Rabu, 21 Okt 2026 03:27 WIB

Perekonomian Indonesia Lesu Sebabkan Penjualan Mobil Anjlok

Foto: Penjualan Mobil
Foto: Penjualan Mobil

selalu.id - Penjualan mobil di Indonesia baik secara wholesales maupun retail pada kuartal I/2024 mengalami penurunan jika dibandingkan periode sama tahun lalu. Hal ini dapat diketahui dari adanya indikator perekonomian makro yang dirasa masih belum mendukung.

Badan Pusat Statistik (BPS) sendiri, mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia Indonesia untuk keseluruhan tahun 2023 sebesar 5,05 persen year-on-year (yoy). Pertumbuhan ekonomi ini melambat dibandingkan pertumbuhan ekonomi sepanjang 2022 yang 5,31 persen. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kian mengalami pelemahan.

Hal ini tercermin dari rupiah yang berada di level Rp 15.873 pada 28 Maret 2023, melemah jauh dari Rp 15.473 per dolar AS dibandingkan 2 Januari 2024. Kendati demikian, Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk kembali mempertahankan tingkat suku bunga acuan atau BI-Rate pada tingkat 6 persen pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Maret 2024 lalu.

Berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil secara wholesales mencapai 215.069 unit pada Januari - Maret atau kuartal I/2024, turun 23,9 persen dari 282.601 unit secara year-on-year (YoY). Sementara untuk penjualan secara retail mencapai 230.778 unit pada kuartal I/2024, turun 15 persen dari 271.423 unit secara YoY.

Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto juga mengatakan, adanya beberapa faktor perekonomian secara makro mulai dari pertumbuhan ekonomi, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, hingga suku bunga yang masih tinggi menjadi kendala penjualan domestik.

"Inilah faktor-faktor yang membuat konsumen 'wait & see' dulu. Kami harapkan agar bulan-bulan mendatang dapat berubah dan penjualan otomotif dapat mulai meningkat," paparnya, Rabu (17/4/2024).

Menurutnya, penjualan mobil pada Maret 2024 secara wholesales mampu menembus level 74.724 unit atau tertinggi pada awal tahun ini. Pada Januari 2024 penjualan menyentuh 69.647 unit, sedangkan pada Februari 2024 sebanyak 70.698 unit.

Hal serupa juga terjadi untuk penjualan secara retail pada Maret 2024 yang mencapai 82.092 unit. Angka ini paling tinggi bila dibandingkan Januari 2024 yang mencapai 78.368 unit, dan Februari 2024 sebanyak 70.316 unit. 

Baca Juga: DPR RI Sorot Peredaran Uang Palsu, BI Diharapkan Perkuat Edukasi

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.