Rabu, 04 Feb 2026 13:12 WIB

Kemensos Bantu Sekeluarga Penderita Lumpuh Layu di Lebak Banten

  • Penulis : Redaksi
  • | Selasa, 02 Apr 2024 11:59 WIB
Foto: Keluarga Saepul penderita Lumpuh Layu di Lebak Banten
Foto: Keluarga Saepul penderita Lumpuh Layu di Lebak Banten

selalu.id - Sebanyak enam anggota keluarga Saepul (55) di Kampung Cihuni, Desa Curugpanjang, Kabupaten Lebak Banten menderita mengalami lumpuh layu.

Mereka adalah istri Saepul, Ny. Elah (43) dan anak mereka  Edi Lukiyo (27) serta empat saudara ipar Saepul,  yakni Misto (64), Rahmat Hidayat (40), Maman Abdurohman (36), dan Sumantri (32).

Diduga lumpuh layu yang dialami keluarga Saepul akibat kelainan genetik dan saraf yang membuat mereka sulit beraktivitas sehari-hari. Selain itu mereka juga   mengalami gangguan berpikir dan  perilaku

Kementerian Sosial membawa dan mendampingi keluarga Saepul untuk dirawat intensif di RSUP Dr Cipto Mangunkusumo  Jakarta dan RSUD Ciawi Bogor. Mereka ditangani serius karena termasuk kasus langka, satu keluarga  mengalami lumpuh layu. Setelah ditangani tim medis  dan  kondisi mereka dinyatakan stabil, keluarga Saepul dibawa ke Sentra Galih Pakuan Bogor untuk menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial.

"Alhamdulillah setelah ditangani di Sentra, kondisi keluarga kami  membaik,  tetapi masih perlu terapi untuk menggerakkan tubuh. Kami  juga diajari cara merawat diri,  serta  bertemu teman-teman yang senasib sepenanggungan. Kami betah tinggal di Sentra,” kata Saepul.

Setelah  42 hari tinggal di Sentra Galih Pakuan Bogor, keluarga Saepul diantar pulang oleh Kemensos. Sejumlah bantuan seperti alat bantu berjalan dan kursi roda, bantuan sembako, bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial  (ATENSI)  nutrisi, peralatan rumah tangga, televisi, dispenser, lemari, dan  rice cooker,  diberikan oleh Kemensos untuk keluarga Saepul.
"Kami senang dan bersyukur sudah diurus oleh Bapak dan Ibu di Sentra. Ketika pulang, Alhamdulillah  masih mendapat bantuan segini banyaknya.  Terima kasih," kata Saepul berulang kali.

Selanjutnya, Kemensos akan terus memantau kondisi keluarga Saepul dengan melakukan home visit, yakni terapis dari Sentra Galih Pakuan Bogor akan datang untuk memberikan terapi, serta  melakukan asesmen lanjutan agar Saepul bisa mencari nafkah sembari merawat keluarganya.

Baca Juga: Kunjungi Sekolah Rakyat di Mojokerto, Mensos Gus Ipul Tegur Pendamping

Editor : Ading
Berita Terbaru

TPK Banjarmasin Gencarkan Safety Awareness di Bulan K3 2026, Pertegas Komitmen High Performance Zero Accident

Penguatan Safety Awareness menjadi krusial perusahaan untuk memitigasi risiko kecelakaan kerja dan potensi bahaya yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Expo Campus 2026 Surabaya: Ajak Siswa Jelajahi Minat dan Masa Depan Pendidikan

Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mengenal lebih dekat pada dunia pendidikan tinggi.

Perda Baru Buka Jalan Investasi Lewat Pemanfaatan Aset Pemkot Surabaya

Perubahan perda ini dinilai penting untuk memperkuat tata kelola pemanfaatan aset milik Pemkot Surabaya ke depan.

Susur Sungai Ngotok di TBM, Destinasi Wisata Baru Kota Mojokerto

Dengan hadirnya susur Sungai Ngotok, Pemkot Mojokerto berharap TBM akan menjadi magnet wisata baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Arif Fathoni: Perikanan Surabaya Siap Sokong Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

Karena itu, Fathoni mendorong pemerintah hadir lewat pembangunan infrastruktur dasar dan fasilitas pascapanen.

Kota Mojokerto Dipercaya Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Melalui program ini, diharapkan model digitalisasi bansos yang diuji di beberapa daerah pilot project dapat direplikasi secara nasional.