495 KK, jembatan rusak sebanyak 6 unit, Hewan terdampak (Kerbau & Kambing) sebanyak 5 ekordan Fasum terdampak di Wisata Pemandian Tirtosari. Untuk selanjutnya masih menunggu perkembangan data," pungkasnya.

Baca Juga: Banjir di Surabaya Barat, Wali Kota Eri Hentikan Sementara Proyek Saluran Dukuh Kupang

Editor : Ading