Rabu, 21 Okt 2026 05:53 WIB

Warga Bawean Masih Khawatir Tinggal di Dalam Rumah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 25 Mar 2024 15:35 WIB
Foto: Bupati Kabupaten Gresik Jawa Timur Fandi Akhmad Yani
Foto: Bupati Kabupaten Gresik Jawa Timur Fandi Akhmad Yani

selalu.id - Bupati Kabupaten Gresik Jawa Timur Fandi Akhmad Yani menyebut masih banyak warga yang mengungsi khawatir tinggal di dalam rumahnya, karena masih ketakutan adanya gempa susulan.

Bupati Yani mengatakan sebanyak 10 ribu lebih warga yang masih memilih mengungsi. Namun, diantaranya ada yang lebih memilih tinggal di luar rumahnya sendiri.

“Banyak pengungsi karena ada yang tidak rusak rumahnya tapi punya kekhawatiran, dia tidak mau tinggal di rumah tapi di luar rumah, bikin tenda sendiri,” kata Gus Yani sapaan akrabnya, ditemui selalu.id, usai mendampingi Pj Gubernur Ardy Karyono pelepasan keberangkatan bantuan Basarnas Jatim, Senin (25/3/2024)z

Pasca gempa tersebut 6.5 Magnitudo tersebut, kata Gus Yani, sejumlah rumah dan bangunan warga di pulau Bawean kurang lebih banyak rusak.

“Kerusakannya ndak banyak, kerusakannya itu paling rusak berat 700, rusak sedang 800, rusak ringan sekitar 2.000an,” ujarnya.

Lebih lanjut Gus Yani menyampaikan Pemkab Gresik susah mengumpulkan dan koordinasi kepada setiap kepala desa yang ada di Bawaen, khususnya kecamatan Sangkapura dan Tambak, untuk memberi edukasi kepada masyarakat terkait pemberitaan hoax tentang gempa. Termasuk, kerjasama dengan para relawan medis.

“Kita harus edukasi warga, memberikan informasi yang valid, terkait dengan pemberitaan adanya gempa susulan yang mengakibatkan tsunami dan lain-lain,” tuturnya.

“ini yang harus kita kerja sama dengan puskesmas medis dan sebagainya, relawan medis, agar manyampaukan ke masyarakat agar pemulihan psikologi terkait rasa kekhawatiran atau ketakutan masyarakat kembali,” tambahnya.

Baca Juga: Perayaan Kemerdekaan di Sidoarjo Diwarnai Aksi Peduli Korban Gempa NTT

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.