• Loadingselalu.id
  • Loading

Sabtu, 20 Apr 2024 12:05 WIB

Kemensos Bantu Sekeluarga Penderita Lumpuh Layu di Lebak Banten

  • Reporter : Redaksi,
  • Selasa, 02 Apr 2024 11:59 WIB
Foto: Keluarga Saepul penderita Lumpuh Layu di Lebak Banten

Foto: Keluarga Saepul penderita Lumpuh Layu di Lebak Banten

selalu.id - Sebanyak enam anggota keluarga Saepul (55) di Kampung Cihuni, Desa Curugpanjang, Kabupaten Lebak Banten menderita mengalami lumpuh layu.

Mereka adalah istri Saepul, Ny. Elah (43) dan anak mereka  Edi Lukiyo (27) serta empat saudara ipar Saepul,  yakni Misto (64), Rahmat Hidayat (40), Maman Abdurohman (36), dan Sumantri (32).

Diduga lumpuh layu yang dialami keluarga Saepul akibat kelainan genetik dan saraf yang membuat mereka sulit beraktivitas sehari-hari. Selain itu mereka juga   mengalami gangguan berpikir dan  perilaku

Kementerian Sosial membawa dan mendampingi keluarga Saepul untuk dirawat intensif di RSUP Dr Cipto Mangunkusumo  Jakarta dan RSUD Ciawi Bogor. Mereka ditangani serius karena termasuk kasus langka, satu keluarga  mengalami lumpuh layu. Setelah ditangani tim medis  dan  kondisi mereka dinyatakan stabil, keluarga Saepul dibawa ke Sentra Galih Pakuan Bogor untuk menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial.

"Alhamdulillah setelah ditangani di Sentra, kondisi keluarga kami  membaik,  tetapi masih perlu terapi untuk menggerakkan tubuh. Kami  juga diajari cara merawat diri,  serta  bertemu teman-teman yang senasib sepenanggungan. Kami betah tinggal di Sentra,” kata Saepul.

Setelah  42 hari tinggal di Sentra Galih Pakuan Bogor, keluarga Saepul diantar pulang oleh Kemensos. Sejumlah bantuan seperti alat bantu berjalan dan kursi roda, bantuan sembako, bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial  (ATENSI)  nutrisi, peralatan rumah tangga, televisi, dispenser, lemari, dan  rice cooker,  diberikan oleh Kemensos untuk keluarga Saepul.
"Kami senang dan bersyukur sudah diurus oleh Bapak dan Ibu di Sentra. Ketika pulang, Alhamdulillah  masih mendapat bantuan segini banyaknya.  Terima kasih," kata Saepul berulang kali.

Selanjutnya, Kemensos akan terus memantau kondisi keluarga Saepul dengan melakukan home visit, yakni terapis dari Sentra Galih Pakuan Bogor akan datang untuk memberikan terapi, serta  melakukan asesmen lanjutan agar Saepul bisa mencari nafkah sembari merawat keluarganya.

Baca Juga: Kemensos Bagi Logistik untuk Korban Erupsi Gunung Ruang

Editor : Ading