Rabu, 21 Okt 2026 08:10 WIB

Gempa Beruntun di Pulau Bawaen Menurun, Warga Diajak Perlahan Pulih dari Trauma

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 26 Mar 2024 15:55 WIB
Foto: Kepala Stasiun Metereologi Sangkapura, Bawean, Gresik Ari Wijayanto
Foto: Kepala Stasiun Metereologi Sangkapura, Bawean, Gresik Ari Wijayanto

selalu.id - Kepala Stasiun Metereologi Sangkapura, Bawean, Gresik Ari Wijayanto mengatakan bahwa tren kegempaan di Kepulauan Bawean, Gresik, sudah mulai mengalami penurunan.

Ari menjelaskan, tren atau frekuensi gempa yang mulai menurun dan waktu estimasinya sudah mulai berkurang, yang sebelumnya terjadi setiap berapa menit sekali, kini sudah menjadi beberapa jam sekali.

“Sudah mendeteksi kita mengumpulkan data yang ada sudah kita kumpulkan. Waktu awal 10 menitan karena memang waktunya dua hari menitan. sekarang kemudian satu jam, kemudian dua jam, sekarang 6 jam’an. Trennya terus menurun,” kata Ari, saat ditemui selalu.id, di wilayah Kecamatan Tambak, Bawean, Gresik, Selasa (26/3/2024).

Meski begitu, Ari menyebut warga masih mengalami trauma meskipun ada guncangan kecil sekalipun. Sehingga pihaknha terus berupaya mencoba memberikan edukasi dan informasi akurat kepada warga. Terlebih lagi melawan informasi hoax serta masyarakat diminta  tidak perlu panik yang berlebihan.

“Kemarin kita beri edukasi agar tak panik, ini kita lawan hoaks membuat berantakan semuanya. Contoh, kemarin siang pak Camat minta saya beri edukasi ke warga. Karena orang tua yang sudah sepuh masih tidak ingin tinggal di dalam rumah meskipun ada retakan kecil,” ujarnya.

“Ini mengerikan trauma belum menghilang, ada hoaks ada gempa masyarakat lari ke gunung. Kesempata yang baik ini sampaikan, percaya sama kita insyallah kita berikan untuk masyarakat Bawean,” lanjutnya.

Lebih lanjut  Ari menyebut, seluruh kecamatan di Pulau Bawean yakni Sangkapura dan Tambak terdampak gempa. Namun, memang ada beberapa bangunan yang memiliki struktur kokoh, sehingga ketika terjadi gempa bangunan tersebut tidak ikut roboh.

‘Kalau memang dilihat dua kecamatan itu sama (dampak yang dirasakan) karena memang satu pulau, cuma memang kalau lihat di sangkapura itu namanya kota banyak kantor, ya kuat, kalau ke desa ya parah. Hampir merata semua terdampak,” terangnya.

Diketahui informasi yang dihimpun selalu.id,  terakhir dari BMKG, gempa di Bawean terjadi pada pukul 13.07 WIB dengan kekuatan magnitudo 4,3. gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

“Tren terus menurun harapannya. Tapi namanya gempa bumi mengeluarkan energinya kalau harapannya segera tuntas,” pungkasnya.

Baca Juga: Antisipasi Gempa Patahan Aktif, Pemkot Surabaya Siapkan 5 Seismograf

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.