Jumat, 04 Sep 2026 16:06 WIB

Kemensos Hadir Bantu Nenek yang Tinggal di Gubuk Beratap Terpal di Garut

Tim Kemensos saat mengunjungi rumah lansia di Garut
Tim Kemensos saat mengunjungi rumah lansia di Garut

selalu.id - Di gubuk kecil beratapkan terpal yang berada di tengah hutan, Mamah (72) warga Kampung Cidatar, Desa Bojong, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, harus hidup sebatang kara. Lokasinya sekitar 140 kilometer sebalah timur pusat Kota Bandung.

"Sudah hampir satu tahun tinggal di sini," ucap Mamah menjelaskan kondisi tempat tinggalnya.

Baca Juga: Raih Dua Penghargaan Nasional, Surabaya Buktikan Satu Data NIK Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Kegiatan sehari-hari Mamah berkebun di sekitar gubuknya.

"Setelah kepergian suaminya, Mamah sempat tinggal bersama saudaranya yang keadaan ekonominya pas-pasan.
Pada tahun lalu, Mamah juga sempat diajak tinggal bersama cucu tirinya," ucap Adi Juliyanto salah seorang petugas Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi.

Baca Juga: Demi Dongkrak Daya Beli, Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp32,16 Miliar di Ngawi 

Walau begitu, cucu tirinya juga belum bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari. Pekerjaannya hanya sebagai buruh tani.

Mengetahui kondisi tersebut Kementerian Sosial merespon kondisi Mamah. Tim Kementerian Sosial melalui unsur kewilayahan setempat bekerjasama untuk membantu Mamah dengan membangun tempat tinggal bagi Mamah dengan kondisi yang lebih layak.

Baca Juga: PMI Surabaya Gelar Bulan Dana, Perkuat Solidaritas hingga Kepedulian Sosial

Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) juga diberikan kepada Mamah berupa perlengkapan rumah, sarana kamar dan sarana dapur untuk keberlangsungan hidup Mamah. Kementerian Sosial juga memberikan bantuan uang tunai untuk memenuhi kebutuhan dasar Mamah.

"Alhamdulillah rumahnya sudah dibangun berkat swadaya masyarakat. Kami akan terus memonitor dan memastikan kebutuhan sehari-hari Mamah terpenuhi," tutup Adi.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.