Kamis, 04 Jun 2026 12:17 WIB

Warga Bawean Masih Khawatir Tinggal di Dalam Rumah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 25 Mar 2024 15:35 WIB
Foto: Bupati Kabupaten Gresik Jawa Timur Fandi Akhmad Yani
Foto: Bupati Kabupaten Gresik Jawa Timur Fandi Akhmad Yani

selalu.id - Bupati Kabupaten Gresik Jawa Timur Fandi Akhmad Yani menyebut masih banyak warga yang mengungsi khawatir tinggal di dalam rumahnya, karena masih ketakutan adanya gempa susulan.

Bupati Yani mengatakan sebanyak 10 ribu lebih warga yang masih memilih mengungsi. Namun, diantaranya ada yang lebih memilih tinggal di luar rumahnya sendiri.

“Banyak pengungsi karena ada yang tidak rusak rumahnya tapi punya kekhawatiran, dia tidak mau tinggal di rumah tapi di luar rumah, bikin tenda sendiri,” kata Gus Yani sapaan akrabnya, ditemui selalu.id, usai mendampingi Pj Gubernur Ardy Karyono pelepasan keberangkatan bantuan Basarnas Jatim, Senin (25/3/2024)z

Pasca gempa tersebut 6.5 Magnitudo tersebut, kata Gus Yani, sejumlah rumah dan bangunan warga di pulau Bawean kurang lebih banyak rusak.

“Kerusakannya ndak banyak, kerusakannya itu paling rusak berat 700, rusak sedang 800, rusak ringan sekitar 2.000an,” ujarnya.

Lebih lanjut Gus Yani menyampaikan Pemkab Gresik susah mengumpulkan dan koordinasi kepada setiap kepala desa yang ada di Bawaen, khususnya kecamatan Sangkapura dan Tambak, untuk memberi edukasi kepada masyarakat terkait pemberitaan hoax tentang gempa. Termasuk, kerjasama dengan para relawan medis.

“Kita harus edukasi warga, memberikan informasi yang valid, terkait dengan pemberitaan adanya gempa susulan yang mengakibatkan tsunami dan lain-lain,” tuturnya.

“ini yang harus kita kerja sama dengan puskesmas medis dan sebagainya, relawan medis, agar manyampaukan ke masyarakat agar pemulihan psikologi terkait rasa kekhawatiran atau ketakutan masyarakat kembali,” tambahnya.

Baca Juga: Gempa Dahsyat Magnitudo 7,6 Guncang Sulawesi Utara

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.