• Loadingselalu.id
  • Loading

Minggu, 19 Mei 2024 00:46 WIB

Ini Sederet Hiburan Spesial di KBS Selama Libur Lebaran, Ada Hadiahnya Lho!

Salah satu pengunjung sedang memberi makan hewan di KBS

Salah satu pengunjung sedang memberi makan hewan di KBS

selalu.id - Kebun Binatang Surabaya (KBS) menghadirkan sejumlah atraksi wisata untuk menghibur pengunjung di momen libur lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah.

Kepala Seksi Humas KBS, Lintang Ratri Sunarwidhi mengatakan,
pihaknya menyiapkan beberapa atraksi, diantaranya Reog Ponorogo, Bantengan Putra Kaswangga, dongeng satwa, talk with animals, hingga mendatangkan dua bintang tamu Irenne Ghea dan Maretha Primadani.

Yang tak kalah menariknya dan selalu ditunggu-tunggu pengunjung KBS adalah satwa baru yang sudah bisa di saksikan bersama, yakni sepasang merak putih yang akan menyambut pengunjung sekalian ketika masuk melalui pintu masuk utama, termasuk pula di area aquarium didatangkan pula buaya siam.

Baca Juga: Tiga Ribu Pekerja Migran Indonesia Tercatat Mudik di Momen Lebaran 2024

Bahkan, ada pula anak singa si Bima dan Dona yang lokasinya di belakang kandang beruang, sehingga para pengunjung bisa melihat lebih dekat. Tak ketinggalan ada pula spot foto terbaru yakni lorong cinta.

Lintang mengatakan, sejumlah atraksi spesial tersebut akan ditampilkan mulai 10-21 April 2024. Lebih rincinya, pada 11 April akan ada penampilan Reog Ponorogo, kemudian pada 13 April akan dihadirkan dua guest star spesial. Lalu untuk 14 April akan ada kesenian khas Kediri, Bantengan Putra Kaswangga.

"Selama periode libur lebaran tersebut, setiap harinya juga ada giveaway bagi para pengunjung KBS yang hadir. Kami buka mulai jam 07.30 - 16.00 WIB dengan harga tiket Rp15.000 per orang," kata Lintang di sela-sela memantau pengunjung KBS.

Selanjutnya, pada hari Kartini yang tepat pada tanggal 21 April, pengunjung KBS yang menggunakan baju Kartini akan mendapatkan doorprize sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: Puan Pastikan Kesiagaan Penuh untuk Arus Balik Lebaran 2024

"Karena hari itu merupakan hari yang special," ujarnya.

Di samping itu, Lintang juga menjelaskan bahwa jumlah pengunjung selama Ramadan tahun ini mengalami peningkatan yang signifikan, yaitu sebesar lima hingga sepuluh persen.

"Kalau hari ini kita berhasil mencapai sekitar 1.200 pengunjung. Namun untuk hari H lebaran biasanya memang tidak terlalu ramai karena banyak dari masyarakat yang mudik tapi kita berharap bisa lebih tinggi dibandingkan tahun kemarin," katanya.

Dia memprediksi puncak pengunjung KBS pada periode libur lebaran akan jatuh di tanggal 14 April 2024, tepatnya saat masa arus balik mudik Lebaran dimulai.

"Untuk tahun kemarin pada masa libur lebaran, puncak pengunjung ada sekitar 150.000 dan kami berharap di tahun ini ada peningkatan 100 persen," kata dia.

Oleh karena itu, untuk mengantisipasi pengunjung yang membludak, KBS bekerjasama dengan kepolisian dan TNI untuk membantu penertiban pengunjung hingga alur parkir. Untuk alur parkir KBS selama masa libur lebaran, para pengunjung bisa memantau melalui Instagram di akun resmi KBS @ kebunbinatangsurabaya.

Baca Juga: Romokalisari Adventure Land Surabaya Ramai Wisatawan, Omzet Pedagang Capai Rp5 juta Sehari

"Disana sudah kami sediakan barcode yang nantinya akan ada peta untuk rute parkir," jelasnya.

Dia juga menjelaskan nantinya untuk roda dua saja yang bisa parkir di dalam KBS. Sedangkan kendaraan roda empat akan diarahkan parkir di Terminal Joyoboyo.

Sementara terkait maraknya parkir liar yang ada di sekitaran KBS, Lintang menegaskan bahwa hal itu bukan menjadi kewenangan KBS melainkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya dan kepolisian. Namun, pihak KBS bisa membantu untuk pelaporan.

"Jika pengunjung ada yang melihat orang yang melakukan parkir liar, Anda bisa memfoto lalu kirim melalui DM di media sosial kami. Nanti akan kami bantu untuk menindaklanjuti dengan melaporkan kepada pihak kepolisian agar para preman mendapatkan punishment. Karena jika tidak ada laporan tertulis, maka mereka hanya akan dapat pembinaan saja setelah itu balik lagi," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto