Minggu, 01 Feb 2026 18:55 WIB

Kemensos Hadir Bantu Nenek yang Tinggal di Gubuk Beratap Terpal di Garut

Tim Kemensos saat mengunjungi rumah lansia di Garut
Tim Kemensos saat mengunjungi rumah lansia di Garut

selalu.id - Di gubuk kecil beratapkan terpal yang berada di tengah hutan, Mamah (72) warga Kampung Cidatar, Desa Bojong, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, harus hidup sebatang kara. Lokasinya sekitar 140 kilometer sebalah timur pusat Kota Bandung.

"Sudah hampir satu tahun tinggal di sini," ucap Mamah menjelaskan kondisi tempat tinggalnya.

Baca Juga: Warga Pacarkeling Surabaya Mengadu Tak Kebagian Bansos, Begini Faktanya

Kegiatan sehari-hari Mamah berkebun di sekitar gubuknya.

"Setelah kepergian suaminya, Mamah sempat tinggal bersama saudaranya yang keadaan ekonominya pas-pasan.
Pada tahun lalu, Mamah juga sempat diajak tinggal bersama cucu tirinya," ucap Adi Juliyanto salah seorang petugas Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi.

Baca Juga: Mensos Targetkan Tambah 100 Sekolah Rakyat Permanen Setiap Tahun

Walau begitu, cucu tirinya juga belum bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari. Pekerjaannya hanya sebagai buruh tani.

Mengetahui kondisi tersebut Kementerian Sosial merespon kondisi Mamah. Tim Kementerian Sosial melalui unsur kewilayahan setempat bekerjasama untuk membantu Mamah dengan membangun tempat tinggal bagi Mamah dengan kondisi yang lebih layak.

Baca Juga: Pemprov Jatim Kirim 103 Ton Bantuan ke Sumatra Melalui Kapal Kemanusiaan

Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) juga diberikan kepada Mamah berupa perlengkapan rumah, sarana kamar dan sarana dapur untuk keberlangsungan hidup Mamah. Kementerian Sosial juga memberikan bantuan uang tunai untuk memenuhi kebutuhan dasar Mamah.

"Alhamdulillah rumahnya sudah dibangun berkat swadaya masyarakat. Kami akan terus memonitor dan memastikan kebutuhan sehari-hari Mamah terpenuhi," tutup Adi.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.