Rabu, 22 Jul 2026 06:11 WIB

Warga Bawean Masih Khawatir Tinggal di Dalam Rumah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 25 Mar 2024 15:35 WIB
Foto: Bupati Kabupaten Gresik Jawa Timur Fandi Akhmad Yani
Foto: Bupati Kabupaten Gresik Jawa Timur Fandi Akhmad Yani

selalu.id - Bupati Kabupaten Gresik Jawa Timur Fandi Akhmad Yani menyebut masih banyak warga yang mengungsi khawatir tinggal di dalam rumahnya, karena masih ketakutan adanya gempa susulan.

Bupati Yani mengatakan sebanyak 10 ribu lebih warga yang masih memilih mengungsi. Namun, diantaranya ada yang lebih memilih tinggal di luar rumahnya sendiri.

“Banyak pengungsi karena ada yang tidak rusak rumahnya tapi punya kekhawatiran, dia tidak mau tinggal di rumah tapi di luar rumah, bikin tenda sendiri,” kata Gus Yani sapaan akrabnya, ditemui selalu.id, usai mendampingi Pj Gubernur Ardy Karyono pelepasan keberangkatan bantuan Basarnas Jatim, Senin (25/3/2024)z

Pasca gempa tersebut 6.5 Magnitudo tersebut, kata Gus Yani, sejumlah rumah dan bangunan warga di pulau Bawean kurang lebih banyak rusak.

“Kerusakannya ndak banyak, kerusakannya itu paling rusak berat 700, rusak sedang 800, rusak ringan sekitar 2.000an,” ujarnya.

Lebih lanjut Gus Yani menyampaikan Pemkab Gresik susah mengumpulkan dan koordinasi kepada setiap kepala desa yang ada di Bawaen, khususnya kecamatan Sangkapura dan Tambak, untuk memberi edukasi kepada masyarakat terkait pemberitaan hoax tentang gempa. Termasuk, kerjasama dengan para relawan medis.

“Kita harus edukasi warga, memberikan informasi yang valid, terkait dengan pemberitaan adanya gempa susulan yang mengakibatkan tsunami dan lain-lain,” tuturnya.

“ini yang harus kita kerja sama dengan puskesmas medis dan sebagainya, relawan medis, agar manyampaukan ke masyarakat agar pemulihan psikologi terkait rasa kekhawatiran atau ketakutan masyarakat kembali,” tambahnya.

Baca Juga: Gempa Berkekuatan M 6,7 Guncang Palu, Rusak Rumah Sakit hingga Kantor Bupati

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.