Sabtu, 05 Sep 2026 23:23 WIB

Gempa Beruntun di Pulau Bawaen Menurun, Warga Diajak Perlahan Pulih dari Trauma

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 26 Mar 2024 15:55 WIB
Foto: Kepala Stasiun Metereologi Sangkapura, Bawean, Gresik Ari Wijayanto
Foto: Kepala Stasiun Metereologi Sangkapura, Bawean, Gresik Ari Wijayanto

selalu.id - Kepala Stasiun Metereologi Sangkapura, Bawean, Gresik Ari Wijayanto mengatakan bahwa tren kegempaan di Kepulauan Bawean, Gresik, sudah mulai mengalami penurunan.

Ari menjelaskan, tren atau frekuensi gempa yang mulai menurun dan waktu estimasinya sudah mulai berkurang, yang sebelumnya terjadi setiap berapa menit sekali, kini sudah menjadi beberapa jam sekali.

“Sudah mendeteksi kita mengumpulkan data yang ada sudah kita kumpulkan. Waktu awal 10 menitan karena memang waktunya dua hari menitan. sekarang kemudian satu jam, kemudian dua jam, sekarang 6 jam’an. Trennya terus menurun,” kata Ari, saat ditemui selalu.id, di wilayah Kecamatan Tambak, Bawean, Gresik, Selasa (26/3/2024).

Meski begitu, Ari menyebut warga masih mengalami trauma meskipun ada guncangan kecil sekalipun. Sehingga pihaknha terus berupaya mencoba memberikan edukasi dan informasi akurat kepada warga. Terlebih lagi melawan informasi hoax serta masyarakat diminta  tidak perlu panik yang berlebihan.

“Kemarin kita beri edukasi agar tak panik, ini kita lawan hoaks membuat berantakan semuanya. Contoh, kemarin siang pak Camat minta saya beri edukasi ke warga. Karena orang tua yang sudah sepuh masih tidak ingin tinggal di dalam rumah meskipun ada retakan kecil,” ujarnya.

“Ini mengerikan trauma belum menghilang, ada hoaks ada gempa masyarakat lari ke gunung. Kesempata yang baik ini sampaikan, percaya sama kita insyallah kita berikan untuk masyarakat Bawean,” lanjutnya.

Lebih lanjut  Ari menyebut, seluruh kecamatan di Pulau Bawean yakni Sangkapura dan Tambak terdampak gempa. Namun, memang ada beberapa bangunan yang memiliki struktur kokoh, sehingga ketika terjadi gempa bangunan tersebut tidak ikut roboh.

‘Kalau memang dilihat dua kecamatan itu sama (dampak yang dirasakan) karena memang satu pulau, cuma memang kalau lihat di sangkapura itu namanya kota banyak kantor, ya kuat, kalau ke desa ya parah. Hampir merata semua terdampak,” terangnya.

Diketahui informasi yang dihimpun selalu.id,  terakhir dari BMKG, gempa di Bawean terjadi pada pukul 13.07 WIB dengan kekuatan magnitudo 4,3. gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

“Tren terus menurun harapannya. Tapi namanya gempa bumi mengeluarkan energinya kalau harapannya segera tuntas,” pungkasnya.

Baca Juga: Fenomena Bediding di Surabaya Diprediksi Berlangsung hingga Agustus 2026, Ini Imbauan BMKG

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.