Kamis, 04 Jun 2026 07:37 WIB

Tingkatkan Mutu Pahlawan Ekonomi Nusantara, Kemensos Beri Pelatihan Menjahit Hingga Pengelolaan Keuangan

  • Penulis : Redaksi
  • | Rabu, 27 Mar 2024 15:31 WIB
Foto: Pelatihan menjahit di Karangasem Bali
Foto: Pelatihan menjahit di Karangasem Bali

selalu.id - Pahlawan Ekonomi Nusantara atau PENA Kementerian Sosial selalu berupaya untuk mendorong dan membangun jiwa kewirausahaan, meningkatkan kemampuan berwirausaha keluarga miskin, kelompok rentan, kelompok terpencil, dan/atau korban bencana.

Melalui program ini, Kemensos mendukung pertumbuhan industri kecil di Bali dan memberikan kesempatan usaha bagi Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ) agar dapat mandiri secara ekonomi dan sosial.

Pelatihan pun diberikan kepada warga Karangasem Bali yang kerap dijuluki sebagai Mutiara dari Timur yang diharapkan dapat menjadi daerah pertumbuhan baru di Bali, salah satunya dalam hal industri kecil.

Kementerian Sosial memberikan pelatihan pemberdayaan masyarakat berupa pembuatan slipper hotel kepada 20 orang KPM Pena yang berasal dari Kelurahan Bukit, Karangasem dan Tumbu.

Mensos Tri Rismaharini Selasa (26/3) melihat secara langsung proses pembuatan slipper hotel. Mensos mengatakan, beberapa hasil slipper hotel sudah rapi namun hanya kurang cepat. Kecepatan dalam produksi menjadi hal penting karena berpengaruh dengan penghasilan yang didapatkan. Namun Mensos memaklumi karena ini hari pertama diadakan pelatihan.

“Bukan hanya rapi saja tapi juga harus cepat. Produknya sudah rapi hanya butuh kecepatan ibu-ibu dan itu bisa dilatih terus. Kalau produksinya kita sedikit, kita ngerjakan lambat maka keuntungan kita juga sedikit, jadi yang perlu kita kejar kecepatan dalam memproduksi,” kata Mensos

Ni Wayan Seryani (40) salah satu peserta yang berasal dari Kelurahan Tumbu menanyakan kepada Mensos Risma bagaimana kelanjuatannya nanti setelah pelatihan. Mensos menyampaikan bahwa akan membantu sampai pada pemasaran. “Jadi ibu-ibu nggak usah mikir. Saya ngga mungkin sekedar melatih saja, nanti kita bantu sampai ibu bisa produksi dan akan kita kawal sampai pemasarannya,” jawab Mensos Risma.

Mensos juga mengatakan akan melatih pengelolaan keuangan nantinya jika sudah mendapatkan penghasilan agar dapat dikelola dengan baik.

Witrove, merupakan salah satu produk kerajinan eceng gondok yang dibuat oleh Wiwit Manfaati selaku owner yang telah menjual produknya sampai ke mancanegara, yang kemudian juga menjadi praktisi dalam pelatihan ini.

Pelatihan diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Profesi (Pusdiklatbangprof) selama tiga  hari dari 25 s.d 27 Maret 2024 bertempat di Gedung Serba Guna, Desa Tumbu, Karangasem.

Baca Juga: Di Pelatihan E-Commerce, Bupati Rusdi Sutejo Ajak UMKM Pasuruan Cuan dari Platform Digital

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.