Sabtu, 06 Jun 2026 17:01 WIB

Aliansi Madura Jatim Bakal Lakukan Ini Jika Gus Muhdlor Ditahan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 16 Apr 2024 15:09 WIB
Foto: Ketua Umum  AMI Jawa Timur yakni Baihaki Akbar
Foto: Ketua Umum AMI Jawa Timur yakni Baihaki Akbar

selalu.id - Aliansi Madura Indonesia (AMI) mengapresiasi kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali alias Gus Muhdlor menjadi tersangka korupsi.

Ketua Umum  AMI Jawa Timur yakni Baihaki Akbar menyatakan pihaknya bangga dan sujud syukur atas penetapan tersangka korupsi terhadap orang nomor satu di Sidoarjo itu. Penetapan itu terkait dugaan pemotongan insentif pegawai lingkungan ASN Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD).

“Kami bangga kepada KPK telah tetapkan Bupati Sidoarjo tersangka,” kata Baihaki, Selasa (16/4/2024).

Baihaki mengungkapkan dengan kabar ditetapkan Gus Muhdlor menjadi tersangka. AMI akan melakukan nadzar dengan memberikan santunan terhadap anak yatim.

“Kami akan beri santunan kepada 50 anak yatim dan membagikan 100 paket makanan kepada tukang becak, sebagai bentuk dukungan dan apresiasi kepada KPK,” jelasnya.

Selain itu, AMI meminta KPK untuk segera menangkap dan menahan Bupati Gus Muhdlor, sebagai bentuk komitmen KPK dalam pemberantasan kasus Korupsi di Indonesia.

Jika nanti Gus Muhdlor akan ditahan, Bahaiki berjanji juga akan memberikan santunan lebih banyak lagi kepada anak yatim.

“100 anak yatim dan membagikan 500 Paket makanan kepada tukang becak ketika KPK berani menetapkan dan menahan para tersangka kasus Korupsi pembangunan gedung pemkab Lamongan,” tegasnya.

Sisi lain, Bupati SidoarjoGus Mudhlor menanggapi keputusan KPK yang menyatakan dirinya menjadi tersangka atas kasus dugaan terlibat kasus korupsi pemotongan insentif ASN BPPD.

“Kami menghormati keputusan yang dikeluarkan oleh KPK sehingga saya juga mohon doa dari seluruh masyarakat Sidoarjo termausuk terkait langkah langkah lebih lanjut mungkin nanti bisa di detailkan lagi besama teman-teman tim pengacara kami,” tegasnya, usai penggelaran halal bihalal bersama pejabat Pemkab Sidoarjo, di Pendopo Delta Wibawa, Senin (15/4/2024).

Diberitakan sebelumnya Kabag Pemberitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri membenarkan penetapan Gus Mudhlor menjadi tersangka seiring penganalisaan para saksi kasus pemotongan insentif pegawai BPPD.

“Kami mengkonfirmasi atas pertanyaan media bahwa betul yang bersangkutan menjabat bupati di Kabupaten Sidoarjo periode 2021 sampai dengan sekarang. Penetapan tersangka berdasarkan pada Analisa keterangan yang disampaikan para saksi,” kata Ali Fikri melalui pernyataannya kepada media.

Baca Juga: Kantor Petrogas Jatim Utama Didemo, Diduga Ada Praktik Korupsi Dana CSR

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sebulan Buron, Tersangka Penembakan di Tretes Akhirnya Dibekuk Polres Pasuruan

pPristiwa bermula saat korban, mendatangi tersangka untuk meminta uang ganti rugi sebesar Rp500 ribu, karena pelayanan yang menecewakan tamu korban.

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII

Sejak pertama kali digelar pada 2014, Mapolda Jatim tercatat sudah 10 kali menjadi titik start event yang selalu diikuti ribuan cyclist.

Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Masih terdapat 61 SD negeri yang untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu proses rekrutmen berikutnya.

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.