Minggu, 06 Sep 2026 01:28 WIB

Kemensos dan Komisi VIII DPR RI Salurkan Bansos di Tangerang

  • Penulis : Redaksi
  • | Rabu, 27 Mar 2024 19:28 WIB
Foto: Bantuan sosial Kemensos
Foto: Bantuan sosial Kemensos

selalu.id - Kemensos bersama Komisi VIII DPR RI kembali menyalurkan bantuan bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Provinsi Banten.

Bantuan tersebut senilai Rp110,5 miliar, yang terbagi dalam empat  program Kementerian Sosial yang juga dilaksanakan di Kabupaten Tangerang yaitu Program Keluarga Harapan, Program Sembako, Bantuan  Logistik dan serta  Atensi Disabiltas.

"Keempatnya saat ini sedang disalurkan sebagaimana dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia," kata Plt Direktur Anak Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak Nova Dwiyanto Suli.

Di Kabupaten Tangerang, bantuan yang disalurkan terdiri dari bantuan PKH senilai Rp34.324.503.232  bagi 69.983 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Selain itu, disalurkan pula bantuan Sembako Tahap 1 s/d 3 senilai Rp75. 440.200.000 bagi 251.343 KPM. Bantuan Logistik pun disalurkan senilai Rp747.063.000 untuk Kabupaten Tangerang.

"Khusus bantuan Atensi, Kemensos memberikan bantuan sesuai hasil asesmen, apabila yang bersangkutan memerlukan alat bantu atau bantuan pengembangan modal usaha," kata Nova Dwiyanto Suli.

Bantuan dari Kemensos selain untuk memenuhi kebutuhan dasar juga untuk pemberdayaan kelompok rentan seperti lansia dan disabilitas. Hal itu dimaksudkan agar PPKS tetap produktif hingga akhirnya dapat mandiri sekaligus mengentaskan kemiskinan di Indonesia.

Skema keberlanjutan ekonomi bagi PPKS tersebut mendapat dukungan dari Komisi VIII DPR RI sebagai mitra Kemensos. “Kami melihat Kemensos memiliki peran sangat penting yang dapat membantu menyelesaikan persoalan dan mengurangi kemiskinan ekstrem di Indonesia. Saya berharap besarnya bantuan Kemensos untuk Kabupaten Tangerang juga disertai  dengan pemberdayaan potensi masyarakat,” ujar Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Tb. Ace Hasan Syadzily.

Sejalan dengan ungkapan Ace Hasan, data Badan Pusat Statistik  menunjukkan bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Tangerang  turun dari 9,2 % menjadi 6,9 %. Komisi VIII DPR RI menekankan bahwa pemutakhiran data penerima bantuan harus terus dilakukan agar bantuan yang diberikan ke masyarakat tepat sasaran. Tentunya hal ini membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

"Harus terpadu antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menangani masalah kesejahteraan sosial," lanjut Ace Hasan. 

Saat ditanya mengenai harapan ke depan, Ace mengatakan bantuan yang sifatnya pemenuhan kebutuhan dasar dapat digunakan sebaik-baiknya, sedangkan bantuan yang sifatnya pemberdayaan ekonomi bisa mendorong pemulihan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat. "Dengan demikian, ada kesinambungan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan ekonominya," kata Ace.

Bantuan dirasakan manfaatnya oleh para penerima. Bambang Setyono (67), salah satu penerima bantuan Atensi berupa alat bantu dengar mengaku senang atas bantuan yang diterimanya. "Lebih terbantu dalam mendengar dan kini dapat melanjutkan kegiatan sehari hari," kata Bambang.

Sahari-hari, Bambang bekerja sebagai tukang bongkar rumah. Bambang  yang mengalami gangguan pendengaran, memiliki harapan agar pendengarannya menjadi lebih baik supaya bisa bekerja menghidupi keluarganya.

Baca Juga: Penerima Hingga yang Dicoret dari Bansos Surabaya, Berikut Data Terbarunya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.